Momen Khusyu Panglima Simak Ceramah Ustaz Adi Hidayat di Masjid, Bicara tentang Kemuliaan Profesi Tentara
Momen Panglima Agus Subiyanto khusyu dengar ceramah Adi Hidayat.
Panglima, Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama rombongan datang di Masjid Agung Sunda Kelapa pada Sabtu (18/1). Di sana, ia bersama dengan seorang ustaz kondang tanah air, Adi Hidayat.
Kegiatan dimulai dengan mendirikan salat Subuh berjamaah. Jenderal Agus mengambil shaf paling depan tepat di belakang imam, di sampingnya berdiri seorang Ustaz Adi Hidayat yang menggunakan peci hitam dan sorban putih.
Jenderal Agus mengenakan baju koko, sarung hijau, dan peci hitam, dengan sebuah sorban yang melingkar di lehernya. Momen itu terasa sangat khusyu. Simak ulasanya sebagai berikut.
Panglima TNI Dengarkan Ceramah Ustaz Adi Hidayat
Momen khusyu tersebut terekam dalam sebuah video di akun @91agussubiyanto. Usai melaksanakan salat berjamaah, Agus meluangkan waktu sejenak untuk mendengarkan kajian yang diisi langsung oleh Adi Hidayat.
Dengan sangat tenang, Agus Subiyanto mendengarkan kalimat demi kalimat yang disampaikan oleh ustaz. Momen itu juga diikuti oleh rombongan Panglima TNI yang juga ikut dalam kegiatan salat berjamaah tersebut.
Adi Hidayat menuturkan jika profesi tentara adalah profesi yang mulia. Karena ia memiliki tugas yang berat yaitu menjaga ketahanan dan keamanan serta menjaga batas-batas negara dari intervensi negara lain.
“Profesi tentara itu bukan sekadar mulia, tapi istimewa dalam Al-Qur’an. Orang yang memilih jalan hidupnya untuk mengenakan seragam dan menjaga ketahanan sampai ke batas-batas negaranya itu disebut dalam Al-Qur’an dengan istilah ribath namanya,” ucap Adi Hidayat
Menjadi Tentara adalah Jihad
Selain itu, Adi Hidayat juga mengatakan jika hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Muslim berisi jika seorang yang telah memutuskan untuk menjadi tentara maka selama berdinas, sama dengan berjihad di jalan Allah.
“Diistimewakan dalam hadits-hadits Nabi SAW yang sahih bahkan Imam Muslim juga meriwayatkan orang yang memutuskan untuk ribath bagi negerinya dan dia niatkan ibadah karena Allah SWT itu pakaian yang dia kenakan sepanjang masih berdinas sampai melekat kalimat itu, sampai melekat profesi itu itu masuk dalam kategori jihad fi sabilillah. Kalau wafat, wafatnya syahid,” terangnya.
Dalam keterangan videonya, Jenderal Agus Subiyanto mengucapkan terima kasih kepada Adi Hidayat atas ceramah yang sangat berharga. Selanjutnya, ia juga berdoa agar dilindungi dan dimudahkan segala urusan.
“Semoga segala doa yang kita panjatkan di waktu fajar hari ini, menjadi pintu berkah bagi kita semua. Semoga Allah SWT selalu memudahkan segala urusan kita dan selalu melindungi kita dari mara bahaya,” tulis Jenderal Agus.