AI Baru Bikin Mobil Otonom Saling Ngobrol Tanpa Perlu Internet
Sistem Cached-DFL bikin mobil otonom saling berbagi data tanpa perlu internet, bikin berkendara makin aman.
Tim peneliti dari New York University (NYU) mengembangkan sistem baru bernama Cached Decentralized Federated Learning (Cached-DFL) yang memungkinkan mobil otonom berbagi data tanpa koneksi internet langsung maupun server pusat. Teknologi ini diyakini akan meningkatkan keselamatan jalan dan efisiensi sistem transportasi pintar secara global.
"Bayangkan sebuah jaringan pengalaman bersama untuk mobil otonom," ujar Dr. Yong Liu, profesor teknik di NYU dikutip LiveScience, Senin (5/5).
Ia menjelaskan bahwa mobil yang hanya pernah beroperasi di Manhattan kini bisa belajar dari pengalaman kendaraan lain yang pernah melintasi Brooklyn, tanpa harus terkoneksi secara real-time.
Dalam simulasi yang dilakukan, 100 mobil virtual dibekali 10 model AI yang diperbarui tiap 120 detik. Setiap mobil menyimpan data sementara dan membagikannya saat bertemu kendaraan lain dalam radius tertentu, meminimalkan beban komunikasi dan ketergantungan pada server pusat.
“Cached-DFL memungkinkan pertukaran data hanya dengan kendaraan yang ditemui di jalan, bukan seluruh armada,” kata Dr. Jie Xu dari University of Florida. Menurutnya, pendekatan ini membuat sistem lebih skalabel dan hemat energi.
Sistem ini juga mempercepat proses pengambilan keputusan kritis. Dengan model AI yang disimpan secara lokal, mobil dapat merespons kondisi jalan secara lebih cepat dan mandiri. “Federated learning yang terdesentralisasi adalah pendekatan kolaboratif yang menjaga privasi pengguna,” tambah Javed Khan, Presiden Divisi Keamanan di Aptiv.
Cached-DFL kini tengah disiapkan untuk uji lapangan dan pengembangan komunikasi lintas infrastruktur, termasuk dengan lampu lalu lintas dan satelit, dalam konsep yang disebut Vehicle-to-Everything (V2X).
Peneliti berharap teknologi ini kelak bisa diterapkan tidak hanya pada mobil, tapi juga pada robot, drone, dan perangkat pintar lainnya.