Kawal Standar Internasional, Syah Group Sukses Antarkan Wondr Kemala Run 2026 Perkuat Citra Bali di Kancah Global
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang memastikan transisi antar tahapan acara berjalan tanpa kendala berarti.
Kesuksesan penyelenggaraan ajang lari internasional Wondr Kemala Run 2026 tak hanya menuai pujian dari peserta dan publik, tetapi juga memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) unggulan di kancah global.
Hal ini ditegaskan oleh CEO Syah Creative Indonesia, Ferrisyah yang menilai keberhasilan event ini menjadi bukti kapasitas Bali dalam menggelar ajang internasional berstandar tinggi.
Menurut Ferrisyah, kelancaran seluruh rangkaian acara tak lepas dari koordinasi solid antar pihak dan kesiapan teknis yang matang di lapangan. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang memastikan transisi antar tahapan acara berjalan tanpa kendala berarti.
"Selain itu, kesuksesan penyelenggaraan ini sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata olahraga unggulan di tingkat global. Kami juga mengapresiasi seluruh tim di lapangan yang memastikan setiap tahapan acara berjalan mulus," ujar Ferrisyah dalam keterangannya, Selasa (21/4.
Julianti Listyo Sigit Prabowo
Wondr Kemala Run 2026 merupakan inisiasi Yayasan Kemala Bhayangkari di bawah kepemimpinan Julianti Listyo Sigit Prabowo. Event yang digelar di Gianyar ini mendapat sambutan luas, termasuk dari komunitas pelari yang menyebutnya sebagai salah satu lomba dengan manajemen paling rapi, mulai dari registrasi hingga pelaksanaan di hari puncak.
Di balik kemasan acara yang profesional, Syah Group memegang peran strategis sebagai event management yang mengawal seluruh proses. Ferrisyah menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara penyelenggara, stakeholder, dan dukungan masyarakat.
"Keberhasilan ini adalah buah sinergi luar biasa. Kami merasa terhormat dapat menerjemahkan konsep besar menjadi pengalaman yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga berkesan bagi peserta," katanya.
Persiapan Selama 4 Bulan
Persiapan acara dilakukan selama sekitar empat bulan dengan fokus pada detail perencanaan, mengingat skala internasional yang melibatkan peserta dari berbagai negara. Antusiasme tinggi terlihat tidak hanya dari pelari, tetapi juga dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang dilibatkan dalam ekosistem acara.
Partisipasi UMKM dinilai memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Hal ini diperkuat oleh pernyataan pengamat ekonomi dari Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, yang memperkirakan perputaran ekonomi selama event mencapai Rp110 miliar hingga Rp140 miliar.
Menurutnya, ajang seperti Wondr Kemala Run memiliki peran strategis sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi regional Bali yang saat ini tercatat tumbuh 5,82% (YoY), melampaui rata-rata nasional. Mobilitas massa yang tercipta dari event ini juga dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali.
Apresiasi
Sementara itu, Ketua Panitia, Deni Agus Suryonugroho, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali dan seluruh peserta atas partisipasi luar biasa dalam menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Kepuasan juga datang dari peserta, termasuk figur publik Febby Rastanty, yang memuji kualitas penyelenggaraan.
"Semua agenda berjalan rapi, tepat waktu, dan rutenya sangat bersih. Pelari bisa menikmati kompetisi dengan nyaman,” katanya.
Lebih jauh, Ferrisyah menekankan bahwa industri event organizer (EO) memiliki kontribusi nyata terhadap perekonomian, mulai dari penyerapan tenaga kerja freelance hingga keterlibatan berbagai vendor lokal.
Ia berharap kesuksesan ini dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak event sport tourism di berbagai daerah Indonesia, guna menggerakkan rantai pasok lokal dan memperluas dampak ekonomi secara nasional.