Dinosaurus Ternyata Tidak Mengaum, Ini Suara Asli Mereka
Studi terbaru menunjukkan bahwa suara asli hewan purba tersebut.
Dinosaurus kemungkinan besar tidak pernah mengaum seperti yang digambarkan dalam film Jurassic Park. Studi terbaru menunjukkan bahwa suara asli hewan purba tersebut justru lebih mirip dengkuran lembut seperti burung merpati atau unta.
“Film-film Jurassic Park salah besar soal ini,” kata Prof. Julia Clarke, ahli paleontologi dari University of Texas, kepada BBC.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Evolution pada 2016 mengungkap bahwa banyak burung modern, keturunan langsung dinosaurus, mengeluarkan suara tanpa membuka paruh. Metode vokalisasi ini disebut closed-mouth vocalization, di mana udara didorong ke dalam kantong leher, bukan keluar dari mulut seperti auman.
Sebanyak 52 dari 208 spesies burung yang diteliti memiliki kemampuan ini, termasuk burung unta dan merpati. Kemampuan serupa juga ditemukan pada buaya, yang masih satu kelompok dengan dinosaurus dalam kelompok archosaur. Para ilmuwan menduga pola vokalisasi ini diwarisi dari nenek moyang purba mereka.
Dalam eksperimen lain, para peneliti di New Mexico Museum of Natural History and Science berhasil mensimulasikan suara dinosaurus Parasaurolophus menggunakan tengkorak yang direkonstruksi secara digital. Suara yang dihasilkan disebut "asing dan menggugah bulu kuduk".
“Saya masih ingat bagaimana suara itu membuat bulu kuduk saya berdiri,” ujar Tom Williamson, salah satu peneliti proyek tersebut.
Profesor Clarke juga menepis anggapan bahwa predator purba akan mengaum keras saat berburu. “Predator sejati tidak mengaum sebelum menyerang. Itu akan memperingatkan mangsanya dan menarik perhatian pemangsa lain,” ujarnya.
Penemuan ini menggugurkan salah satu mitos paling ikonik dalam budaya populer tentang dinosaurus, dan memperkuat pandangan bahwa banyak dinosaurus berperilaku lebih seperti burung daripada reptil besar yang mengaum.