Begini Jadinya Kalau Pertandingan Taekwondo Pakai Kacamata Virtual Reality
Ini tak seperti biasa. Pertandingan Taekwondo dilakukan secara virtual. Berikut selengkapnya.
Ini tak seperti biasa. Pertandingan Taekwondo dilakukan secara virtual. Berikut selengkapnya.
Begini Jadinya Kalau Pertandingan Taekwondo Pakai Kacamata Virtual Reality
Sebuah video kompetisi Taekwondo tiba-tiba viral di media sosial (medsos). Sebab, ini tak biasa. Pertarungan yang dilakukan tidak sungguhan.
Dua orang yang bertarung menggunakan kacamata virtual reality (VR). Mereka tak saling berhadapan, hanya berdampingan.
Namun dugaan dari gerakannya, mereka benar-benar seoarang atlet Taekwondo.Dalam caption video yang diunggah oleh ac.network, Jumat (30/6), disebutkan bahwa ajang kompetisi tersebut adalah Olympic Esports Week Singapore.
“Olympic Esports Week Singapore - Virtual Taekwondo,” tulisnya.
Meski tak sungguhan seperti kompetisi Taekwondo pada umumnya, namun gerakan-gerakan yang dilakukan oleh kedua atlet yang bertanding itu layaknya pertarungan betulan.
Teriakan-teriakan khas Taekwondo dipekikan.
Di belakang mereka berduel, terdapat layar besar yang memperlihatkan visualisasi pertarungan layaknya bermain game Mortal Kombat. Layar tersebut juga menunjukan visualisasi ketika pemain terkena serangan. Namun nampaknya, ketika terkena pukulan dari salah satu mereka, itu tak dirasakannya seperti umumnya pertarungan Taekwondo.
Taekwondo adalah olahraga seni beladiri yang mengandalkan kaki dan tangan kosong. Banyak teknik beladiri yang diajarkan dalam taekwondo, seperti teknik menendang dan memukul serta teknik memecah papan dengan tangan kosong.
Bersumber pada bela diri tradisional Korea. Taekwondo terdiri dari 3 kata yang memiliki arti.
Tae berarti kaki atau menghancurkan dengan teknik tendangan, Kwon berarti tangan/ menghantam dan menjaga diri dengan teknik tangan, dan Do yang berarti seni atau metode mendisiplinkan diri.
Olympic Esports Week Singapore ini digelar mulai dari 22-25 Juni 2023.
Menurut Ng Ser Miang, Wakil Presiden Komite Olimpiade International, meski perpaduan antara dunia olahraga fisik dan virtual, nilai-nilai Olimpiade tetap diterapkan.
"Para pemain dari seluruh penjuru dunia menganut nilai-nilai Olimpiade, yaitu keunggulan, persahabat, dan rasa hormat. Mereka berkompetisi secara langsung, saling mendukung, dan membentuk persahabatan baru. Kami berharap ikatan ini terus berkembang," kata Miang dikutip dari Antara.
Video Postingan Taekwondo Virtual
Video ini pun ternyata memantik tanggapan para netizen. Mereka ada yang pro dan kontra terkait pertarungan virtual taekwondo ini.
“Taekwondo is dead!!!” tulis igorg***ino.
“This is video game, Not martial art. 🤦♂️🤦♂️,” komen tom**hongxf.
“lol imagine if it was VR Brazilian jiu Jitsu,” komen rsu**r510.
“Congrats, you made that sport even more lame,” tulis Johnn**ro.
Berikut adalah postingan video virtual pertandingan taekwondo: