Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Prabowo Sebut Banyak Negara Kejar Pupuk dan Beras dari Indonesia

{{caption}}
Usai Resmikan Museum, Prabowo Berziarah ke Makam Marsinah

{{caption}}
Prabowo: Seluruh Aparat Koreksi Diri, Hilangkan Korupsi

{{caption}}
Prabowo: Seluruh Rakyat Indonesia adalah Pemegang Saham Kekayaan Bangsa

{{caption}}
Prabowo Prihatin dengan Kejadian Marsinah, Ingatkan Pengusaha Ini

{{caption}}
Prabowo Keliling Museum Marsinah, Takjub Lihat Barang Peninggalan Sang Aktivis Buruh

Topik Terkait
{{caption}}
Instagram dan Facebook 'Down', Netizen Curhat di Twitter

Tampilan pesan bertuliskan "Something went wrong" di laman utama disertai dengan tombol "Reload page".

{{caption}}
YouTube Down Sempat Bikin Geger Pengguna Sedunia, Terungkap Ini Penyebabnya

YouTube dilaporkan telah pulih dari gangguan besar yang terjadi pada pagi hari Rabu, 18 Februari 2026. Berikut adalah penyebab masalah tersebut.

{{caption}}
YouTube Down, Pengguna di X Keluhkan Tampilan ‘Something Went Wrong’

Bahkan untuk sekadar buka situs YouTube yang biasanya langsung menampilkan deretan video pun tak nampak. Hanya bertuliskan 'Something Went Wrong'.

{{caption}}
YouTube Down, Pengguna Ramai-Ramai Mengeluh

YouTube, dilaporkan sempat mengalami gangguan besar-besaran pada Rabu (waktu AS).

{{caption}}
Twitter Sempat Down, Pengguna Kesulitan Akses di Seluruh Dunia

Platform X mengalami gangguan global pada 10 Maret 2025, menyulitkan banyak pengguna untuk mengakses layanan.

{{caption}}
Ternyata Ini Biang Kerok Instagram dan Facebook 'Down' di Dunia, Termasuk Indonesia

Instagram dan Facebook mengalami gangguan akses layanan atau down di sejumlah negara di dunia.

{{caption}}
TikTok Matikan Sementara Fitur Live di Indonesia Imbas Aksi Demo

Pihak TikTok Indonesia kemudian memberikan konfirmasi resmi. Berikut penjelasannya.

{{caption}}
Saham Meta Anjlok Akibat Facebook dan Instagram 'Down' Massal di Dunia

Saham Meta Facebook ditutup anjlok hingga 1,6 persen pada Selasa (6/3) waktu setempat.

{{caption}}
WhatsApp Web Tidak Bisa di Scroll, Pengguna Ramai-Ramai Mengeluh

WhatsApp Web tidak bisa di scroll, mengakibatkan pengguna kesulitan mengakses pesan penting mereka.

{{caption}}
Resmi Dilarang, 170 Juta Pengguna TikTok di AS Mati Gaya

TikTok dilarang di AS sejak 17 Januari 2025 akibat kekhawatiran keamanan nasional. ByteDance masih mencari solusi agar aplikasi ini dapat kembali diakses.

{{caption}}
Starlink Tumbang di Seluruh Dunia, Penyebabnya Masih Misterius

Starlink mengalami gangguan global pada 15 September 2025, memengaruhi banyak pengguna di seluruh dunia.

{{caption}}
Sempat Down, Instagram dan Facebook Kini Telah Pulih

Pengguna mengeluhkan tidak bisa mengakses Instagram untuk beberapa waktu.

{{caption}}
1,7 Juta Akun Anak di Indonesia Ditutup TikTok

TikTok telah menonaktifkan sekitar 1,7 juta akun anak di bawah 16 tahun pada 28 April 2026, angka ini meningkat drastis dibandingkan data pada 10 April 2026.

{{caption}}
Akhirnya TikTok Penuhi PP Tunas, Menkomdigi: 1,7 Akun Anak Ditutup

Meutya mengapresiasi langkah TikTok dan menyebutkan bahwa ke depannya platform tersebut berencana lebih masif menjalankan PP Tunas.

{{caption}}
Ketua MPR RI Apresiasi Penguatan Ekonomi Kreatif Banyumas, Dorong Kemandirian Lokal

Ketua MPR RI Ahmad Muzani memberikan apresiasi terhadap penguatan Ekonomi Kreatif Banyumas, sebuah inisiatif yang dikembangkan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai upaya strategis mendorong kemandirian dan pemberdayaan masyarakat lokal.

{{caption}}
Polda Aceh Selidiki Video Asusila Viral di TikTok, Libatkan Anak di Bawah Umur

Polda Aceh bergerak cepat menyelidiki kasus video asusila viral di platform TikTok yang menimbulkan keresahan publik. Penyelidikan ini melibatkan pemeriksaan anak di bawah umur sebagai saksi, dengan pendampingan khusus.

{{caption}}
TikTok Batasi Akses Pengguna di Bawah 16 Tahun

Perusahaan juga menyatakan komitmen untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia di halaman Pusat Dukungan mengenai Panduan Usia Pengguna di Indonesia.

{{caption}}
Kepatuhan PSE PP Tunas: Komdigi Beri Waktu Tiga Bulan, Google Kena Teguran

Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) diberi tenggat waktu tiga bulan untuk memenuhi kewajiban sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Tunas, dengan Komdigi memberikan sanksi bagi yang belum mencapai kepatuhan PSE PP Tunas.