2 Cara Mudah Cek Kesehatan Baterai HP Android
HP Android terasa cepat habis baterai, lambat saat dinyalakan, atau mati mendadak? Bisa jadi baterainya sudah menua. Berikut cara cek kesehatannya.
Menjaga performa HP Android bukan cuma soal kapasitas penyimpanan atau pembaruan sistem, tetapi juga kesehatan baterai.
Hampir semua HP Android mulai Samsung Galaxy hingga Google Pixel, memakai baterai lithium-ion yang efisien namun bisa menurun seiring waktu. Jika tak dirawat, pengguna bisa menghadapi masalah daya yang mengganggu aktivitas.
Kesehatan baterai menentukan kinerja keseluruhan HP. Baterai yang melemah bisa menyebabkan ponsel lebih cepat panas, performa lambat, dan dalam kasus ekstrem, mati mendadak. Mengetahui kondisi baterai sejak dini dapat membantu pengguna mengambil langkah pencegahan seperti mengurangi siklus pengisian penuh atau mengganti baterai sebelum rusak total.
Berikut ini 2 cara yang bisa digunakan untuk memantau kondisi baterai HP Android dikutip BGR, Senin (28/7):
1. Gunakan Kode Dial ##4636##
Kode ini dapat digunakan layaknya mengetik nomor telepon. Jika ponsel mendukung, pengguna akan langsung diarahkan ke menu sistem yang menampilkan informasi diagnostik, termasuk status baterai dan suhu. Menu ini biasanya bernama “Informasi Baterai”.
Namun, tidak semua ponsel Android mendukung fitur ini. Model tertentu mungkin menolak akses atau tidak memunculkan menu apa pun. Pengguna disarankan memeriksa buku panduan atau situs resmi produsen untuk memastikan kompatibilitas.
Catatan: Langsung coba kode di layar panggilan ponsel Anda bisa jadi cara tercepat untuk mengetahui apakah ponsel mendukung metode ini.
2. Gunakan Aplikasi Pemantau Kesehatan Baterai
Untuk pengguna Samsung, tersedia aplikasi Samsung Members yang menawarkan fitur Phone Diagnostics. Melalui menu Dukungan, pengguna dapat melakukan uji mandiri termasuk pengecekan baterai.
Selain itu, pengguna Android secara umum bisa mencoba aplikasi pihak ketiga seperti AccuBattery. Aplikasi ini dapat diunduh dari Google Play Store dan menyediakan data real-time seperti kecepatan pengisian daya, kapasitas maksimum baterai, hingga estimasi kerusakan akibat kebiasaan charging yang buruk.
Menurut pengembang, AccuBattery dapat membantu memperpanjang usia baterai jika digunakan untuk mengatur kebiasaan pengisian daya, seperti tidak selalu mengecas hingga 100 persen.