4 Prompt ChatGPT untuk Edit Foto, Hasilnya Bisa Kalahkan Photoshop
Berikut adalah empat prompt yang efektif untuk mendapatkan gambar sesuai harapan Anda.
ChatGPT merupakan salah satu alat penyunting foto yang dapat memahami keinginan penggunanya. Kecerdasan buatan (AI) ini memiliki kemampuan untuk menangkap konteks, memahami maksud pengguna, dan melakukan penyesuaian visual secara akurat dalam waktu singkat, terutama jika prompt yang diberikan lebih terperinci.
Hasil yang dihasilkan oleh ChatGPT biasanya memuaskan karena kesesuaian dengan ekspektasi pengguna. Namun, penting bagi pengguna untuk memberikan instruksi yang tepat agar kualitas hasilnya optimal.
Dikutip dari Digital Trends, Kamis (20/11/2025), beberapa prompt dapat berfungsi dengan baik jika pengguna mau memberikan detail yang lebih spesifik dan menjelaskan dengan jelas apa yang diinginkan. Meskipun langkah ini membutuhkan waktu, hasil yang didapatkan sebanding dengan usaha yang dikeluarkan.
Fotografer John Brandon juga membagikan beberapa prompt yang ia anggap efektif berdasarkan pengalamannya. Ia mengungkapkan bahwa instruksi yang terlalu umum sering kali menghasilkan kualitas yang kurang memuaskan, seperti foto yang terlalu terang atau warna yang tidak natural. Berikut adalah beberapa prompt yang telah diuji dan terbukti efektif ketika diterapkan pada berbagai foto:
1. Meningkatkan Kecerahan Gambar
Prompt: Brighten the beam of light in this shot by 15%.
Untuk mengubah pencahayaan dalam foto, penggunaan angka dan penjelasan area sangat berpengaruh. Pengguna harus secara spesifik menjelaskan tingkat kecerahan yang diinginkan, bahkan menentukan bagian mana dari gambar yang perlu disesuaikan.
Prompt yang terlalu umum seperti "brighten this image" sering kali menghasilkan foto yang over exposed. Oleh karena itu, penting untuk menyebutkan bagian yang ingin diperbaiki dan seberapa besar peningkatannya.
Misalnya, jika foto memiliki semburat cahaya yang terlalu gelap, pengguna dapat meningkatkan kecerahan hanya pada bagian sinar tersebut (misalnya 15%) dan menambahkan 5% pada area lainnya. Dengan cara ini, hasilnya akan lebih natural dibandingkan jika kecerahan seluruh gambar dinaikkan. Kuncinya adalah selalu menyebutkan persentase dan area spesifik yang ingin diperbaiki.
2 Letakkan Subyek di Tempat Lain
Prompt: Put this mini (object) on a real (place).
ChatGPT memiliki kemampuan untuk mengubah latar belakang dan menempatkan subjek ke dalam suasana baru dengan cara yang realistis. Fitur ini serupa dengan kemampuan AI di Photoshop, tetapi prosesnya lebih cepat dan tidak memerlukan pemilihan manual.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, penting untuk memberikan detail tambahan tentang elemen yang perlu disesuaikan. Sebagai contoh, subjek dapat dipindahkan dari arena lapangan belakang rumah ke lapangan yang sebenarnya.
Selain itu, pengguna juga harus memerintahkan untuk mengganti objek pendukung agar sesuai dengan konteks adegan yang diinginkan. Saat menyusun prompt ini, pengguna harus ingat untuk menjelaskan latar belakang baru dan atribut yang perlu disesuaikan agar hasilnya terlihat lebih meyakinkan.
3. Meningkatkan Kualitas Warna
Prompt: Enchane the luminance and clarity of this image, but don’t change anything else.
Pengguna sering kali ingin gambar yang dimiliki memiliki warna yang lebih jelas dan detail yang tajam. Namun, penting untuk menerapkan batasan yang tepat saat melakukan penyesuaian.
Prompt ini menjadi efektif ketika pengguna ingin menambahkan kecerahan tanpa mengubah kontras, exposure, atau komposisi secara berlebihan. Pengguna bisa menambahkan instruksi seperti "hanya sesuaikan warna agar lebih cerah" untuk memastikan bahwa AI tidak mengubah struktur visual lainnya.
Menyebutkan istilah teknis seperti luminance membantu ChatGPT memahami area yang perlu disesuaikan dengan lebih tepat. Jangan lupa untuk menyertakan kalimat "jangan ubah hal lain" sebagai batasan dalam pengeditan.
4. Mengurangi Silau pada Gambar
Prompt: remove the excess glare in (position) of (object).
Fitur penghilang glare (silau cahaya) akan sangat efektif jika pengguna menyebutkan lokasi gangguan dengan detail. Penggunaan prompt yang umum seperti "remove glare" dapat menyebabkan AI melakukan koreksi pada seluruh gambar dan mengabaikan area spesifik yang ingin diperbaiki.
Oleh karena itu, penting bagi pengguna untuk memberikan informasi yang jelas mengenai lokasi, seperti "lower right of the laptop screen". Dengan cara ini, AI dapat lebih fokus dalam menghilangkan pantulan tanpa menambahkan efek yang tidak diinginkan. Teknik ini juga dapat diterapkan untuk mengatasi noda, pantulan berlebih, atau objek kecil yang ingin dihapus dari gambar.
Ketika menyusun prompt, pastikan untuk mencantumkan objek yang dimaksud, konteks situasi, serta titik lokasi yang ingin diperbaiki secara spesifik. Dengan pendekatan yang tepat, hasil yang diperoleh akan lebih memuaskan dan sesuai dengan harapan pengguna.
CEO Cloudflare Memberikan Penjelasan soal X Twitter dan ChatGPT, Serta Faktor Penyebabnya
Pada malam hari Selasa, 18 November 2025, Cloudflare mengungkapkan alasan mengapa sejumlah layanan internet seperti X Twitter, Canva, ChatGPT, dan Downdetector mengalami gangguan. CEO sekaligus salah satu pendiri Cloudflare, Matthew Prince, menyebut insiden ini sebagai gangguan terparah sejak tahun 2019. Menurut Matthew, masalah ini berawal dari sistem Bot Management yang dimiliki oleh Cloudflare.
"Fitur ini biasanya bertugas mengatur dan membatasi bot yang mengakses situs melalui layanan Content Delivery Network (CDN) mereka," ungkapnya dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu, 19 November 2025.
Cloudflare, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang keamanan dan infrastruktur internet, menyatakan bahwa sekitar 20 persen dari lalu lintas web global bergantung pada jaringan mereka. Namun, alih-alih menjaga stabilitas, sistem tersebut mengalami kegagalan secara bersamaan. Layanan seperti X (Twitter), ChatGPT, dan situs pemantau gangguan Downdetector tidak dapat diakses selama beberapa jam.
Kejadian ini mengingatkan kita pada gangguan serupa yang pernah terjadi akibat masalah pada layanan Microsoft Azure dan Amazon Web Services. Cloudflare menegaskan bahwa insiden ini tidak ada hubungannya dengan AI generatif, DNS, atau serangan siber.
Masalah utama terletak pada perubahan perilaku query dari database ClickHouse yang digunakan untuk menilai pola bot. Matthew menjelaskan, "sistem machine learning Cloudflare menggunakan file konfigurasi yang diperbarui terus-menerus untuk memberikan skor bot pada setiap permintaan." Ia menambahkan, "File ini mengenali karakteristik yang menunjukkan aktivitas bot, dan akhirnya berakibat file tersebut berisi banyak duplikasi baris fitur."
Kenapa X Twitter Error dan ChatGPT Down Malam Ini 18 November? Gangguan di Cloudflare Hantam Global
Pada hari Selasa, (18/11/2025) sekitar pukul 18.36 WIB, Twitter down dan banyak pengguna dari platform media sosial tersebut mengeluhkan bahwa feed di lini masa mereka hanya menampilkan pesan "something is wrong". Informasi mengenai masalah yang terjadi di Twitter ini pertama kali disampaikan oleh salah satu anggota tim redaksi Liputan6.com melalui pesan singkat yang menanyakan apakah Twitter sedang mengalami gangguan. "BTW, ini Twitter error kah? Dua akun page 'aren't loading'. Lah dah bisa lagi. Mendadak error keknya haha. Lah ga bisa lagi," tulis Sulung dalam pesan tersebut.
Tim Tekno Liputan6.com kemudian melakukan pemantauan di situs Downdetector dan menemukan sekitar 1.016 laporan mengenai Twitter yang mengalami masalah hingga berita ini diterbitkan. Dari data yang ada, sekitar 59 persen pengguna dari layanan milik Elon Musk tersebut mengalami kesulitan dalam terhubung dengan server. Sementara itu, 30 persen lainnya melaporkan kesulitan dalam membuka aplikasi Twitter di perangkat mobile mereka. Selain itu, 10 persen pengguna juga mengaku tidak dapat mengakses situs media sosial ini melalui laptop atau PC. Kami pun menemukan bahwa situs Twitter tidak menampilkan postingan di timeline, dan pencarian juga tidak dapat dilakukan. Kata kunci seperti "Ini X" dan "Error" langsung menjadi trending topic di platform tersebut.
Selain masalah yang terjadi pada Twitter, Cloudflare juga mengalami gangguan teknis yang berdampak pada beberapa situs yang menggunakan layanan keamanan internet yang berbasis di Amerika Serikat ini. Tidak hanya Twitter dan Cloudflare, situs Downdetector yang digunakan untuk mendeteksi gangguan pada berbagai layanan internet juga melaporkan bahwa ChatGPT turut terkena dampak. Hingga saat ini, layanan-layanan yang terhubung dengan Cloudflare mengalami beberapa kali down dan tidak dapat diakses.
Empat Rekomendasi Chatbot AI Terbaik (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)