BPH Migas Pastikan Jaringan Gas Tarakan Andal Sambut Lebaran 2026
Warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dapat menikmati kenyamanan Lebaran 2026 berkat pasokan Jaringan Gas Tarakan yang andal, memastikan ketersediaan energi untuk kebutuhan rumah tangga.
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dapat menjalani Lebaran 2026 dengan nyaman. Hal ini karena wilayah tersebut didukung oleh jaringan gas bumi (jargas) yang andal untuk keperluan memasak.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan, sebanyak 34.145 sambungan rumah tangga (SR) di Kota Tarakan kini telah menikmati layanan gas bumi melalui pipa. Wahyudi Anas meninjau langsung layanan jargas bagi konsumen rumah tangga dan pelanggan kecil di Kota Tarakan pada Jumat (27/3/2026), untuk memastikan pasokan dan distribusi energi dalam kondisi aman dan tanpa gangguan.
Kota Tarakan menjadi kawasan percontohan bagi daerah lain dalam penerapan penggunaan energi rendah emisi. Jargas di Tarakan dibangun secara bertahap sejak tahun 2010 hingga 2020 dengan menggunakan dana APBN, dengan suplai gas berasal dari PT Medco E&P Tarakan dan Pertamina EP Bunyu, masing-masing sebesar 0,3 billion british thermal unit per day (BBTUD).
Kemandirian Energi dan Penghematan Subsidi
Wahyudi Anas menegaskan bahwa Kota Tarakan memiliki keistimewaan karena letaknya yang dekat dengan sumber gas bumi. Hal ini sejalan dengan Astacita Presiden Republik Indonesia mengenai kemandirian energi nasional, khususnya di Tarakan, dengan suplai gas bumi dari Medco E&P Tarakan dan Pertamina EP Bunyu yang dimanfaatkan secara penuh untuk jargas.
Penggunaan jargas diharapkan dapat menurunkan beban subsidi gas LPG 3 kilogram (kg), yang sebagian besar bahan bakunya masih berasal dari impor. Energi yang dihasilkan secara mandiri di wilayah Tarakan dengan harga yang lebih murah juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat, sehingga membantu meningkatkan perekonomian daerah.
Pemerintah berharap pemanfaatan energi yang diproduksi di Tarakan dapat optimal dimanfaatkan oleh masyarakat secara penuh. Wahyudi menambahkan, ini merupakan hasil kerja keras dari pemerintah daerah, Pertamina, dan PT PGN, agar asas manfaat kepada masyarakat dapat memberikan harga jargas yang lebih kompetitif dan turut serta menggerakkan ekonomi masyarakat.
Pemerintah memastikan wilayah yang berada di titik terluar dan perbatasan dapat menikmati energi dengan harga terjangkau. Tarakan dalam waktu dekat diharapkan dapat menerapkan 100 persen penggunaan jargas bagi masyarakat, menunjukkan kehadiran pemerintah dalam memastikan kemandirian energi di daerah-daerah jauh.
Manfaat Langsung bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Sabiran (32), salah satu konsumen rumah tangga di Desa Karangrejo, Kecamatan Tarakan Barat, mengakui keunggulan jargas yang terus mengalir setiap waktu dengan harga lebih murah. Ia menyatakan bahwa hadirnya jargas di Tarakan sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari, terutama di momen Ramadhan dan Idul Fitri, karena tidak perlu takut kehabisan gas sebab aliran gas tersedia selama 24 jam.
Sementara itu, pelanggan kecil seperti Elisabeth, pemilik Warung Teras Tarakan, mengungkapkan bahwa selama ini ia tidak mengalami gangguan dalam menggunakan layanan jargas. Sebagai warung pertama yang menggunakan jargas di Tarakan, ia merasa puas karena tidak ada keluhan saat memasak dan harganya pun lebih murah dibandingkan menggunakan LPG.
General Manager PGN Sales Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto menegaskan komitmen PGN untuk terus menyalurkan jargas kepada masyarakat Tarakan. PGN juga secara aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pengoperasian kompor pada jargas agar tetap aman, serta menyediakan tim penanggulangan yang siap siaga 24 jam untuk mengatasi kendala pelanggan.
Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Tarakan Ajat Jatnika menyampaikan bahwa masyarakat Tarakan telah merasakan langsung manfaat hemat pemakaian jargas. Pemerintah daerah berterima kasih atas suplai yang mencukupi dan dapat dimanfaatkan dengan baik, dengan harapan Tarakan dapat mencapai 100 persen penggunaan jargas pada tahun depan.
Apresiasi Terhadap Kontributor Pasokan Gas
Dalam kunjungannya, Wahyudi Anas juga menyambangi Medco E&P Tarakan untuk memastikan pasokan gas bumi dari hulu mengalir secara aman hingga ke masyarakat. Ia memberikan apresiasi kepada Medco atas perjuangannya dalam menjaga keandalan suplai produksi gas yang kontinu kepada masyarakat pengguna jargas di Tarakan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Isfahani, dan Senior Manager Field Relations and Security Onshore Medco E & P Tarakan Herman Fauzi.
Sumber: AntaraNews