Harga Pangan
Topik Populer
Berita Utama
-
angkutan udara Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali, Ini Penyebab Kenaikan Tipis dan Upaya Pengendaliannya
-
-
-
dampak inflasi Perajin Tahu Tempe di Lebak Siasati Kenaikan Harga Kedelai dengan Pangkas Ukuran Produk
-
-
-
-
bapanas Waspada Panic Buying: DKI Jakarta Imbau Warga Bijak Berbelanja Hadapi Kenaikan Harga Pangan Menjelang Idul Adha
-
-
Berita Terbaru
Berita Populer
-
Kondisi Rumah Terdampak Gempa Mindanao di Kepulauan Sangihe, Begini Penampakannya
-
Peringatan Tsunami di Gorontalo Utara Dicabut, Warga Kembali ke Rumah Usai Sempat Mengungsi ke Dataran Tinggi
-
BMKG: Gempa M7,7 di Laut Sulawesi Bukan Berasal dari Zona Megathrust
-
Imbas Gempa M7,7, Malaysia Keluarkan Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Sabah
-
Detik-Detik Gempa M7,7 Mengguncang Filipina, Puluhan Siswa SD dan Guru Panik hingga Atap Roboh
Berita Utama Lainnya
Mendag Budi Santoso menyampaikan pemerintah telah melakukan komunikasi dengan asosiasi petani untuk mengidentifikasi penyebab lonjakan harga cabai rawit merah.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jayawijaya melaporkan penurunan signifikan Inflasi Papua Pegunungan pada Februari 2026, mencapai 0,63 persen yoy, menjadikannya yang terendah se-Indonesia berkat stabilisasi harga pangan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan ketahanan pangan nasional Indonesia tetap terjaga, menegaskan negara tidak bergantung pada impor dari Timur Tengah di tengah konflik global.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa secara keseluruhan, ketersediaan stok pangan masih dalam kondisi yang melimpah.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menjamin stok pangan lokal dan pasokan luar daerah mencukupi hingga akhir Maret 2026, menjaga stabilitas harga usai Idul Fitri.
Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp53.000 per kg, cabai merah keriting Rp54.900 per kg, dan cabai rawit hijau Rp48.050 per kg.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan stabilitas pasokan pangan Lebaran 1447 H aman dan terkendali, memastikan harga terjangkau bagi masyarakat serta keuntungan bagi petani dan pedagang.
Pemerintah mengambil langkah strategis melalui kebijakan ekonomi dan WFH pasca Lebaran untuk menjaga stabilitas APBN, daya beli masyarakat, dan efisiensi energi di tengah tantangan global.
Perum Bulog Sumut berhasil serap jagung pipil sebanyak 1.784 ton dari petani hingga Maret 2026, upaya ini bertujuan menjaga stabilitas harga pangan di wilayah tersebut.
Menjelang Lebaran, harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan signifikan. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga cabai rawit merah tembus Rp131.000 per kg, memicu kekhawatiran masyarakat akan lonjakan harga pangan j