Begini Penampakan Bandara VVIP IKN Usai Diterjang Banjir
Bandara VVIP di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi viral di media sosial setelah terendam banjir akibat curah hujan yang sangat tinggi.
Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) menarik perhatian publik setelah mengalami banjir pada 24 Januari 2025.
Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama karena banjir melanda area gedung terminal bandara VVIP IKN. Walaupun air telah surut pada hari yang sama, sisa-sisa lumpur yang tertinggal di area terminal memicu berbagai polemik di kalangan masyarakat.
Menanggapi situasi ini, Juru Bicara Otorita IKN (OIKN), Troy Pantouw, menjelaskan bahwa insiden banjir tersebut langsung ditangani dengan cepat.
"Banjir sudah surut pada hari kejadian dengan cara dipompa," jelas Troy yang dikutip dari merdeka.com, Kamis (30/1).
Dia menegaskan bahwa genangan air hanya terjadi di area terminal dan tidak mengganggu operasional area udara atau landasan pacu (runway).
"Kejadiannya di area sekitar gedung terminal, bukan di area udara atau landasan pacu," tambahnya.
Penyebab Banjir
Troy menyatakan bahwa penyebab banjir tersebut adalah saluran drainase yang tersumbat. Namun, ia memastikan bahwa masalah ini telah ditangani secara menyeluruh.
"Karena ada drainase yang tersumbat. Semuanya sudah dibersihkan," tegasnya.
Penanganan yang cepat dan efektif ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang dan menjaga kenyamanan pengguna bandara.
Dengan langkah-langkah perbaikan yang dilakukan, diharapkan bandara VVIP IKN dapat beroperasi dengan optimal tanpa gangguan dari masalah drainase di kemudian hari.
Bandara IKN: Dirancang khusus untuk kebutuhan VVIP
Bandara IKN, yang dikenal sebagai Nusantara Airport, merupakan sebuah bandara yang dirancang khusus dan tidak beroperasi secara komersial. Hal ini dijelaskan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
"Yang perlu jadi concern di sini adalah bandaranya adalah bandara khusus, bukan bandara komersial," ungkap Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Sigit Hani Hadiyanto, saat acara Indonesia AERO Summit 2024 di Jakarta pada Selasa (2/7).
Sigit menambahkan bahwa bandara ini akan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan penerbangan para tamu negara serta mendukung kegiatan pemerintahan di IKN.
"Yang jelas, saat ini statusnya adalah bandara VVIP," ujarnya, seperti yang dilansir oleh Antara.
Dia juga menginformasikan bahwa bandara IKN, yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan dengan progres mencapai 50 persen, tidak akan memiliki kode dari International Air Transport Association (IATA). Kode IATA biasanya diberikan kepada bandara yang beroperasi secara komersial.
"Bandara khusus ini disiapkan untuk melayani kegiatan VVIP di IKN," jelasnya.
Masa depan Bandara IKN menjanjikan perkembangan yang signifikan
Menurut peraturan presiden (perpres), saat ini Bandara IKN memiliki status sebagai bandara VVIP. Sigit mengungkapkan bahwa belum ada kepastian mengenai apakah bandara ini akan digunakan untuk layanan komersial di masa depan.
"Sesuai perpres, bandara IKN masih berstatus VVIP," ujarnya.
Dengan penanganan yang cepat terhadap insiden banjir dan penekanan pada pengembangan infrastruktur, diharapkan Bandara IKN dapat beroperasi secara maksimal untuk mendukung kegiatan pemerintahan dan kedatangan tamu negara di Ibu Kota Nusantara.