Kapolri Cari Wakapolri Mirip Komjen Ahmad Dofiri, Ini Daftar Jenderal Lulusan Terbaik Bisa jadi Calon Kandidat
Lantas, siapa saja para calon kandidat yang bisa mengisi kursi Wakapolri?
Kursi Wakapolri saat ini diketahui masih kosong pasca Komjen Pol Ahmad Dofiri pensiun pada akhir Juni 2025 lalu. Jenderal bintang tiga itu resmi melepas jabatan melalui upacara khusus di Mabes Polri, Senin (30/6).
Sebelumnya, Ahmad Dofiri sendiri sempat menyerahkan jabatan Polri 2 ini lantaran memasuki usia 58 tahun pada 4 Juni 2025 lalu. Jebolan Akademi Kepolisian alias Akpol tahun 1989 tersebut sebelumnya dilantik menjadi Wakapolri sebagai pengganti Agus Andrianto yang kini menduduki salah satu kursi di Kabinet Merah Putih.
Berdasarkan hal ini, Kapolri beberapa kali telah memberi sinyal mengenai kandidat yang bakal menggantikan sosok sang jenderal. Salah satunya yakni soal kriterianya yang memiliki kemiripan dengan Dofiri. Hal ini bisa saja menyangkut para jenderal lulusan terbaik, mengingat Dofiri sendiri merupakan peraih Adhi Makayasa.
Lantas, siapa saja para calon kandidat yang bisa mengisi kursi tersebut? Berikut ulasan selengkapnya.
Kapolri Cari Tribrata 2
Jajaran nama calon Wakapolri dalam sebuah kesempatan diungkap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tengah dikonsultasikan dengan Presiden Prabowo Subianto. Sementara beberapa waktu terakhir, Kapolri sempat melempar candaan mengenai sosok kandidat pengganti Wakapolri.
Seperti saat Wakapolri didampingi dua Komisaris Jenderal (Komjen) yang berdiri di belakangnya, Kabaharkam Polri Komjen Fadil Imran dan Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono.
"Ini Wakapolri pilih nih," Listyo Sigit berkelakar saat menghadiri acara di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Minggu (6/7).
Namun sebelumnya, Kapolri tercatat juga pernah sesumbar jika bakal menemukan Wakapolri seperti kriteria yang ada pada Ahmad Dofiri.
“Saya mau cari (Wakapolri) yang mirip beliau (Ahmad Dofiri),” kelakar Sigit di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (21/6).
Jika merujuk ke kriteria ini, beberapa jenderal yang berpotensi mengisi kekosongan kursi Wakapolri setidaknya mereka turut memiliki penghargaan Adhi Makayasa. Sementara beberapa sosok yang memiliki predikat tersebut setidaknya terdapat 7 jenderal Polri.
Irjen Polisi Herry Rudolf Nahak
Pertama yakni Irjen Polisi Herry Rudolf Nahak. Koordinator Staf Ahli Kapolri atau Koorsahli Kapolri ini adalah lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1990. Perwira yang berpengalaman dalam bidang reserse ini sekaligus sebagai peraih Adhi Makayasa.
Sejumlah posisi strategis pun pernah diduduki oleh Herry Rudolf seperti Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat pada tahun 2019 hingga Kapolda Kalimantan Timur pada 2020 lalu.
Kemudian, Herry sendiri pernah menjabat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri pada tahun 2021 hingga 2022. Hingga akhirnya kini dia tengah menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri.
Komjen Polisi Wahyu Widada
Selain itu, nama Komjen Pol Wahyu Widada juga dapat berpotensi tertulis ke dalam daftar calon kandidat. Kepala Badan Reserse Kriminal Polri ini adalah lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1991 dan juga peraih Adhi Makayasa.
Sepak terjangnya di Polri tentu sudah tidak diragukan. Bagaimana tidak, Wahyu Widada pernah menjabat di sejumlah posisi mentereng seperti Dirreskrimsus Polda Banten, Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri dan Staf Kepresidenan (Pamen Bareskrim Polri).
Kemudian Kabagren Rojianstra SSDM Polri, Waketbid Minwa STIK PTIK, Karojianstra SSDM Polri, Wakapolda Riau dan Kapolda Gorontalo. Lalu Kapolda Aceh, Asisten SDM Kapolri dan Kabaintelkam Polri.
Irjen Polisi Suharyono
Ketiga yakni Irjen Polisi Suharyono. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat itu merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1992 yang berpengalaman dalam bidang Intel.
Rekam jejaknya di tubuh Polri tak perlu diragukan lagi. Dia pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor Kota Banjarmasin, Direktur Intelijen Keamanan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dan Analis Kebijakan Madya Bidang Politik Badan Intelijen dan Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Baintelkam Polri). Kemudian Baintelkam Polri (Penugasan pada Badan Intelijen Negara), Penyidik Utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kapolda Sumatera Barat.
Irjen Polisi Rudi Darmoko
Selanjutnya yakni sosok Irjen Polisi Rudi Darmoko. Jenderal yang merupakan Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri ini merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1993 dan berpengalaman dalam bidang SDM.
Rudi tercatat pernah menjabat Kasubbag Jabpamenti Bag Mutjab Robinkar SDE SDM Polri, Kapolres Cilacap, Kabagbinkar Ro SDM Polda Metro Jaya, Dosen Utama STIK Lemdikpol, Karo SDM Polda Kalimantan Selatan, Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, Karo SDM Polda Jawa Tengah dan Karo SDM Polda Metro Jaya. Kemudian Dirprog Pascasarjana STIK Lemdiklat Polri, Wakapolda Sulawesi Utara, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar
Kelima yakni Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar. Sekretaris Utama PPATK itu merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1994 dan berpengalaman dalam bidang reserse.
Adapun riwayat jabatan Irjen Polisi Alberd Teddy Benhard Sianipar adalah pernah menjadi Kasat III Dit Reskrim Polda Sumut, Kapolres Pematang Siantar, Kapolres Karo, Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, Kasubdit V Dittipidnarkoba Barekrim Polri, Analis Bidpdakt Pusiknas Bareskrim Polri, Dirreskrimum Polda Sulteng dan Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Kemudian Karoops Polda Metro Jaya, Karojianstra Sops Polri dan Sekretaris Utama PPATK.
Irjen Sandi Nugroho
Berikutnya yakni Irjen Sandi Nugroho. Kepala Divisi Humas Polri ini merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1995. Perwira yang berpengalaman dalam bidang reserse ini sekaligus sebagai peraih penghargaan Adhi Makayasa.
Ia tercatat pernah menduduki posisi Kapolres Bandung Polda Jabar, Koorspri Wakapolri, Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya dan Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri.
Kemudian Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, Kapolrestabes Medan, Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri, Kapolrestabes Surabaya dan Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri. Selanjutnya Karojianstra SSDM Polri dan Kadiv Humas Polri.
Irjen Polisi Jhonny Edison Isir
Jhonny Edison Isir merupakan Perwira Tinggi (Pati) yang kini tengah mengemban tugas sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua Barat. Ia menggantikan Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga yang dipercaya menjadi Kapolda NTT. Jabatan barunya ini sekaligus membuat Jhonny naik pangkat menjadi Jenderal Bintang dua alias Irjen.
Jhonny merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1996 sekaligus sebagai penerima Adhi Makayasa Lulusan Terbaik Akpol (1996).
Pria kelahiran Jayapura, Papua ini pernah menjadi ajudan Presiden Joko Widodo pada tahun 2017 silam.
Selain menjadi ajudan, Perwira Tinggi kelahiran 7 Juni 1975 ini juga pernah menjabat sebagai Irbidjemensdm II Itwil V Itwasum Polri.
Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri, Kapolrestabes Medan, Kapolrestabes Surabaya, Wakapolda Sulut hingga terakhir sebelum mendapat promosi menjabat sebagai Karojianstra Sops Polri.