Seorang pengemudi ojol di Pejompongan, Jakarta Pusat memberi kesaksian soal kejadian Barakuda Brimob diduga lindas pengemudi ojol. Dia turut menyaksikan rekannya yang sama-sama driver ojol, Afan Kurniawan (30), tewas setelah terlindas Mobil Barakuda Brimob.
Didin Indrianto, rekan sesama driver ojol, mengaku melihat langsung kejadian itu.
"Betul, ada videonya ada, pas disamping saya. Pas kejadian ada di lokasi. (kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan," kata dia kepada wartawan, Kamis (28/8).
Dia mengatakan, korban diduga terpeleset saat mencoba menyeberang di antara kerumunan massa. Dia kemudian terjatuh di jalur lintasan barakuda Brimob, namun kendaraan itu terus melaju.
"Mungkin dia syok, panik juga, jadi jatuh, mungkin polisi yang di dalam mobil gatau atau gimana, main lindes saja," ujar dia.
Advertisement
Dia mengatakan, massa sempat berteriak memberi isyarat bahwa ada orang di bawah kendaraan, tapi tidak digubris.
"Sempat ditahan kok sama massa, bahwa itu ada gojek di bawah itu, tapi tetap ga digubris, dilindes habis sama dia sampai ban depan ban belakang," ucap dia.
Tubuh Afan langsung diangkat rekan-rekannya ke motor dan dilarikan ke RSCM. Namun takdir berkata lain, nyawanya tak tertolong.
"Sempat melihat korban orang saya sampe merinding, ga bisa bergerak itu orang. Langsung di bawa ke atas motor, di bawa ke RSCM, dan dapat kabar sudah ga ada tu orang meninggal dunia," ucap dia.
Usai insiden itu, massa ojol marah. Barakuda sempat dikejar hingga ke arah Kokas, lalu kabur masuk tol. "Sempat dikejar-dikejar sampai ke Kokas dikejar. Cuma karena ujan, jadi ga banyak, dia tau-tau masuk ke tol," ujar dia.