Anak Kasad Cucu Jenderal TNI Lulus S2 dari Kampus Terbaik di Dunia, Tak Diduga Para Bule Ungkap Sifatnya
Berikut momen anak Kasad cucu Jenderal TNI lulus S2 dari kampus terbaik di dunia.
Kabar bahagia datang dari Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak. Sang putri, Faye Simanjuntak baru saja lulus pendidikan S2. Tidak tanggung-tanggung, Faye lulus dari kampus terbaik di dunia.
Namun rupanya ada hal lain yang membuat Maruli dan sang istri, Uli Pandjaitan bahagia akan Faye. Bukan soal pendidikan, melainkan sifat Faye yang diungkapkan oleh para bule.
Lantas bagaimana momen anak Kasad cucu Jenderal TNI lulus S2 dari kampus terbaik di dunia? Apa sifat Faye Simanjuntak yang bikin bangga orangtuanya? Melansir dari akun Instagram pandjaitanuli, Kamis (26/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Anak Kasad Cucu Jenderal TNI Lulus S2 dari Kampus Terbaik di Dunia
Jenderal Maruli Simanjuntak dan Paulina (Uli) Pandjaitan berbahagia. Anak pertama mereka, Faye Simanjuntak baru saja diwisuda setelah menyelesaikan pendidikan S2-nya.
Diketahui, Faye berhasil lulus dari National Tsing Hua University. National Tsing Hua University disebut sebagai salah satu kampus terbaik di dunia. Bahkan kabarnya sangat susah untuk bisa masuk menjadi mahasiswa di kampus ini.
"Dalam hidup saya bersama BM, sejak dulu kami bersumpah untuk mengajarkan anak kami kebaikan kepada sesama lebih dari pada title sekolah, uang, pekerjaan atau jumlah followers social media (eh, ada loh ortu yang begitu hahahha)," tulis Uli Pandjaitan.
"Kebanggaan saya dalam 2 hari ini bukan karena Faye lulus S-2 nya dari salah satu sekolah terbaik di dünia dan no 1 di Asia melalui program Schwartzman scholars yang luar biasa susah banget masuknya," kata Uli Pandjaitan.
Tak Diduga Para Bule Ungkap Sifatnya
Namun, rupanya ada hal lain yang membuat Maruli dan sang istri, Uli Pandjaitan bahagia akan Faye. Bukan soal pendidikan, melainkan sifat Faye yang diungkapkan oleh para bule.
Hal ini bermula saat Uli Pandjaitan diperkenalkan dengan teman-teman Faye di kampus. Bukan hanya teman-temannya saja, namun juga para orang tua. Tak disangka, orang tua dari teman-temannya Faye memberi tahu Uli tentang kebaikan sang putri.
"Kebanggaan saya adalah dalam 2 hari ini ketika saya di kenalin oleh banyak (lebih dari 10) orang tua teman teman nya, semua (I MEANT SEMUA) bilang: “Kamu tahu ngga anak saya bilang bahwa anak kamu itu anak yang hati nya paling baik yang mereka pernah temuin dalam hidup mereka. Kamu pasti bangga sekali yah”," ungkap Uli Pandjaitan.
Tangis Haru Uli Pandjaitan
Mendengar hal itu, Uli Pandjaitan pun mengaku terharu. Bahkan, di dalam hatinya pun Ia menangis karena kebaikan sang putri.
Ia pun lantas berjanji untuk tidak naik darah lagi dengan Faye. Meskipun terkadang diakui oleh Uli bahwa pilihan hidup yang diambil oleh Faye suka kontraversial.
"Udah itu saya menangis dalam hati dan berjanji ngga bakal naik darah lagi sama Faye, walau pun pilihan hidup dia kadang suka kontraversial. Congratulations anak mama ❤️," tutupnya.
Profil Singkat Faye Simanjuntak
Faye Simanjuntak adalah cucu dari Luhut Binsar Pandjaitan dan anak dari pasangan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Paulina Pandjaitan.
Faye lahir pada 10 April 2002. Sejak usia muda, aktivitas Faye jauh berbeda dari anak-anak muda perempuan pada umumnya. Kepeduliannya terhadap isu perlindungan anak Ia buktikan dengan mendirikan Rumah Faye atau sebuah yayasan non-profit.
Tahun 2019, Faye sempat untuk melakukan kampanye untuk menghentikan perdagangan anak melalui program "Generation Change" yang digelar oleh MTV Asia. Pada tahun 2020, Faye kembali membuat bangga sebagai salah satu anak muda paling berpengaruh versi Forbes Indonesia di kategori "30 Under 30".
Perempuan berusia 21 tahun itu juga diakui sebagai salah satu pemuda yang memimpin daftar Gen.T List 2020 untuk kategori Philanthropy & Charity.