Ini Kamera Tercepat di Dunia, 1 Detik Bisa Potret 156,3 Triliun Foto
Teknologi ini pada dasarnya telah dikembangkan pada 2014.
Teknologi ini pada dasarnya telah dikembangkan pada 2014.
Ini Kamera Tercepat di Dunia, 1 Detik Bisa Potret 156,3 Triliun Foto
Insinyur di Pusat Riset INRS Energie Materiaux Telecommunications di Kanada telah berhasil menciptakan kamera tercepat di dunia yang mampu menangkap gambar pada kecepatan luar biasa, mencapai 156,3 triliun frame per detik (fps).Meskipun kamera yang biasa digunakan dalam ponsel memiliki kecepatan beberapa ratus fps, kamera sinematik profesional memerlukan ribuan fps untuk mencapai efek yang lebih mulus.
Namun, ketika melibatkan skala nano, diperlukan peningkatan kecepatan hingga miliaran atau bahkan triliunan fps.
Kamera baru ini mampu menangkap peristiwa dalam hitungan femtodetik yang setara dengan kuadriliun detik. Hal ini menjadi pencapaian luar biasa mengingat jumlah detik dalam satu detik setara dengan jumlah detik dalam 32 juta tahun.
Mengutip New Atlas, Rabu (27/3), teknologi yang digunakan oleh para peneliti dikenal sebagai Compressed Ultrafast Photography (CUP), telah dikembangkan sejak 2014. Tahap selanjutnya, disebut T-CUP, mampu mencapai 10 triliun fps, dan di 2020, versi fotografi spektral ultracepat terkompresi (CUSP) berhasil mencapai 70 triliun fps.
Sistem kamera terbaru yang disebut "swept-coded aperture real-time femtophotography" (SCARF) telah berhasil meningkatkan kecepatan lebih dari dua kali lipat menjadi 156,3 triliun frame per detik.
Kamera ini mampu menangkap peristiwa yang terjadi begitu cepat bahkan untuk dilihat oleh teknologi sebelumnya, seperti gelombang kejut yang bergerak melalui sel hidup.
Proses kerja SCARF melibatkan penembakan sinar laser ultrapendek melalui peristiwa yang ingin ditangkap.
Cahaya tersebut kemudian dijalankan melalui serangkaian komponen yang memungkinkannya ditangkap oleh sensor kamera perangkat berpasangan muatan, kemudian diubah menjadi data yang dapat direkonstruksi oleh komputer menjadi gambar akhir.
Meskipun kemungkinan sebagai orang biasa untuk menonton video dengan kecepatan tinggi yang ditangkap oleh SCARF sangat kecil, penemuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam bidang-bidang seperti fisika, biologi, kimia, ilmu material, dan teknik.