Harga Robot Polri Miliaran Rupiah, Alif Jebolan ITB Bongkar Algoritmanya Bikin Melongo
Seorang pria jebolan ITB beberkan algoritma robot milik Polri.
Dalam HUT Bhayangkara ke-79 kemarin, Polri memperlihatkan lebih dari 20 robot yang muncul dalam berbagai rupa. Mulai dari bentuk yang menyerupai manusia, robot anjing, tank, drone, sampai robot pintar.
Robot-robot tersebut telah dibahas dalam rencana strategis Polri periode 2025-2045. Diketahui, robot canggih milik Polri itu terinspirasi dari aparat yang ada di China dan Dubai yang telah menggunakan teknologi lebih jauh.
Seorang pria jebolan ITB mencoba membongkar algoritma dari robot-tobot Polri tersebut. Ia menjelaskan mengapa robot-robot itu bisa jalan tapi tidak terjatuh. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.
Pria ITB Bongkar Algoritma Robot Polri
Momen itu diunggah dalam sebuah video di akun Tiktok @aliftowew. Dalam video tersebut, terdapat seorang pria bernama Alif yang merupakan jebolan ITB sedang membongkar algoritma robot Polri yang dipamerkan pada HUT Bhayangkara kemarin.
“Lihat, Polri sekarang sudah punya robot polisi kayak gini. Keren banget ya bisa jalan sendiri ya. Sebenarnya bagaimana sih, algoritma supaya robot ini tuh bisa jalan tapi tidak jatuh,” ucap Alif.
Setelah itu, pria tersebut langsung menghitung semua unsur-unsur yang berada di dalam robot tersebut. Mulai dari torso, badan, kaki, hingga gravitasi. Semua unsur yang berada dalam robot itu berperan dalam kemampuannya untuk berjalan tanpa jatuh.
“Tapi kalau di sini kan pakai komputer dia ngitungnya tuh 100-1.000 hertz. Artinya tuh 100-1.000 kali agar bisa merespons dengan cepat, perdetik,” kata Alif. “jadi gitu, algoritma dari robot agar bisa jalan tapi gak jatuh,” pungkasnya.
Robot Polisi di Acara HUT Bhayangkara
Mengutip dari berbagai sumber jika robot yang dipamerkan oleh Polri dalam acara HUT Bhayangkara itu terinspirasi dari Dubai dan China. Polri mengerjakan robot-robot tersebut dengan menggandeng PT Sari Teknologi sebagai mitra.
Salah satu robot, yaitu robot anjing dilengkapi dengan AI untuk menganalisis perilaku. Robot anjin I-K9 bakal dioperasikan dalam mendeteksi bahan dan juga benda berbahaya.
Selain itu, robot tersebut juga bisa membantu misi penyelamatan bencana. Robot-robot tersebut diketahui masih akan terus dikembangkan dan diadaptasi untuk keperluan Polri di masa mendatang. Dari segi harga, diketahui jika satu robot dengan model basic memiliki harga sekitar Rp3 miliar.