YouTube sebut Konten Video Shopping Meningkat 400 Persen
Google catat waktu tonton konten belanja di YouTube Indonesia naik 400 persen.
Veronica Utami, Country Director Google Indonesia mengatakan, fitur belanja berbasis video begitu disukai orang Indonesia. Responsnya pun disebut luar biasa.
"Bahkan hanya dalam waktu 1 tahun waktu menonton konten yang berkaitan dengan belanja itu meningkat lebih dari 400 persen. Artinya apa? Artinya lima kali lipat peningkatannya. Peningkatan konten watch time konten untuk yang sifatnya Shopping," ujar Veronica saat konferensi pers YouTube di Jakarta, Rabu (5/11).
Dilanjutkannya, Indonesia menjadi negara ketiga di dunia tempat fitur afiliasi YouTube Shopping diluncurkan, setelah sebelumnya sukses berkolaborasi dengan Shopee.
Kini, mereka melakukan kemitraan dengan Lazada. Tujuannya membuka ekosistem yang lebih besar dan memberikan pilihan yang lebih beragam kepada kreator, penonton, dan brand.
Mengapa Peningkatan Belanja Begitu Tinggi?
Veronica mengungkap pertumbuhan ini didukung oleh tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kreator YouTube.
Menurut survei yang dilakukan Kantar, 92 persen penonton yang disurvei di Indonesia menyatakan bahwa YouTube punya kreator-kreator yang bisa dipercaya terutama saat mereka mengambil keputusan pembelian.
"Pada akhirnya yang penting adalah kepercayaan ini juga kemudian memberi dampak bagi bisnis ya, bagi bisnis kreator, bagi bisnis brand yang juga bekerja sama dengan kreator tersebut juga," jelasnya.
Di tahun 2025, YouTube Watch time bertumbuh sebesar 20 persen dibandingkan tahun 2024, didorong oleh fakta bahwa penonton di YouTube berada dalam kondisi close state (fokus menyimak konten).
Pendorong utama pertumbuhan ini adalah kreator, di mana kini terdapat 3.000 channel yang memiliki lebih dari 1 juta subscriber.
"YouTube itu bukan hanya sekedar menjadi pusat budaya, tetapi juga menjadi sebuah hal yang esensial untuk bisnis," ujarnya.
Reporter Magang: Ahmad Subayu