Sangar Potret Deretan Jenderal TNI Darah Kopassus, Ada Satu Mayor Punya Jabatan Mentereng di Kabinet
Meski banyak yang tak lagi memegang tongkat komando, nyatanya penampilan mereka masih begitu gagah dan percaya diri.
Belum lama ini, momen perayaan ulang tahun Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono berlangsung meriah. Siapa sangka, tamu undangan yang hadir ternyata juga merupakan para pensiunan jenderal TNI.
Menariknya, mereka dalam satu momen tampak berpose bersama. Meski banyak yang tak lagi memegang tongkat komando, nyatanya penampilan mereka masih begitu gagah dan percaya diri.
Lantas, siapa saja deretan Jenderal TNI yang berkumpul di momen hangat perayaan ulang tahun Hendropriyono itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Hendropriyono Ultah
Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui akun Instagram pribadinya @agusyudhoyono berbagi momen saat menghadiri perayaan HUT ke-80 Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono.
Dalam beberapa potret, terungkap jika pesta meriah tersebut bertabur pensiunan jenderal TNI. Bahkan beberapa di antaranya dalam unggahan AHY, para ‘bintang’ tersebut pernah bertugas di satuan elit Kopassus.
“Selamat Ulang Tahun untuk senior kami Bapak AM Hendropriyono yang ke-80. Semoga Bapak sehat selalu, panjang usia, dan dianugerahi kebarokahan dalam hidup. Mudah-mudahan ilmu, pengetahuan dan pengalaman serta ketokohan Pak AM Hendroproyono bisa menjadi inspirasi kita semua,” tulis AHY, demikian dikutip dari keterangan unggahan.
Ada Deretan Jenderal
Selain AHY yang merupakan jebolan Akmil dengan pangkat terakhir Mayor, dalam salah satu potret yang dibagikan tampak beberapa jenderal TNI berperawakan gagah berkumpul hingga berfoto bersama.
Sosok pertama yang turut hadir dalam kesempatan tersebut ialah Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar. Jenderal bintang empat TNI AD itu tampil percaya diri berbalut jaket panjang hijau lengkap dengan baret merah.
Usai purna, Agum Gumelar tercatat cukup aktif berpolitik di tanah air. Dia diketahui pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Telekomunikasi di era Presiden Abdurrahman Wahid tahun 1999 lalu. Selain itu, dia juga pernah duduk di kursi bursa Pilpres tahun 2004 serta Pilkada tahun 2008 sebaga calon gubernur.
Sementara sosok kedua yakni Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa. Seperti yang diketahui, menantu dari Hendropriyono ini mengakhiri kedinasannya di militer sebagai Panglima TNI pada periode tahun 2021 hingga 2022 lalu.
Jebolan Akmil tahun 1987 itu juga tercatat pernah bertugas di satuan Kopassus. Dia bahkan mengawali karier sebagai perwira infanteri pertama di Grup 2/Para Komando dan Satuan-81 /Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun.
Sosok yang juga tampak dan ikut berpose bersama ialah Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan. Lulusan terbaik Akabri tahun 1970 itu diketahui juga sempat menjabat beberapa posisi di kabinet pasca purna sebagai jenderal.
Luhut yakni pernah menduduki kursi Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Staf Kepresidenan, Menteri ESDM, Menko Polhukam, hingga Menko Marves.
Sosok berikutnya ialah Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra. Pensiunan jenderal bintang tiga TNI AD itu diketahui memulai kariernya sebagai perwira di Kopassus. Herindra pun menjalani tugas militer pertamanya di luar Kopassus sebagai asisten senior intelijen di Kodam I/Bukit Barisan.
Usai purna, Herindra bahkan masih dipercaya untuk memegang jabatan strategis. Di antaranya yakni pernah masuk ke jajaran kabinet Presiden Joko Widodo sebagai Wamen Pertahanan hingga kini duduk sebagai Kepala BIN menggantikan Budi Gunawan.
Deretan jenderal TNI berikutnya yang ikut nampak dalam momen perayaan tersebut ialah Letjen TNI Iwan Setiawan. Jebolan Akmil tahun 1992 itu memulai kariernya sebagai perwira pertama di Pusat Kesenjataan Infanteri pada tahun 1992 hinggal 1993. Lalu dia pindah dan bergabung menjadi Komandan Unit Grup 2/Para Komando Kopassus (Parako Kopassus) hingga 1995. Saat ini, Iwan tercatat tengah menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI AD menggantikan Teguh Muji Angkasa.
Hendropriyono sendiri turut melengkapi jajaran jenderal TNI berbaret merah yang ikut berpose di perayaan ulang tahunnya sendiri. Hendropriyono tercatat berhasil lulus Akabri pada tahun 1967 dan menjadi sosok politikus sekaligus intelijen. Memiliki kemampuan khusus, Hendropriyono pun sukses meraih julukan sebagai Profesor di bidang ilmu filsafat intelijen pertama di dunia.