Kombes Andi Yoseph Enoch Mengenang Masa Sekolah Sering Dibawakan Papeda Bungkus Daun Oleh Ortu
Siapa sangka, ada cerita nostalgia dari sang perwira mengenai papeda.
Kombes Andi Yoseph Enoch dikenal merupakan sosok perwira Polri yang kerap berbagi di media sosial. Dia mengungkap beragam pengalaman pribadi hingga momen tak terduga saat bertugas sebagai abdi negara.
Seperti halnya dalam salah satu unggahan yang belum lama ini diungkapnya ke publik. Dia bercerita mengenai salah satu makanan khas dari Tanah Papua.
Siapa sangka, ada cerita nostalgia dari sang perwira mengenai makanan khas tersebut. Dia pernah berjuang menempuh pendidikan berbekal makanan itu dari orangtua. Seperti apa ceritanya? Berikut ulasan selengkapnya.
Kombes Andi Pamer Papeda Unik
Kombes Andi Yoseph Enoch belum lama ini diketahui berbagi pengalaman pribadi melalui akun TikTok miliknya bernama @andijo168. Melalui unggahan itu, dia memamerkan makanan khas dari Tanah Papua yakni papeda.
Menariknya, dia kala itu tampak membawa papeda yang berwujud unik. Jika biasanya papeda langsung disantap di atas piring, namun papeda yang dibawa sang perwira Polri itu tampak berbeda.
Papeda tersebut dibungkus daun dengan begitu rapi. Sang polisi yang disebut memiliki wajah bak sutradara Amerika Denzel hayes Washington Jr. itu tak segan memamerkan di media sosialnya sendiri.
"Guys, di Papua itu ada satu makanan khusus. Bahannya dari sagu. Nah, ini papeda bungkus," ungkapnya.
Nostalgia Masa Kecil
Ternyata, ada cerita nostalgia dari Andi dengan papeda. Rupanya, dia telah akrab dengan papeda sejak masa kecil. Dia mengungkap, papeda bungkus itu telah menemaninya saat duduk di bangku sekolah dasar.
"Dulu waktu saya sekolah, ini bekal saya. Kalau saya mau pergi sekolah, orangtua sering suruh bungkus ini," ceritanya.
Bahkan, dia menambahkan jika papeda bungkus itu turut menjadi bekalnya bersama keluarga saat bepergian.
"Papeda bungkus, ini bekal waktu kecil kalau mau perjalanan jauh," tulisnya.
Meski merupakan makanan masa kecil, namun Andi tak segan untuk tetap menyantapnya saat kini telah menjadi sosok yang diperhitungkan di Tanah Papua itu.
Tuai Beragam Tanggapan
Unggahan Andi seketika menuai beragam tanggapan dari kalangan warganet. Tak sedikit di antaranya yang merasa penasaran dengan papeda bungkus yang dipamerkan Andi di media sosial itu.
Sementara itu, tak sedikit pula di antaranya yang turut menyematkan pesan dan doa mendalam bagi sang perwira.
"Tapi itu daunnya pake daun apa om?" tulis akun @taptap
"Saya belum pernah makan papeda Pak Andi. tapi kalau sagu aren di sini dibuat untuk cendol sangat enak Pak.Sehat selalu Pak Andi. GBU Ndan," tulis akun @Juragan Tahu Aci Tegal
"Mantap pa..makan sehat ini.. Tuhan Yesus memberkati..🙏💪," tulis akun @user30432852516813
"Sehat selalu bapa sukses selalu dalam karir Tuhan Yesus memberkati," tulis akun @Alexandra1988
Profil Singkat Kombes Andi Yoseph Enoch
Kombes Pol Andi adalah pria asal Papua yang sudah berkarier sebagai polisi selama 26 tahun.
Andi Yoseph masuk di Akabri Kepolisian pada tahun 1994 dan langsung lolos saat tes pertama kali.
Pada 19 Desember 1997, Andi Yoseph lulus dari Akabri. Dia dilantik menjadi seorang perwira dengan pangkat Letda oleh Presiden Soeharto. Setelah dilantik, Andi Yoseph menerima cobaan yang berat dalam hidupnya. Ia harus mengalami kecelakaan lalu lintas dan hampir merenggut nyawanya.
Tahun 2005 Andi Yoseph naik pangkat menjadi AKP dan masih bertugas di tempat yang sama. Pada tahun 2006, ia dipindahkan ke Polda Papua. Satu tahun setelahnya, pada 2007 Andi Yoseph mendapatkan kesempatan untuk sekolah PTIK.
Di tahun yang sama, ia diberikan kepercayaan untuk menjadi Kasat Polair Polres Merauke. Kemudian pada tahun 2008, Andi Yoseph kembali ke Polda Sulsel. 2009-2011 ia diberi amanah untuk menjadi Wapolres Tator.
Setelah itu, pada tahun 2011-2012 Andi Yoseph juga mendapatkan amanah menjadi Wakapolres Pare-pare. Setelah jabatannya habis, di tahun yang sama ia dimutasi lagi ke Polda Papua.
Satu tahun kemudian, pada 2013, bunga di pundak Andi Yoseph bertambah. Ia naik pangkat menjadi AKBP. Ia diberi kepercayaan untuk menjadi Kapolres Asmat pada tahun 2019 dan Kapolres Biak Numfor pada tahun 2021.