Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Plus Tidak Jauh Beda dengan Pendahulunya
Samsung Galaxy S26 Plus dipastikan akan diluncurkan tanpa banyak perubahan pada perangkat kerasnya.
Samsung Galaxy S26 Plus dipastikan tidak akan mengalami perubahan signifikan. Smartphone ini akan tetap mempertahankan spesifikasi utama seperti layar dan kapasitas baterai. Keputusan ini diambil menyusul keputusan perusahaan untuk terus menghadirkan varian Plus dalam seri Galaxy S26. Sebelumnya, strategi Samsung dalam menyusun lini Galaxy S26 sempat mengalami perubahan, di mana perusahaan awalnya merencanakan untuk menggantikan model Plus dengan varian Edge yang memiliki desain lebih ramping. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan dan Samsung memutuskan untuk tetap meluncurkan Galaxy S26 Plus.
Keputusan yang diambil dengan cepat ini membuat Samsung tidak memiliki cukup waktu untuk menyiapkan peningkatan besar pada perangkat keras. Berdasarkan laporan dari media Korea Selatan, The Elec, melalui Android Police pada Kamis (15/1/2026), Galaxy S26 Plus akan dilengkapi dengan layar AMOLED QHD+ berukuran 6,66 inci, yang identik dengan panel yang digunakan pada Galaxy S25 Plus.
Meskipun sempat ada rencana untuk menggunakan panel OLED yang dikembangkan untuk model Edge, rencana tersebut akhirnya dibatalkan. Samsung memilih untuk menggunakan spesifikasi yang sudah terbukti efektif untuk Galaxy S26 Plus, langkah yang dianggap lebih aman mengingat waktu pengembangan yang terbatas sebelum peluncuran varian Plus.
Dalam laporan tersebut, The Elec juga menyebutkan bahwa produksi Galaxy S26 Ultra sudah dimulai sejak Desember 2025. Sementara itu, produksi untuk Galaxy S26 reguler dan Galaxy S26 Plus diperkirakan akan dimulai pada Januari 2026.
Samsung kembali mengandalkan penjualan Galaxy S26 Ultra sebagai pendorong utama performa lini flagship tahun ini. Meskipun demikian, peningkatan yang akan hadir pada model Ultra juga diperkirakan tidak akan terlalu signifikan, walaupun beberapa pembaruan tetap diharapkan hadir, terutama di sektor perangkat lunak.
Pengisian Daya dan Baterai Tetap Tidak Berubah
Dari segi daya, Galaxy S26 Plus diprediksi masih menggunakan baterai dengan kapasitas 4.900 mAh, yang tidak mengalami peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya. Kecepatan pengisian daya melalui kabel juga diperkirakan tetap di angka 45 watt.
Namun, terdapat satu perubahan menarik, yaitu adanya magnet internal yang memungkinkan sistem pengisian daya nirkabel berfungsi lebih optimal. Dengan fitur ini, kecepatan wireless charging pada Galaxy S26 Plus diperkirakan dapat melebihi batas 15 watt yang sebelumnya diterapkan pada Galaxy S25 Plus.
Di tengah minimnya peningkatan spesifikasi, Samsung dilaporkan tengah mempertimbangkan penyesuaian harga untuk lini Galaxy S26 series. Kenaikan biaya produksi, terutama pada komponen semikonduktor, menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kemungkinan kenaikan harga tersebut.
Selain itu, jadwal peluncuran Galaxy S26 series juga dikabarkan mengalami perubahan. Acara Galaxy Unpacked untuk generasi terbaru ini direncanakan berlangsung pada 25 Februari 2026, yang lebih mundur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga perangkat tersebut diperkirakan baru akan tersedia di pasaran pada awal Maret 2026.
Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra Lebih Canggih
Sebelumnya, Samsung Galaxy S26 Ultra diprediksi akan mengalami peningkatan pada kamera yang bertujuan untuk memperbaiki kemampuan fotografi ponsel dalam berbagai aspek.
Bocoran terbaru mengungkap bahwa pembaruan ini tidak hanya berfokus pada kualitas foto malam, tetapi juga pada detail-detail kecil seperti flare dan akurasi warna kulit. Galaxy S26 Ultra direncanakan akan diluncurkan pada Februari 2026 sebagai penerus dari Galaxy S25 Ultra.
Meskipun generasi sebelumnya telah dikenal dengan kemampuan fotografi yang sangat baik, Samsung dikabarkan masih mempersiapkan sejumlah penyempurnaan untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya.
Dilansir dari Phone Arena pada Jumat (9/1/2026), salah satu peningkatan utama yang menjadi sorotan adalah penggunaan bukaan lensa (aperture) yang lebih lebar pada kamera utama di bagian belakang Galaxy S26 Ultra.
Langkah ini menjadi alasan bagi Samsung untuk menghadirkan kembali tonjolan kamera (camera bump), mengingat bodi ponsel ini diklaim lebih ramping dibandingkan Galaxy S25 Ultra. Bukaan lensa yang lebih lebar memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke sensor, sehingga kamera dapat memproses lebih banyak informasi, terutama saat memotret dalam kondisi minim cahaya. Akibatnya, foto malam hari diharapkan akan tampil lebih detail dan minim noise.
Flare Terkontrol dan Warna Kulit Lebih Natural
Selain peningkatan pada hardware, Samsung juga dilaporkan menyempurnakan lapisan lensa kamera Galaxy S26 Ultra. Lapisan lensa yang lebih baik ini diharapkan dapat mencegah cahaya menyebar di lensa atau memantul di dalam housing kamera. Peningkatan pada coating lensa tersebut diharapkan mampu mengurangi penyebaran cahaya di dalam modul kamera, sehingga hasil foto tampak lebih bersih dan tidak overexposed. Selain itu, Samsung juga tampaknya akan berupaya mengurangi atau bahkan menghilangkan masalah warna kulit yang selama ini terlihat kekuningan.
Peningkatan yang mulai terhenti
Walaupun Galaxy S26 Ultra menawarkan berbagai pembaruan, beberapa pengamat berpendapat bahwa peningkatan pada kameranya telah memasuki fase diminishing returns. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Galaxy S25 Ultra sudah mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi untuk kebutuhan sehari-hari.
Meski begitu, kemampuan zoom pada Galaxy S25 Ultra masih kalah jauh jika dibandingkan dengan beberapa pesaing seperti Xiaomi 17 Ultra. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, hasil foto yang dihasilkan tetap memanjakan mata pengguna. Selain itu, masalah terkait warna kulit yang sebelumnya menjadi perhatian juga dinilai telah mengalami perbaikan yang signifikan.
Peningkatan dalam fotografi low light menjadi nilai tambah yang patut dicatat, tetapi hal ini mungkin belum cukup untuk mendorong konsumen melakukan upgrade. Banyak pihak berpendapat bahwa inovasi yang paling dinanti-nantikan dari Samsung di masa depan adalah peningkatan kapasitas baterai pada lini Galaxy mereka.