Cerita Emil Audero Mulyadi dan GBK, Dulu Datang Bareng Juventus Kini Berpeluang Debut di Timnas Indonesia
Sebelas tahun lalu sudah hadir di GBK, Emil baru akan memulai debut bersama Timnas Indonesia menghadapi China pada Kamis (5/6) nanti.
Mantan kiper Juventus Emil Audero Mulyadi disebut akan menggantikan posisi Maarten Paes di posisi penjaga gawang yang absen akibat akumulasi kartu kuning di pertandingan sebelumnya.
Momen bersejarah itu ada di depan mata mengingat peran Emil sangat dibutuhkan oleh Timnas Indonesia. Berbekal pengalaman membela sejumlah klub besar di Italia seperti Juventus, Sampdoria, hingga Inter Milan, Emil dinilai layak untuk memulai debutnya nanti malam.
Emil Audero sebenarnya tak asing dengan iklim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pada pertandingan menghadapi Bahrain pada 25 Maret 2025 lalu, Emil sempat merasakan atmosfer stadion meski hanya di bangku cadangan.
Namun sebenarnya ia sudah pernah merasakan hal tersebut 11 tahun lalu kala ia masih berseragam Juventus. Siapa sangka ia pernah berdiri di atas rumput GBK sebagai kiper pelapis dari legenda Timnas Italia, Gianluigi Buffon. Seperti apa ulasannya? Simak informasi berikut ini.
Ikut Tur Pramusim Juventus ke Indonesia
Emil Audero Mulyadi pertama kali menginjakkan kaki di SUGBK saat masih memperkuat Juventus Primavera.
Pada saat itu ia dibawa pelatih Massimiliano Allegri ke dalam skuad Juventus senior yang melakukan Tur Asia Pasifik 2024 ke Jakarta menghadapi ISL All Star.
Emil yang saat itu masih berusia 17 tahun menjadi kiper keempat yang dibawa selain Gianluigi Buffon, Marco Storari, dan Rubinho.
Pada pertandingan tersebut, Emil hanya duduk di bangku cadangan lantaran sang pelatih hanya memberi kesempatan bermain kepada Gianluigi Buffon dan Marco Storari.
Juventus berhasil membantai tim ISL All Star dengan skor telak 1-8 lewat gol yang dicetak oleh Fernando Llorente (3 gol), Andrea Pirlo, Sebastian Giovinco, Kingsley Coman, Carlos Tevez, dan Simone Pepe.
Berpeluang Debut Lawan China di GBK
Absennya Maarten Paes akibat akumulasi kartu kuning membuat nama Emil Audero Mulyadi terdepan tampil menghadapi China. Pengalamannya selama ini di Serie A menjadi modal penting untuk menjaga gerbang terakhir pertahanan Indonesia.
Kiper berdarah Italia itu pun optimis di laga menghadapi China besok. Apalagi ia akan tampil di hadapan puluhan ribu suporter yang akan memadati SUGBK.
Menurut Emil, dukungan para suporter akan memberikan motivasi bagi para pemain. Hal tersebut yang membuatnya yakin meraih hasil positif di pertandingan melawan China nanti.
"Saya merasakan energi dari para fan di pinggir lapangan, kami bisa merasakannya. Saya sudah menyaksikan sendiri hal ini secara langsung dan merasakannya. Mereka akan menjadi pemain ke-12 kami."
"Kadang-kadang kondisi seperti itu membuat kami tidak bisa mendengar suara kami sendiri. Karena suaranya selalu berisik, namun pastinya itu membuat kami sangat positif," sambungnya.
Dukungan Keluarga Besar
Emil sebenarnya sudah masuk dalam daftar susunan pemain sejak laga menghadapi Australia pada 20 Maret 2025 lalu. Namun ia tak mendapat kesempatan bermain dan hanya duduk di bangku cadangan.
Peluang memulai debut di Timnas Indonesia membuat keluarga besar Emil menyambut baik. Dalam keterangan persnya, Emil mengatakan keluarga besarnya di Lombok akan menyaksikan aksinya langsung dari TV.
"Tentu saja saya sangat menantikan laga besok, karena saya juga bangga dengan asal-usul saya. Kalian tahu bahwa saya lahir di Lombok, jadi keluarga saya di sana akan menyaksikan aksi saya dari televisi," ucapnya saat jumpa pers, Rabu (4/6).
Selain menyaksikan di TV, Emil mengatakan beberapa anggota keluarganya juga akan hadir langsung ke stadion untuk melihatnya memulai debut.
"Tidak semuanya yang menyaksikan dari televisi, karena sebagian juga datang ke Jakarta untuk hadir langsung ke stadion. Tapi ketika saya berpikir tentang orang-orang di Lombok, mereka pasti akan menyaksikan saya," tambahnya.