3 Bacaan Doa Terhindar dari Ain dan Artinya, Lindungi Anak dari Pandangan Jahat
Bacaan doa terhindar dari ain bisa Anda amalkan untuk melindungi anak-anak sekaligus keluarga dari berbagai ancaman.
Bacaan doa terhindar dari ain bisa Anda amalkan untuk melindungi anak-anak sekaligus keluarga dari berbagai ancaman. Ain sendiri merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh pandangan mata orang lain hingga menimbulkan penyakit hati.
Penyakit ain sendiri sejatinya pernah disebutkan Rasulullah SAW di masa lampau. Penyebutan istilah ain itu tak lain karena penyakit tersebut diungkap Rasulullah begitu berbahaya jika terjadi kepada seseorang.
Meski seringkali dianggap sebelah mata, namun penyakit ain disebut Rasulullah dalam sejumlah hadis bisa menimbulkan kematian. Salah satu orang yang disebut seringkali rentan mendapat penyakit ain adalah anak-anak.
Maka dari itu, penting bagi setiap umat Islam untuk mengetahui cara menghindarkan penyakit tersebut dari anak-anak dengan rutin membaca doa terhindar dari ain.
Melansir dari laman NU Online dan berbagai sumber, Kamis (31/10), berikut merdeka.com ulas mengenai kumpulan bacaan doa terhindar dari ain yang dilengkapi beserta artinya untuk dapat Anda amalkan setiap hari.
Pengertian Penyakit Ain
Melafalkan bacaan doa terhindar dari ain dapat diamalkan dengan baik ketika kita telah mengetahui pengertian ain secara mendalam.
Penyakit ain sendiri secara lebih lengkapnya merupakan suatu penyakit yang bermula dari penglihatan atau pandangan mata yang menciptakan perasaan iri, dengki, hasad, dan takjub secara berlebihan. Pada umumnya, penyakit ain ini bisa timbul di kalangan anak-anak yang masih rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan.
Dalam sejumlah hadis, bahkan Rasulullah SAW pernah menyebutkan betapa besar dampak buruk ain bagi seseorang yang mengalaminya. Salah satunya yakni yang termuat dalam sebuah hadis riwayat Muslim dengan bunyi sebagai berikut,
Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, sungguh ‘ain itu yang bisa." (HR. Muslim)
Karena begitu berbahaya, bahkan Rasulullah sendiri pernah menyebut jika ain lebih lanjut dapat mendatangkan kematian secara mendadak. Ain juga disebut menjadi penyebab kematian terbanyak bagi umat Islam selain takdir Allah SWT.
Adapun bunyi dari hadis yang menjelaskan hal tersebut yakni sebagai berikut,
"Sebab paling banyak yang menyebabkan kematian pada umatku setelah takdir Allah adalah ain." (HR. Al Bazzar)
Sementara itu, penyakit ain disebut Rasulullah bisa teratasi dengan bacaan doa. Dalam suatu hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah menganjurkan agar anak yang dianggap sedang mengalami penyakit ain bisa mendapatkan ruqyah dan bacaan doa terhindar dari ain. Berikut bunyinya,
“Nabi Muhammad SAW pernah melihat anak perempuan Ummu Salamah RA yang masih kecil dengan wajah yang cenderung berwarna hitam. Nabi Muhammad SAW bersabda, Mintakanlah ruqyah untuknya karena dia terkena nadzarah (penyakit ain).” (HR. Bukhari dan Muslim).
Sementara itu, seseorang dengan penyakit ain bisa ditandai dengan beberapa gejala yang terlihat. Adapun gejala-gejalanya tersebut di antara lain sebagai berikut,
- Memiliki sakit kepala yang berpindah-pindah.
- Nafsu makan lemah.
- Memiliki wajah pucat.
- Seringkali berkeringat dan buang air kecil.
- Mengalami gangguan emosi berlebihan.
- Seringkali bersendawa.
- Mengalami rasa sedih dan sesak di dada berturut-turut.
- Seringkali menyendiri.
- Malas untuk bergerak.
- Senang tertidur.
- Memiliki rasa takut berlebihan.
- Mengalami detak jantung cepat dan berlebihan.
- Sering mengalami demam di malam hari.
Doa Terhindar dari Ain
Setelah mengetahui bahaya dari penyakit ain yang dapat berasal dari pandangan orang lain, maka penting bagi kita sebagai orang terdekat untuk memberikan pertolongan. Salah satunya yakni dengan membaca doa terhindar dari ain secara rutin.
Beberapa bacaan untuk mengatasi penyakit ain bagi penderitanya yakni sebagai berikut,
Doa Terhindar dari Ain Pertama
أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِيْهِ وَلَا تَضُرَّهُ
U‘îdzuka bikalimâtillâhit tâmmati min kulli syaithânin, wa hâmmatin, wa min kulii ‘ainin lâmmah. Allâhumma bârik fîhi, wa lâ tadhurrah.
Artinya: “Aku menyerahkan perlindunganmu dengan kalimat Allah yang sempurna dari segala gangguan setan, binatang melata/serangga, dan segala pengaruh mata jahat. Tuhanku, turunkan keberkahan-Mu pada anak ini. Jangan izinkan sesuatu membuatnya celaka.”
Doa Terhindar dari Ain Kedua
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ
Audzu bi kalimaatillahit taammati min kulli syaithonin wa haammatin wa min kulli ‘ainin laammatin.
Artinya:
"Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang telah sempurna dari godaan setan, binatang beracung dan dari pengaruh 'ain (pandangan mata) yang jahat."
Doa Terhindar dari Ain & Diberi Kesembuhan
باسْمِ اللهِ يُبْرِيكَ، وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ يَشْفِيكَ، وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إذَا حَسَدَ، وَشَرِّ كُلِّ ذِي عَيْنٍ
Bismillahi yubriik, wa min kulli daa-in yasyfiik, wa min syarri haasidin idza hasad, wa syarri kulli dzii ‘ainin
Artinya: Dengan nama Allah yang menyembuhkanmu. Ia menyembuhkanmu dari segala penyakit dan dari keburukan orang yang hasad dan keburukan orang yang menyebabkan ain. (HR. Muslim no.2185)