Alasan Orang Tua di Lampung Tega Rantai Anaknya Terungkap, Sang Ayah Kini Diamankan Polisi
Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali mengatakan saat ini pihaknya telah mengamankan ayah dari SP.
Orang tua SP (6), bocah perempuan yang dirantai di dalam rumah di wilayah Pemukiman Karya Tani register 45, Kecamatan Mestim, Kabupaten Mesuji, Lampung, sengaja merantai putrinya untuk membatasi ruang geraknya saat ditinggal ke Rumah Sakit. Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali mengatakan saat ini pihaknya telah mengamankan ayah dari SP.
"Untuk bapaknya saat ini sudah amankan di Polres Mesuji untuk pemeriksaan," katanya, Selasa (21/10).
Berdasarkan keterangan orang tua SP, tindakan tersebut dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan saat ditinggal pergi ke RS Harapan Bunda di Lampung Tengah, Lampung.
"Menurut keterangan kedua orang tuanya karena nakal takut berenang di kali belakang rumahnya, sehingga dengan maksud tujuan untuk membatasi ruang gerak korban sampai mereka kembali dari mengantarkan anak kedua mereka berobat," jelas Prenanta.
SP sendiri anak pertama dari dua bersaudara. Ia memiliki adik yang membuat kedua orang tuanya harus pergi ke rumah sakit seminggu dua kali.
Dengan kondisi ekonomi yang terbatas membuat kedua orang tua SP tak bisa membawa SP untuk ikut pergi menghantarkan sang Adik ke rumah sakit.
"Jadi orang tua SP mengantar anaknya yang kedua ke rumah sakit karena mengalami kelainan jantung dan bibir sumbing atau disabilitas. SP sendiri merupakan anak yang aktif," ungkap Prenanta.
Sebelumnya, beredar video seorang anak perempuan dengan kaki dirantai dan digembok. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (18/10) sekira pukul 10.30 WIB.
Dalam video tersebut terlihat seorang anak perempuan dengan baju berwarna biru tengah duduk di lantai dengan tali terikat rantai, yang ditancapkan pada kayu.
Warga yang melihat pun berusaha membantu membuka rantai tersebut dengan menggunakan tang dan palu. Usai peristiwa itu SP dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.