Tips Hotman Paris buat Pengacara Muda Dapat Klien Seribu Naga, Pesan Jangan Sok Jagoan!
Pengacara Hotman Paris Hutapea berikan tips sukses untuk para pengacara muda.
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberikan tips sukses untuk para pengacara muda melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial.
Dalam videonya, Hotman menyampaikan beberapa nasihatnya untuk para pengacara yang tengah merintis karir agar bisa sukses dan mendapatkan klien-klien hebat bahkan sampai ke luar negeri.
"Halo para pengacara muda, Anda mau sukses? Mau punya klien seribu naga? Mau punya klien di luar negeri?," kata Hotman dikutip dari videonya, Senin (10/2).
Lewat videonya, Hotman mengatakan jika salah satu cara agar menjadi pengacara sukses ialah dengan berperilaku baik. Dia kemudian menyinggung salah satu sosok pengacara yang saat ini tengah berkonflik dengan dirinya.
"Caranya, jangan ikuti perilaku oknum pengacara seperti kejadian di Pengadilan Negeri Jakarta Utara tanggal 6 Februari. Pengusaha tidak suka gaya seperti itu, mereka mau pengacara yang elegan penampilannya dapat dipercaya," kata Hotman.
Lebih lanjut, Hotman lalu memberikan pesan jika para pengacara muda ingin mendapatkan klien bagus maka harus mulai berpakaian dan bersikap yang bagus juga. Hal itulah yang menurutnya akan menarik perhatian klien-klien bagus untuk mendekat.
"Jadi kalau mau jadi pengacara sukses mulailah berpakaian go intenasional, bersikap go internasional. Jangan sok jagoan kampung berpakaian aneh-aneh mana mungkin pengusaha mau memakai pengacara yang berpakaian aneh-aneh," tegas Hotman.
Di akhir videonya, Hotman lalu meminta para pengacara muda untuk mencontoh dirinya jika ingin menjadi pengacara sukses yang memiliki klien hingga luar negeri.
"Jadi para pengacara muda contohlah gaya abangmu ini. Go internasional make your client happy. Hindari gaya kampungan," pungkasnya.
Seperti diketahui, Hotman Paris belum lama ini terlibat cekcok dengan pengacara Razman Arif Nasution di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara pada Kamis, (6/2/2025). Pada saat itu, keduanya tengah mengikuti sidang perkara pencemaran nama baik.
Semua berawal dari kasus di tahun 2022, di mana Iqlima Kim menuduh Hotman Paris melakukan pelecehan seksual. Iqlima Kim adalah mantan asisten pribadi Hotman. Razman kemudian menjadi kuasa hukum Iqlima Kim dan menyampaikan tuduhan tersebut kepada publik.
Merasa nama baiknya dicemarkan, Hotman Paris melaporkan Razman atas dugaan pencemaran nama baik pada 10 Mei 2022. Kasus ini berlanjut ke persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 2025. Sidang berlangsung tegang ketika majelis hakim memutuskan untuk menggelar sidang secara tertutup.
Razman menentang dengan tegas keputusan hakim untuk menggelar sidang secara tertutup. Razman bahkan mendekati Hotman Paris dengan sikap konfrontatif, sehingga hampir terjadi adu fisik di ruang sidang.