TikTok Buka-bukaan Data soal Kontribusinya di Indonesia
Tiktok mengklaim punya data kontribusinya terhadap ekonomi Indonesia.
TikTok Shop by Tokopedia ‘Mall’ mencatatkan peningkatan jumlah penjual lebih dari 4 kali lipat pada semester I 2025 dibandingkan dengan semester II 2024.
Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce, Stephanie Susilo mengklaim bahwa itu bukti pihaknya berkontribusi terhadap pelaku usaha di seluruh wilayah di Indonesia, termasuk UMKM.
“Ini bukti peran penting kami,” jelas dia.
Penjual ‘Mall’ di TikTok Shop adalah pemilik merek, distributor resmi, atau toko terverifikasi bereputasi tinggi. Mereka mendapat benefit eksklusif seperti badge khusus, voucher spesial, dan akses ke kampanye besar seperti promo tanggal kembar ‘Guncang’.
Status ‘Mall’ membuat penjual tampil lebih strategis dalam consumer journey, misalnya di banner utama, sehingga visibilitas, kepercayaan, dan transaksi bisa naik signifikan.
Lebih detail, lanjut Stephanie, kategori produk terlaris di TikTok Shop ‘Mall’ pada semester I 2025, mencakup Fesyen, Kecantikan dan Perawatan Diri, serta Makanan dan Minuman.
Sejumlah penjual ‘Mall’ di TikTok Shop by Tokopedia mencatat pertumbuhan transaksi tertinggi dengan rata-rata lebih dari 15 kali lipat pada semester I 2025 dibandingkan semester II 2024, dan daftar merek dengan peningkatan transaksi tertinggi ini didominasi oleh brand lokal Indonesia.
“Artinya, pembeli cenderung mencari produk-produk tersebut dari official brand, distributor resmi, atau toko terverifikasi yang umumnya berstatus ‘Mall’ di TikTok Shop. Ini jadi wawasan penting bagi industri: terlepas dari jenis atau harga produk, masyarakat kini makin mengandalkan toko-toko resmi seperti ‘Mall’ di TikTok Shop untuk memenuhi kebutuhan mereka,” jelas Stephanie.
“Kami berharap makin banyak lagi pelaku usaha yang terdorong meningkatkan kualitas toko dan layanan agar dapat meraih status ‘Mall’ demi menjangkau lebih banyak pembeli dan meningkatkan bisnis secara optimal,” tutup Stephanie.