KAI Resmikan KA Rajabasa Ekonomi Premium: Kenyamanan Maksimal, Tarif Tetap Terjangkau
PT KAI Divre IV Tanjungkarang resmi meluncurkan layanan KA Rajabasa Ekonomi Premium dengan fasilitas kursi reclining dan konfigurasi 2-2, menjanjikan perjalanan lebih nyaman tanpa kenaikan tarif.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang secara resmi telah mengoperasikan rangkaian ekonomi premium untuk layanan Kereta Api (KA) Rajabasa. Peningkatan ini bertujuan memberikan kenyamanan lebih bagi para penumpang yang melintasi rute Tanjungkarang hingga Kertapati. Peresmian ini dilakukan di Bandarlampung, Lampung, pada hari Sabtu, 4 Juli.
Manajer Angkutan Fasilitas dan Pelayanan Penumpang KAI Tanjungkarang, Eko Dodit Hertanto, menjelaskan bahwa perubahan paling signifikan terletak pada konfigurasi tempat duduk penumpang. Layanan baru ini hadir sebagai komitmen KAI untuk terus meningkatkan kualitas transportasi publik.
Meskipun menawarkan fasilitas yang lebih baik, KAI menegaskan bahwa tarif perjalanan KA Rajabasa Ekonomi Premium tetap tidak berubah. Masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dengan harga yang sama, yaitu Rp32.000.
Peningkatan Fasilitas dan Kenyamanan Penumpang
Perubahan utama pada rangkaian KA Rajabasa Ekonomi Premium terletak pada desain interior kereta. Konfigurasi tempat duduk yang sebelumnya 3-2 kini diubah menjadi 2-2, memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi setiap penumpang. Hal ini secara signifikan meningkatkan kenyamanan selama perjalanan panjang.
Selain itu, kursi yang digunakan pada rangkaian baru ini adalah jenis reclining seat atau kursi yang dapat disandarkan. Dengan adanya fitur ini, posisi duduk penumpang tidak lagi harus tegak sepanjang perjalanan maupun saling berhimpitan, mengurangi rasa lelah dan membuat perjalanan lebih santai.
Peningkatan kapasitas rangkaian kereta juga menjadi fokus penting dalam layanan ini. Meskipun kapasitas teknis meningkat menjadi 848 kursi dari sebelumnya sekitar 530-540 penumpang, KAI menyesuaikan jumlah kursi operasional menjadi sekitar 640 kursi. Penyesuaian ini dilakukan demi memastikan kenyamanan maksimal dan menghindari kondisi berdesakan selama perjalanan.
Tarif Terjangkau, Antusiasme Tinggi
Salah satu poin penting dari peluncuran KA Rajabasa Ekonomi Premium adalah kebijakan tarif yang tetap stabil. Untuk relasi Tanjungkarang-Kertapati, penumpang hanya perlu membayar Rp32.000, sama seperti tarif sebelumnya. KAI berkomitmen untuk menyediakan layanan terbaik tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan biaya.
Eko Dodit Hertanto menegaskan bahwa keputusan untuk tidak menaikkan tarif adalah bagian dari upaya KAI agar masyarakat mendapatkan layanan yang lebih baik dengan harga yang tetap terjangkau. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak orang untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi utama.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan baru ini terlihat jelas pada hari pertama pengoperasian. Seluruh 640 kursi yang tersedia untuk perjalanan perdana KA Rajabasa Ekonomi Premium terjual habis. Ini menunjukkan respons positif dan kebutuhan akan transportasi yang nyaman dan terjangkau.
KAI berharap peningkatan kualitas sarana dan pelayanan ini akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi antardaerah di Lampung dan Sumatera Selatan.
Dukungan Pemerintah dan Kemudahan Akses Tiket
Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbogo, menyambut baik peluncuran rangkaian baru KA Rajabasa ini. Menurutnya, inisiatif ini merupakan upaya nyata dari pemerintah untuk terus meningkatkan layanan transportasi kereta api di Sumatera Selatan dan Lampung. Peningkatan ini dilakukan tanpa membebani masyarakat dengan kenaikan tarif.
Bambang Sumbogo menjelaskan bahwa peningkatan layanan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah dalam menyediakan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau. Selain mempertahankan tarif murah, peningkatan juga diwujudkan melalui penggunaan rangkaian kereta dengan konfigurasi tempat duduk yang lebih lega.
Untuk memudahkan pelanggan, KAI mengimbau agar merencanakan perjalanan lebih awal melalui aplikasi Access by KAI. Pemesanan tiket KA Rajabasa dapat dilakukan hingga 45 hari sebelum jadwal keberangkatan, sementara KA Kuala Stabas dapat dipesan mulai 7 hari sebelumnya.
Kemudahan akses pemesanan tiket ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik. Dengan demikian, penumpang bisa mendapatkan tiket dengan lebih mudah dan memastikan ketersediaan kursi.
Sumber: AntaraNews