Gandeng Vida, Muhammadiyah Luncurkan Sistem Identitas Digital e-KTAM
Inisiatif ini merupakan bagian dari visi SatuMu, mengusung prinsip satu identitas, satu data, dan satu sistem layanan.
Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Muhammadiyah Software Labs (LabMu) memperkenalkan sistem identitas digital baru bernama e-KTAM, yang menjadi standar resmi keanggotaan Muhammadiyah.
Berkolaborasi dengan VIDA, inisiatif ini merupakan bagian dari visi SatuMu, sebuah ekosistem digital terintegrasi yang mengusung prinsip satu identitas, satu data, dan satu sistem layanan umat.
Sistem e-KTAM dirancang untuk menjawab kebutuhan tata kelola data yang tertib, legal, dan sesuai dengan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UUPDP).
“Data warga bukan sekadar angka dan nama, melainkan amanah, cerminan kepercayaan, dan aset strategis organisasi,” ujar Prof. Dr. Dadang Kahmad, M.Si., dalam peluncuran sistem ini, Kamis (19/6).
Ketua MPI PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menegaskan bahwa e-KTAM mencerminkan komitmen Muhammadiyah untuk melindungi identitas digital anggota secara sah, terverifikasi, dan sesuai prinsip syariah. “Kolaborasi dengan VIDA memperkuat fondasi sistem yang aman dan patuh regulasi,” katanya.
VIDA, sebagai penyedia teknologi, memastikan sistem ini memenuhi standar perlindungan data nasional dan internasional. “Kami berkomitmen membangun kepercayaan digital dari komunitas. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat selaras dengan nilai dan hukum,” ungkap Sati Rasuanto, Co-founder & President VIDA.
CEO LabMu, Asad Fatchul’ilmi, menjelaskan bahwa e-KTAM akan terintegrasi dengan aplikasi MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App). “Anggota dapat mengelola keanggotaan, membayar iuran, dan mengakses layanan Persyarikatan melalui satu identitas digital yang terpercaya,” ujarnya. Ia menambahkan, transformasi digital ini bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kedaulatan data dan keberlanjutan organisasi.
Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Muhammadiyah dan VIDA. Sebagai penyelenggara sertifikasi elektronik, VIDA berperan sebagai mitra strategis yang mendukung misi sosial Muhammadiyah sekaligus menegaskan perlindungan data sebagai fondasi utama.
Sistem ini juga memungkinkan proses onboarding, pemantauan kontribusi, dan replikasi ke seluruh amal usaha Muhammadiyah, dari pusat hingga cabang. Dengan e-KTAM, Muhammadiyah menegaskan kesiapannya merancang masa depan digital umat yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai.