Pelni Gandeng BuanterOne Buat Koneksi Internet
teknologi satelit LEO beroperasi pada ketinggian yang jauh lebih rendah, sehingga mampu menghadirkan latensi yang mendekati jaringan fiber optik.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menjalin kerja sama strategis dengan penyedia layanan telekomunikasi satelit BuanterOne untuk mengatasi keterbatasan konektivitas komunikasi kapal yang selama ini menjadi tantangan utama operasional pelayaran nasional.
Kerja sama periode 2026–2029 ini ditujukan untuk memperkuat Sistem Komunikasi Kapal (SisKomKap) PELNI melalui pemanfaatan teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO), yang dinilai lebih mampu menjawab kebutuhan konektivitas real-time di wilayah perairan Indonesia yang luas dan sebagian besar masih sulit dijangkau infrastruktur darat.
Pelni menilai sistem komunikasi berbasis satelit Geostationary Earth Orbit (GEO) yang sebelumnya digunakan memiliki keterbatasan dari sisi latensi dan stabilitas koneksi. Dengan posisi orbit yang jauh dari Bumi, satelit GEO menghasilkan jeda komunikasi yang tinggi sehingga kurang optimal untuk kebutuhan koordinasi operasional, keselamatan pelayaran, serta layanan publik yang menuntut respons cepat.
Sebaliknya, teknologi satelit LEO beroperasi pada ketinggian yang jauh lebih rendah, sehingga mampu menghadirkan latensi yang mendekati jaringan fiber optik. Kondisi ini menjadi faktor utama Pelni memilih beralih ke solusi LEO sebagai fondasi digitalisasi sistem komunikasi armada.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pelni (Persero), Anik Hidayati, menyatakan bahwa keputusan menggandeng BuanterOne didasarkan pada kebutuhan akan sistem komunikasi yang lebih andal, cepat, dan terintegrasi untuk mendukung tata kelola perusahaan yang baik.
“Modernisasi komunikasi kapal menjadi kebutuhan mendesak, bukan lagi pilihan. Konektivitas yang stabil dan real-time sangat penting untuk memastikan koordinasi operasional, keselamatan pelayaran, serta kualitas layanan kepada penumpang,” ujar Anik.
VP SEA of Eutelsat OneWeb, Bala Balamurali mengucapkan rasa terima kasihnya kepada PT PELNI (Persero) atas kepercayaan yang diberikan kepada OneWeb untuk melayani Proyek SisKomKap melalui PT Dwi Tunggal Putra (DTP) sebagai Exclusive Partner OneWeb di Indonesia.
"Dengan layanan satelit LEO OneWeb generasi pertama yang menghadirkan latensi rendah, bandwidth besar, konektivitas aman, serta komitmen OneWeb untuk terus berkembang ke generasi berikutnya demi masa depan konektivitas Indonesia yang lebih tangguh”, ujar VP SEA of Eutelsat OneWeb, Bala Balamurali.
Keunggulan Teknologi BuanterOne
Dari sisi mitra teknologi, Chief Sales & Marketing Officer BuanterOne, Budi Santoso, mengatakan solusi yang ditawarkan dirancang untuk menjawab kompleksitas operasional maritim nasional, mulai dari pemantauan posisi kapal hingga pengelolaan kinerja armada secara terpusat.
Melalui sistem yang terintegrasi dengan Automatic Identification System (AIS) dan Vessel Monitoring System (VMS), manajemen Pelni dapat memantau armada secara menyeluruh, termasuk ketepatan jadwal dan kondisi operasional kapal, tanpa bergantung pada keterbatasan jaringan konvensional.
Seremoni kick-off kerja sama yang digelar di atas KM Nggapulu di Pelabuhan Tanjung Priok menjadi simbol bahwa teknologi tersebut dirancang untuk diterapkan langsung di lapangan. Pelni menegaskan kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat keandalan layanan transportasi laut nasional sekaligus mempercepat agenda transformasi digital sektor maritim Indonesia.