7 Reptil Terbesar di Dunia, Ada yang 6 Kali Ukuran Manusia
Beberapa di antaranya memiliki panjang dan berat hingga enam kali lebih besar dari manusia dewasa.
Dari ular raksasa hingga buaya pemangsa, dunia reptil menyimpan sederet spesies dengan ukuran mencengangkan. Dalam laporan terbarunya, Times of India merinci tujuh reptil terbesar di Bumi, beberapa di antaranya memiliki panjang dan berat hingga enam kali lebih besar dari manusia dewasa.
Green Anaconda (Anakonda Hijau)
Ular terbesar berdasarkan berat ini dapat tumbuh hingga 9 meter dan memiliki bobot lebih dari 250 kg. Spesies ini banyak ditemukan di kawasan rawa dan sungai Amazon, dan dikenal mampu memangsa mangsa besar seperti rusa bahkan jaguar.
Saltwater Crocodile (Buaya Air Asin)
Predator puncak di ekosistemnya, buaya air asin bisa tumbuh hingga 7 meter dan berat lebih dari 1.000 kg. Hidup di wilayah pesisir Asia Tenggara dan Australia Utara, spesies ini dikenal sebagai buaya paling berbahaya bagi manusia.
Leatherback Sea Turtle (Penyu Belimbing)
Merupakan penyu terbesar di dunia, spesies ini bisa memiliki panjang 2 meter dan berat hingga 900 kg. Tidak seperti penyu lain, cangkangnya tidak keras melainkan berupa jaringan seperti kulit tebal.
Reticulated Python (Python Sanca Kembang)
Ular terpanjang di dunia ini bisa tumbuh lebih dari 10 meter, menjadikannya reptil darat terpanjang yang masih hidup. Meskipun ukurannya besar, python ini biasanya tidak agresif terhadap manusia.
Komodo Dragon (Varanus komodoensis)
Reptil darat terbesar yang hanya ditemukan di Indonesia. Panjangnya bisa mencapai 3 meter, dengan berat sekitar 70–90 kg. Dikenal memiliki air liur beracun dan kemampuan berburu yang efisien.
Nile Crocodile (Buaya Nil)
Salah satu predator paling ditakuti di Afrika, buaya Nil bisa mencapai 6 meter dan berat lebih dari 700 kg. Mereka hidup di sungai dan danau, dan bertanggung jawab atas banyak serangan terhadap manusia setiap tahunnya.
Aldabra Giant Tortoise (Kura-Kura Raksasa Aldabra)
Ditemukan di Kepulauan Seychelles, kura-kura ini dapat hidup lebih dari 100 tahun, dengan berat mencapai 250 kg. Meskipun tidak berbahaya, ukurannya menjadikannya salah satu reptil darat terbesar di dunia.
Ketujuh spesies ini menunjukkan keragaman ekstrem dalam dunia reptil, dari perairan laut dalam hingga hutan hujan tropis.
Para ilmuwan menekankan pentingnya pelestarian habitat dan pengawasan terhadap perburuan ilegal yang mengancam keberlangsungan spesies-spesies langka tersebut.