Arkeolog Pernah Temukan Mumi Mesir Kuno Berlidah Emas, Konon Agar Orang Mati Bisa Bicara dengan Dewa
Penemuan mumi mesir kuno berlidah emas ini ternyata memiliki tujuan saat bertemu para Dewa.
Beberapa mumi kuno ditemukan dalam kondisi tak biasa di Nekropolis Quweisna, Delta Nil, Mesir. Yang mengejutkan, beberapa di antaranya memiliki lidah emas di dalam mulut, menurut pengumuman terbaru dari Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir.
Mengutip ScienceAlert, Rabu (16/4), tim arkeolog menemukan mumi-mumi ini di bagian baru dari kompleks pemakaman yang digunakan selama tiga periode berbeda, yakni Ptolemeus, Romawi, dan Bizantium. Penemuan itu ditemukan antara 300 SM hingga 640 M.
Menariknya lagi, dalam beberapa kerangka, ditemukan juga tulang yang dilapisi emas, serta benda-benda penguburan seperti amulet scarab dan hiasan bunga teratai. Namun, lidah emas menjadi sorotan utama karena dianggap memiliki fungsi spiritual yang spesifik.
“Lidah emas ini dipercaya berfungsi agar orang mati bisa berbicara di alam baka, khususnya dengan Osiris,” ungkap seorang arkeolog senior dalam tim penggalian.
Dalam mitologi Mesir kuno, Osiris adalah dewa dunia bawah yang dikenal sebagai "Tuan Keheningan", dan dunia kematian disebut sebagai "Tanah Sunyi".
Lidah emas sebelumnya juga pernah ditemukan di situs lain seperti Taposiris Magna dan Oxyrhynchus, namun temuan di Quweisna menunjukkan bahwa praktik ini kemungkinan lebih luas dari yang diperkirakan sebelumnya.
Pejabat kementerian menyebut kondisi sebagian besar mumi buruk akibat degradasi waktu.
“Meski rusak, temuan ini tetap menyimpan nilai penting dalam mengungkap dimensi keagamaan dan sosial masyarakat Mesir kuno,” ujar juru bicara resmi kementerian.