Berkat BRI UMKM EXPO(RT) Produk Biopac Menembus Pasar Global
Dukungan promosi melalui kanal media sosial BRI juga meningkatkan eksposur produk-produk Biopac ke khalayak yang lebih luas.
Keberhasilan Biopac menembus pasar internasional tak lepas dari dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Pendiri Biopac, Dr. Noryawati Mulyono, menyebut bahwa pameran BRI UMKM EXPO(RT) yang digelar BRI menjadi salah satu titik balik perjalanan usahanya.
"Terima kasih BRI yang sangat perhatian pada UMKM, termasuk Biopac. Ini adalah tahun ketiga kami mengikuti pameran. Luar biasa, jumlah UMKM yang disupport setiap tahunnya meningkat. Selain kesempatan untuk menampilkan produk, pameran ini juga membuka peluang kolaborasi dan business matching dengan buyers dari dalam maupun luar negeri," ujarnya.
Business matching yang difasilitasi BRI memberi peluang besar bagi Biopac untuk memperluas jaringan bisnis. Dukungan promosi melalui kanal media sosial BRI juga meningkatkan eksposur produk-produk Biopac ke khalayak yang lebih luas.
Lebih dari itu, layanan finansial BRI juga menunjang operasional Biopac—mulai dari transaksi dengan konsumen hingga pembayaran kepada para petani rumput laut.
"BRI selama ini menjadi bank yang sangat dekat dengan masyarakat, termasuk para petani rumput laut di daerah-daerah yang rata-rata menggunakan layanan BRI. Sebagian besar transaksi Biopac juga menggunakan BRI," ungkap Noryawati.
Ia menegaskan, BRI telah menjadi mitra penting bagi UMKM di Indonesia.
"Menurut saya, BRI telah memberikan dampak yang sangat besar bagi kemajuan UMKM Indonesia dan menjadi mitra terpercaya dalam urusan finansial," katanya.
Ke depan, Noryawati membuka kemungkinan menggandeng BRI untuk pembiayaan lebih lanjut.
"Dengan market Biopac yang sangat besar dan potensial untuk bertumbuh, tidak menutup kemungkinan kami akan membutuhkan pendanaan tambahan. Bila saat itu tiba, pertama kali kami akan kunjungi BRI untuk mendapatkan dukungan finansial," ujarnya.
Sinergi antara Biopac dan BRI menjadi bukti nyata bagaimana dukungan perbankan nasional dapat mendorong inovasi lokal menembus pasar dunia, sekaligus memperkuat posisi UMKM Indonesia di kancah global.
Biopac adalah produsen kemasan ramah lingkungan berbahan dasar rumput laut. Selain menjadi alternatif plastik sekali pakai, produk ini juga menyerap tenaga petani dan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya rumput laut di Indonesia.
Biopac didirikan oleh Dr. Noryawati Mulyono pada 2019 dan berbasis di Tangerang, Banten. Sebelum itu, ia telah meneliti bioplastik sejak 2010—hasil riset yang menjadi dasar lahirnya Biopac.
Biopac menyediakan berbagai jenis kemasan—dari lembaran, sachet, pouch, kantong belanja, kantong teh celup, hingga cup ramah lingkungan. Inovasi terbarunya berupa kantong teh celup dan cup yang aman dari mikroplastik.
"Kita merambah ke tea bag atau kantong teh celup. Kita kembangkan produk ini karena tanpa disadari, banyak konsumen yang mengonsumsi teh celup yang mengandung mikroplastik dan nanoplastik akibat pemanasan air. Hal yang sama juga berlaku pada kopi panas," jelasnya.
Harga produk Biopac terjangkau, mulai dari Rp280 hingga Rp4.000. Pasarnya mencakup bisnis, rumah tangga, hingga sektor pertanian melalui produk coating powder untuk melapisi buah agar lebih awet dan mengurangi penggunaan plastik wrapping.
Seiring waktu, Biopac berkembang pesat. Produk ini berhasil menembus 26 negara dan meraih penghargaan internasional seperti Inventor Award, Ocean Innovation Prize 2021, ASEAN Smart Cities Partnership 2022, dan The SUP Challenge 2022.