Indonesia Segrup Bareng Negara 'Sepak bola' di Piala Dunia U-17, Begini Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya
Timnas Indonesia U-17 satu grup bareng tiga negara kuat dari tiga benua berbeda.
Drawing fase grup Piala Dunia U-17 2025 digelar FIFA pada Senin (26/5) dini hari. Hasilnya, Timnas Indonesia U-17 akan tergabung di Grup H bersama Brazil, Honduras, dan Zambia.
Garuda Muda dipastikan menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah kekuatan raksasa sepak bola Brazil. Tim yang memiliki tradisi sepak bola yang kuat tersebut akan menyulitkan langkah Indonesia lolos ke babak selanjutnya.
Selain Brazil, dua tim tangguh dari kawasan CONCACAF dan Afrika, yakni Honduras dan Zambia juga akan menjadi ancaman. Tentu bukan hal mudah untuk meraih poin untuk bisa bersaing di turnamen ini.
Meski berat, ada beberapa kemungkinan yang bisa membuat langkah Garuda Muda lolos ke babak selanjutnya lebih realistis. Simak ulasan berikut ini.
Realistis Peringkat Tiga Terbaik
Timnas Indonesia akan bersaing ketat dengan favorit juara Brazil, Honduras, dan tim debutan Zambia. Meski menempati unggulan ketiga, Indonesia sejatinya bukan tim yang diunggulkan.
Berkaca dari tiga tim lainnya, Indonesia diprediksi akan kesulitan menghadapi Brazil yang dikenal kuat dengan tradisi sepak bolanya.
Secara hitung-hitungan, Brazil akan mudah meraih poin atas tiga kompetitornya yang lain termasuk Indonesia. Sama halnya dengan Honduras yang memiliki tradisi baik di kejuaraan dunia kelompok umur ini, bukan hal mudah meraih kemenangan tas tim asal Concacaf tersebut.
Meski begitu Indonesia bukan tanpa peluang. Berkaca dari penampilan mereka di Piala Asia U-17 lalu, Indonesia bisa tampil mengejutkan dan bisa saja meraih minimal satu poin atas Brazil.
Namun secara realistis, Indonesia masih bisa memperjuangkan peringkat tiga terbaik dengan memaksimalkan minimal 3 poin dan memperbanyak produktivitas gol.
Curi Poin Lawan Honduras dan Zambia
Meraih poin atas Brazil akan menjadi tantangan besar bagi anak asuh Nova Arianto. Sehingga idealnya target pon dialihkan ke Honduras dan Zambia.
Honduras akan tampil untuk kali keenam di ajang ini setelah kali terakhir tampil tahun 2017. Prestasi terbaiknya adalah mencapai babak perempat final pada tahun 2013 sebelum dikalahkan Swedia dengan skor 1-2.
Fisik kuat ala pemain benua amerika akan sangat menyulitkan para pemain Timnas Indonesia memaksimalkan poin penuh atas Honduras. Namun bukan hal mustahil Indonesia meraih minimal satu poin kala menghadapi Honduras demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Potensi kemenangan bisa dialihkan kepada tim debutan Zambia. Zambia belum pernah tampil di kejuaraan ini dan akan menjadi kekuatan baru dari Afrika.
Meski dianggap unggulan terakhir, Zambia sama halnya dengan tim asal benua hitam lain yang dikenal kuat dengan kecepatannya.
Namun jika dibanding dengan Brazil dan Honduras, meraih poin penuh atas Zambia masih sangat realistis.
Tambah Pemain Diaspora
Seperti edisi sebelumnya, Timnas Indonesia U-17 wajib memperkuat komposisi pemain agar bisa bersaing dengan negara kuat lainnya.
PSSI dan Nova Arianto wajib mencari pemain baru yang memiliki pengalaman internasional. Dalam hal ini para pemain diaspora akan sangat diperlukan.
Sejauh ini Timnas Indonesia hanya mengandalkan Matthew Bakker dan Lucas Lee sebagai pemain diaspora. Sebelumnya sempat ada nama Ocean Erwin Lim, Jason Yeo, Alamar Wijaya dan Jamie Gani yang sempat dipanggil seleksi namun belum memikat hati Nova Arianto.
Belakangan sejumlah nama dikabarkan akan bergabung dengan Timnas U-17 yaitu Ferran Alinegara dan Miles de Vries.
Hasil Undian Piala Dunia U-17 2025
Piala Dunia U-17 2025 akan jadi edisi pertama yang menerapkan 48 peserta dan terbagi dalam 12 grup (Grup A hingga Grup L).
Format ini diterapkan agar memperbesar peluang negara-negara non-tradisional untuk unjuk gigi di panggung dunia.
Berikut hasil lengkap drawing Piala Dunia U-17 2025:
Grup A: Qatar, Italia, Afrika Selatan, Bolivia
Grup B: Jepang, Maroko, Kaledonia Baru, Portugal
Grup C: Senegal, Kroasia, Kosta Rika, Uni Emirat Arab
Grup D: Argentina, Belgia, Tunisia, Fiji
Grup E: Inggris, Venezuela, Haiti, Mesir
Grup F: Meksiko, Korea Selatan, Pantai Gading, Swiss
Grup G: Jerman, Kolombia, Korea Utara, El Salvador
Grup H: Brasil, Honduras, Indonesia, Zambia
Grup I: Amerika Serikat, Burkina Faso, Tajikistan, Republik Ceko
Grup J: Paraguay, Uzbekistan, Panama, Republik Irlandia
Grup K: Prancis, Chile, Kanada, Uganda
Grup L: Mali, Selandia Baru, Austria, Arab Saudi