Perplexity AI Kini Ada di WhatsApp, Tak Perlu Login
Perplexity AI kini telah terintegrasi secara resmi dengan WhatsApp, memungkinkan pengguna untuk mengakses chatbot AI yang canggih tanpa harus melakukan login.
Pengguna WhatsApp dan Perplexity AI kini dapat merasakan kabar baik. Chatbot AI tersebut resmi hadir di platform chatting milik Meta.
Seperti yang dilaporkan oleh The Indian Express pada Kamis (8/5), pengumuman ini disampaikan oleh Aravind Srinivas, Co-founder dan CEO Perplexity AI, melalui unggahan di LinkedIn pada hari Senin.
Setelah beberapa hari melakukan polling kepada pengguna mengenai keinginan mereka untuk menggunakan Perplexity di WhatsApp, fitur ini akhirnya diluncurkan, sehingga memudahkan akses informasi dan riset bagi semua orang.
Integrasi Perplexity AI ke dalam WhatsApp memberikan kemudahan akses yang signifikan bagi pengguna. Mereka tidak perlu lagi mengunduh aplikasi tambahan, sehingga dapat menghemat ruang penyimpanan dan data.
Berbeda dengan aplikasi Perplexity yang asli yang mengharuskan pengguna untuk mendaftar, di WhatsApp, pengguna bisa langsung menggunakan layanan tersebut tanpa perlu login atau sign-up. Cukup dengan menyimpan nomor +1 (833) 436-3285 ke dalam daftar kontak di WhatsApp, pengguna sudah bisa mulai bertanya.
Perplexity AI di WhatsApp dapat diakses melalui smartphone, PC, Mac, dan juga WhatsApp Web, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna.
Dengan menggunakan WhatsApp, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur dari Perplexity AI, seperti menjawab pertanyaan, meneliti topik, merangkum konten, dan bahkan membuat gambar khusus secara gratis. Fitur-fitur ini menjadikan Perplexity AI sebagai chatbot AI yang serbaguna, membantu pengguna dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
Di masa mendatang, Aravind Srinivas juga mengonfirmasi bahwa Perplexity di WhatsApp akan mendapatkan lebih banyak fitur, seperti mode suara, dukungan untuk meme dan video, pengecekan fakta, serta fungsi asisten yang lebih canggih. Dengan perkembangan ini, pengguna diharapkan dapat merasakan manfaat yang lebih besar dari integrasi Perplexity AI ke dalam WhatsApp.
Perplexity AI, sebuah startup, mengajukan diri untuk bergabung dengan TikTok di Amerika Serikat
Perusahaan rintisan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang mesin pencari berbasis AI, Perplexity AI, telah mengajukan proposal untuk berkolaborasi dengan TikTok di AS. Informasi ini pertama kali disampaikan oleh sumber anonim dari Reuters.
Proposal tersebut diajukan pada hari Sabtu lalu, sehari sebelum TikTok menghadapi larangan beroperasi di Amerika Serikat. Pada tanggal 19 Januari 2025, TikTok sempat menghentikan aktivitasnya di AS, namun berkat penangguhan selama 90 hari yang diberikan oleh Donald Trump, platform tersebut dapat kembali beroperasi.
Menurut laporan dari USA Today pada Selasa (21/1/2025), Perplexity memiliki niat untuk bergabung dengan TikTok di Amerika Serikat dan membentuk sebuah entitas baru. Rencana ini mencakup penggabungan perusahaan hasil merger dengan mitra lainnya.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi TikTok di pasar yang semakin kompetitif, serta memanfaatkan teknologi AI yang dimiliki oleh Perplexity untuk meningkatkan pengalaman pengguna di platform tersebut.