BUMN Bersaing di Kancah Global, PLN Masuk Daftar Fortune Global 500
PLN berhasil meraih posisi ke-469 dalam daftar Fortune Global 500 untuk tahun 2025.
Pengamat ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi menyebut bahwa transformasi menyeluruh yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) telah berhasil. Capaian ini terlihat dari kembalinya PLN ke dalam daftar Fortune Global 500 pada tahun 2025, di mana perusahaan ini menempati peringkat ke-469.
"Masuknya PLN ke dalam Fortune Global 500 bukan hanya prestasi korporasi, tetapi juga integritas. Hal itu mencerminkan keberhasilan transformasi menyeluruh yang telah dijalankan PLN selama beberapa tahun terakhir," tutur Fahmy, seperti yang dilansir oleh Antara pada Jumat (1/8).
Fahmy menjelaskan, keberhasilan ini menunjukkan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia mampu bersaing di kancah global. Pencapaian PLN membuktikan bahwa dengan tata kelola yang baik, strategi bisnis yang fleksibel, serta inovasi teknologi, BUMN dapat meningkatkan kelasnya dan berperan penting dalam perekonomian dunia.
"Transformasi yang dilakukan PLN, termasuk digitalisasi end-to-end, efisiensi operasional, serta komitmen terhadap transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE), merupakan langkah tepat yang menjawab tantangan energi masa depan," ujarnya.
Selain itu, Fahmy juga menyoroti kinerja PLN sepanjang tahun 2024, yang mencatat pendapatan sebesar Rp545,4 triliun. Kinerja ini, menurutnya, menunjukkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, serta menjadi fondasi yang kuat bagi PLN untuk terus memperluas pengaruhnya di ekosistem energi global.
Aspek Keuangan Bagian Penting dalam Pengelolaan Bisnis
Fahmy menjelaskan bahwa keberhasilan PLN dalam mempertahankan aspek finansial yang berkelanjutan di tengah berbagai tantangan merupakan hasil dari integritas yang dimiliki perusahaan.
"PLN tidak hanya sukses dalam aspek finansial, tetapi juga telah mempertahankan integritasnya dalam mengelola perusahaan. Ini penting untuk membangun reputasi jangka panjang dan memastikan bahwa keberhasilan ini tidak hanya sebatas pencapaian finansial, tetapi juga berkelanjutan secara etis dan sosial," ujar Fahmy.
Lebih jauh, Fahmy berharap PLN akan terus melampaui pencapaian saat ini dengan meningkatkan kualitas layanan, mempercepat penggunaan energi terbarukan, dan tetap menjaga integritas dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya sebagai penyedia listrik bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Prestasi ini harus dijadikan pijakan untuk terus bergerak maju. PLN telah membuktikan bahwa BUMN Indonesia mampu menjadi pelopor, bukan sekadar pengikut dalam percaturan ekonomi global," tutup Fahmy.