Driver Ojol Meninggal di Atas Sepeda Motornya di Batam, Sang Istri Ungkap Penyebabnya
Seorang pengemudi ojek online ditemukan tak bernyawa di atas motornya dengan posisi menunduk. Kejadian ini mengejutkan warga setempat.
Suasana di depan ruko Palm Spring Batam mendadak menjadi heboh ketika seorang pengemudi ojek online, Asep, ditemukan meninggal dunia dalam posisi menunduk di atas sepeda motornya. Awalnya, warga sekitar mengira Asep hanya beristirahat setelah mencari penumpang, namun setelah diperiksa, ternyata ia sudah tidak bernyawa. Video kejadian tersebut pun menjadi viral di media sosial.
"Sekitar pukul 23.30 WIB, Minggu, 15 Februari 2026, suasana mendadak berubah di depan ruko Palm Spring," tulis akun Instagram yang menyebarkan video tersebut.
"Seorang pengemudi ojek online bernama Asep ditemukan tak lagi bernyawa," tambahnya.
Punya Penyakit Jantung dan Dalam Proses Pengobatan
Ketika ditemukan, Asep masih mengenakan atribut ojek online lengkap dengan helm di kepalanya, dan peristiwa ini langsung menarik perhatian warga setempat. Setelah menerima laporan, petugas Polresta Barelang segera mendatangi lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah Asep Kurniawan kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan awal mengarah pada penyakit yang diderita oleh korban, yang diperkuat oleh pernyataan keluarganya bahwa Asep menderita penyakit jantung dan sedang dalam proses pengobatan.
Kesaksian Sang Istri
Istri Asep, Gustaneli, mengungkapkan kepada wartawan bahwa suaminya memiliki riwayat penyakit jantung (pembengkakan) dan sudah menjalani pemulihan selama enam bulan.
"Dalam sehari, Asep hanya bekerja maksimal empat jam untuk menjaga kondisinya," ujarnya.
Sementara itu, Head of Corporate Affairs Region Gojek, Mulawarman, menyampaikan rasa duka cita atas peristiwa yang menimpa Asep. Gojek juga memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Kami turut berduka cita atas kepergian keluarga besar kami, mitra kami Bapak Asep Kurniawan. Gojek dan Yayasan Gojek Merah Putih telah menyalurkan santunan kedukaan yang merupakan bentuk kepedulian kami terhadap mitra-mitra kami," jelasnya.
Mulawarman berharap santunan tersebut dapat menjadi pengingat akan kontribusi besar para mitra dalam mendukung layanan Gojek dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa dalam setiap operasional, pihaknya selalu memprioritaskan keamanan dan keselamatan berkendara, baik bagi mitra, konsumen, maupun masyarakat sekitar.
Bentuk kepedulian ini diimplementasikan melalui program perlindungan asuransi, fitur-fitur keamanan di aplikasi mitra driver dan konsumen, serta tim Satuan Petugas Keamanan Gojek yang siap siaga 24 jam, 7 hari, dan edukasi keselamatan kerja serta operasional.