120 Kata Bijak KH Hasyim Asy'ari yang Menginspirasi dan Penuh Makna Mendalam
Kata bijak dan petuah KH Hasyim Asy'ari yang penuh makna. Dapatkan inspirasi dan pelajaran hidup dari pendiri NU ini.
KH Hasyim Asy'ari merupakan ulama besar dan pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Dia dikenal sebagai sosok yang bijaksana dan banyak memberikan nasihat serta petuah yang berharga.
KH Hasyim Asy'ari atau M Hasyim Asy'ari merupakan ulama kelahiran Jombang, 24 Dzulqaidah 1287 H. Hasyim merupakan putra ketiga dari 11 bersaudara, dari pasangan KH Asy'ari (pemimpin Pesantren Keras, Jombang) dan Nyai Halimah.
Dari garis keturunan sang ayah, Hasyim merupakan keturunan Rasulullah. Selain keturunan Rasulullah, beliau juga merupakan keturunan Sunan Giri, wali yang menyebarkan Islam di Jawa.
Sementara dari garis keturunan sang ibu, Hasyim merupakan keturunan raja terakhir Kerajaan Majapahit. Raja tersebut yakni Raja Brawijaya VI (Lembu Peteng). Berikut ini kumpulan kata bijak dan petuah KH Hasyim Asy'ari yang penuh makna:
Tentang Ilmu dan Pendidikan
1. Gunakan masa muda dan umurmu untuk memperoleh ilmu
2. Jangan terpedaya oleh rayuan menunda-nunda belajar
3. Setiap detik yang terlewatkan dari umur tidak akan tergantikan
4. Kita lebih membutuhkan adab meskipun sedikit, dibandingkan ilmu sekalipun banyak
5. Berusahalah membeli buku jika memungkinkan
6. Jika tidak bisa membeli, menyewa atau meminjam buku adalah cara memperoleh ilmu
7. Pandai membagi waktu dan memanfaatkan sisa umur yang paling berharga
8. Makan dan minum sedikit agar tidak menghalangi ibadah dan belajar
9. Kurangi tidur selama tidak membahayakan kesehatan
10. Tinggalkan pergaulan yang tidak bermanfaat bagi pencari ilmu
Tentang Akhlak dan Budi Pekerti
11. Bersikap wara' (menjauhi perkara syubhat) dan berhati-hati dalam segala hal
12. Membersihkan hati dari sifat tercela seperti dendam dan dengki
13. Memiliki niat yang baik dalam mencari ilmu untuk mendapat ridha Allah
14. Jangan berniat mencari ilmu hanya untuk kepentingan duniawi
15. Hormati guru dan ulama sebagai pewaris para nabi
16. Sabar menghadapi ujian dalam menuntut ilmu
17. Bersikap tawadhu' (rendah hati) kepada sesama
18. Jauhi sifat sombong dan merasa lebih pintar dari orang lain
19. Bergaul dengan orang-orang saleh dan berakhlak mulia
20. Berbuat baik kepada sesama makhluk Allah
Tentang Perjuangan dan Pengabdian
21. Bekerja dan berjuang bukan untuk kedudukan atau kekayaan
22. Berjuang demi kepentingan agama dan masyarakat
23. Dakwah dengan cara memusuhi ibarat membangun kota tapi merobohkan istana
24. Menyebarkan Islam dengan kelembutan dan kasih sayang
25. Agama dan nasionalisme adalah dua hal yang saling menguatkan
26. Pertahankan agama Islam dengan sekuat tenaga
27. Perangi orang yang menghina Al-Quran dan menghina sifat Allah
28. Tunjukkan kebenaran pada pengikut kebatilan dan penganut akidah sesat
29. Perpecahan dan pertikaian adalah musibah yang nyata
30. Bersatu dan rukun dalam memperjuangkan kebenaran
Tentang Nahdlatul Ulama
31. Siapa yang mengurus NU akan dianggap sebagai santri
32. Santri NU akan didoakan husnul khatimah beserta anak cucunya
33. Masuklah NU dengan penuh kecintaan dan kasih sayang
34. Bersatulah dalam ikatan jiwa raga di NU
35. Hidupkan NU, tapi jangan mencari hidup di NU
36. Orang NU harus menerima Pancasila
37. NU adalah kereta api yang sudah punya rel tetap, bukan taksi
38. Besarkan NU, maka engkau akan menjadi besar
39. Khidmah di NU dengan niat memperbaiki diri
40. NU adalah rumah besar tempat berbakti pada Islam dan negara
Tentang Persatuan dan Perbedaan
41. Jangan jadikan perbedaan pendapat sebagai sebab perpecahan
42. Perselisihan pendapat bisa meruntuhkan bangunan masyarakat
43. Perbedaan pendapat jangan sampai menutup pintu kebaikan
44. Kebenaran bisa lemah karena perselisihan dan perpecahan
45. Kebatilan kadang menjadi kuat sebab persatuan dan kekompakan
46. Jangan saling menghina dan fanatik berlebihan pada mazhab
47. Hormati perbedaan pendapat di kalangan ulama
48. Bersatu dalam perkara pokok, bertoleransi dalam perkara cabang
49. Jaga persatuan dan kesatuan umat Islam
50. Hindari perpecahan yang merugikan umat dan bangsa
Tentang Al-Quran dan Hadits
51. Al-Quran dan Hadits adalah pedoman dan rujukan utama umat Islam
52. Memahami Al-Quran dan Hadits perlu mempertimbangkan pendapat ulama
53. Jangan memahami Al-Quran dan Hadits tanpa ilmu yang memadai
54. Pelajari tafsir Al-Quran dari ulama yang mumpuni
55. Teliti keaslian dan kualitas hadits sebelum mengamalkannya
56. Pahami konteks turunnya ayat dan latar belakang hadits
57. Jangan sembarangan menafsirkan Al-Quran sesuai hawa nafsu
58. Amalkan kandungan Al-Quran dan Hadits dalam kehidupan
59. Jadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup sehari-hari
60. Sebarkan ajaran Al-Quran dan Hadits dengan hikmah
Tentang Ibadah dan Ketaatan
61. Laksanakan ibadah dengan ikhlas hanya karena Allah
62. Jaga kekhusyukan dalam shalat dan ibadah lainnya
63. Perbanyak dzikir dan doa kepada Allah
64. Biasakan membaca Al-Quran setiap hari
65. Laksanakan puasa wajib dan sunnah
66. Tunaikan zakat dan bersedekahlah kepada yang membutuhkan
67. Laksanakan haji jika mampu
68. Berbakti kepada kedua orang tua
69. Berbuat baik kepada kerabat dan tetangga
70. Amar makruf nahi munkar dengan cara yang bijaksana
Tentang Akidah dan Keimanan
71. Kuatkan iman kepada Allah dan rasul-Nya
72. Yakini rukun iman dengan sepenuh hati
73. Jauhi syirik dan khurafat yang merusak akidah
74. Waspadai aliran sesat yang menyimpang dari ajaran Islam
75. Pegang teguh akidah Ahlus Sunnah wal Jamaah
76. Ikuti pemahaman para ulama salaf yang lurus
77. Jangan mudah terpedaya oleh pemikiran yang menyimpang
78. Pelajari ilmu tauhid dengan benar
79. Hindari perdebatan yang merusak akidah
80. Amalkan konsekuensi keimanan dalam kehidupan
Tentang Dakwah dan Penyebaran Islam
81. Sampaikan dakwah dengan hikmah dan nasihat yang baik
82. Berdakwah sesuai kemampuan masing-masing
83. Jadilah teladan yang baik dalam berdakwah
84. Sesuaikan metode dakwah dengan kondisi mad'u
85. Jangan memaksakan kehendak dalam berdakwah
86. Utamakan persaudaraan dalam perbedaan
87. Hindari kekerasan dan pemaksaan dalam dakwah
88. Tunjukkan keindahan Islam melalui akhlak mulia
89. Sebarkan Islam rahmatan lil 'alamin
90. Jadikan masjid sebagai pusat dakwah dan pembinaan umat
Tentang Cinta Tanah Air
91. Cintai tanah air sebagai bagian dari iman
92. Bela negara adalah kewajiban setiap warga
93. Jaga persatuan dan kesatuan bangsa
94. Hormati kebhinekaan sebagai anugerah
95. Jadilah warga negara yang baik dan taat hukum
96. Sumbangkan pikiran dan tenaga untuk kemajuan bangsa
97. Jaga keutuhan NKRI dari ancaman perpecahan
98. Tegakkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat
99. Lestarikan budaya dan kearifan lokal
100. Jadikan Pancasila sebagai pandangan hidup berbangsa
Tentang Kepemimpinan
101. Pemimpin harus amanah dan bertanggung jawab
102. Utamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi
103. Jadilah pemimpin yang adil dan bijaksana
104. Dengarkan aspirasi rakyat dalam mengambil kebijakan
105. Hindari korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan
106. Jadilah teladan yang baik bagi rakyat
107. Tegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu
108. Sejahterakan rakyat dan basmi kemiskinan
109. Lindungi kaum lemah dan minoritas
110. Wujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa
Tentang Ekonomi dan Kesejahteraan
111. Kembangkan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan
112. Hindari riba dan praktik ekonomi yang merugikan
113. Galakkan koperasi dan usaha kecil menengah
114. Tingkatkan etos kerja dan produktivitas
115. Manfaatkan sumber daya alam secara bijak
116. Ciptakan lapangan kerja seluas-luasnya
117. Tingkatkan kualitas sumber daya manusia
118. Kurangi kesenjangan ekonomi antar golongan
119. Wujudkan kemandirian ekonomi bangsa
120. Jadikan zakat dan wakaf sebagai instrumen kesejahteraan