Pertama di Dunia, Tak Cuma Bisa Dilihat, Hologram Ini Bisa Dipegang
Ilmuwan berhasil menciptakan hologram yang bisa dipegang.
Teknologi hologram tiga dimensi kini tidak lagi sebatas tontonan fiksi ilmiah. Peneliti dari Universitas Publik Navarra, Spanyol, berhasil menciptakan sistem tampilan volumetrik elastis yang memungkinkan pengguna menyentuh, memegang, dan memanipulasi objek holografik secara langsung, tanpa alat bantu seperti headset atau sarung tangan.
“Proyek ini memungkinkan interaksi alami antara manusia dan grafik 3D, serupa dengan cara kita menggunakan ponsel,” ujar Asier Marzo, penulis utama studi sekaligus profesor ilmu komputer di universitas tersebut dikutip dari LiveScience, Jumat (11/4).
Ia menjelaskan bahwa teknologi ini menggunakan layar elastis yang mampu merespons tekanan jari tanpa merusak proyeksi hologram.
Inovasi ini mengatasi keterbatasan sistem hologram konvensional yang biasanya menggunakan lembaran osilator kaku dan rentan rusak bila bersentuhan langsung dengan manusia.
Dengan permukaan fleksibel yang bisa berubah bentuk, sistem tetap mempertahankan kualitas gambar berkat teknologi koreksi citra yang disematkan.
Temuan ini dipublikasikan dalam arsip terbuka HAL pada 6 Maret lalu dan rencananya akan dipresentasikan dalam konferensi internasional CHI di Jepang pada akhir April 2025.
Meski masih dalam tahap pengembangan awal dan belum melewati peer-review, potensi aplikasinya sangat luas, mulai dari pelatihan teknis, edukasi, pameran interaktif, hingga hiburan.
“Bayangkan bisa membongkar dan merakit bagian-bagian mesin hanya dengan tangan Anda di udara,” ungkap tim peneliti dalam pernyataan resminya.
Jika berhasil dikomersialkan, teknologi ini dapat menjadi alternatif menarik dari perangkat augmented reality dan virtual reality, serta mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital secara lebih nyata dan alami.