ChatGPT Bantu Temukan Lamborghini Huracan EVO Hilang Selama 2 Tahun
Seorang pria di Amerika Serikat berhasil menemukan kembali Lamborghini Huracan EVO yang hilang pakai ChatGPT.
Kasus pencurian mobil mewah kembali menarik perhatian masyarakat, terutama karena metode unik yang digunakan oleh pemiliknya untuk melacak kendaraannya.
Seorang pria dari Orange County, Amerika Serikat, berhasil menemukan kembali Lamborghini Huracan EVO miliknya yang hilang hampir dua tahun yang lalu.
Yang membuat cerita ini semakin menarik, ia memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) ChatGPT dan Google untuk mencari mobil tersebut.
Menurut laporan dari Carscoops pada Jumat (29/8), mobil tersebut sebelumnya hilang dalam insiden pencurian mobil mewah yang bernilai jutaan dolar.
Sindikat yang beroperasi di California dilaporkan menyewa banyak mobil mahal, tidak mengembalikannya, dan kemudian memanipulasi dokumen kepemilikan untuk menjual kendaraan tersebut.
Salah satu korban dari kasus ini adalah Andrew Garcia, yang kehilangan Lamborghini Huracan EVO yang sangat dicintainya.
Garcia mengaku sangat terpukul ketika mobilnya dicuri, bahkan menyebut peristiwa tersebut sebagai salah satu pukulan terberat dalam hidupnya.
"Saya menangis," katanya kepada media lokal, mengenang hari ketika supercar kesayangannya hilang.
Meskipun beberapa korban lain berhasil mendapatkan kembali mobil mereka, Garcia harus menunggu hampir dua tahun tanpa kabar.
Harapan baru muncul ketika Garcia menerima pesan Instagram dari seseorang yang menemukan kartu namanya di dalam sebuah mobil.
Pesan tersebut berisi pertanyaan singkat, "Apakah Anda menjual mobil ini?" disertai dengan foto Lamborghini yang sangat mirip dengan miliknya.
Dari sinilah Garcia mulai menyelidiki jejak kendaraan yang dianggap mustahil untuk ditemukan tersebut.
Selidiki sendiri
Alih-alih langsung melaporkan informasi tersebut kepada pihak berwenang, Garcia memilih untuk melakukan penyelidikan secara mandiri.
Ia mengunggah foto-foto mobil yang diterimanya melalui Instagram ke dalam ChatGPT untuk mendapatkan analisis, lalu menggabungkan hasil tersebut dengan alat pencarian lokasi dari Google.
Dengan data yang berhasil dikumpulkan, Garcia berhasil melacak keberadaan mobilnya hingga ke Denver, Colorado.
Kemudian, informasi tersebut diserahkan kepada kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak aparat mengonfirmasi bahwa mobil yang ditemukan adalah Lamborghini Huracan EVO milik Garcia yang hilang selama dua tahun.
Polisi beri penghargaan
Pihak berwenang memberikan penghargaan kepada Garcia atas upayanya dalam melacak mobilnya dengan menggunakan teknologi terkini.
Cale Gould, yang merupakan juru bicara Colorado Auto Theft Prevention Authority, menilai metode ini sebagai tindakan yang cerdas dan layak dicontoh.
"Pengumpulan informasi secara proaktif ini merupakan manfaat besar dalam membantu memulihkan kendaraan curian," ujarnya.
Meskipun kendaraan tersebut telah berhasil ditemukan, proses penyelidikan masih terus berlangsung.
Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah orang yang terakhir menguasai mobil tersebut di Denver terlibat langsung dalam pencurian yang terjadi sebelumnya.
Sementara itu, para pelaku yang diduga terlibat dalam sindikat pencurian mobil mewah di California saat ini masih menjalani proses hukum.
Berdasarkan laporan yang ada, salah satu tersangka telah dinyatakan bersalah atas tuduhan pencurian dan penggelapan, sedangkan seorang lainnya dijadwalkan untuk menghadapi sidang pada bulan Oktober mendatang.