Jangan Lewatkan! Jadwal Pertandingan Tim Indonesia di Thailand Masters 2025, Tonton Aksinya di Babak 16 Besar
Berikut adalah jadwal lengkap untuk 15 wakil Indonesia yang akan berlaga di babak 16 besar Thailand Masters 2025 pada hari Kamis, 30 Januari.
Babak 16 besar Turnamen Bulu Tangkis Thailand Masters 2025 akan berlangsung pada Kamis, 30 Januari 2025, di Nimibutr Stadium, Bangkok. Sebanyak 15 wakil Indonesia siap berjuang menghadapi lawan-lawan berat dari berbagai negara dengan tekad untuk mencapai perempat final.
Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 12.00 WIB hari ini dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio dan Nex. Bagi para penggemar bulu tangkis di Tanah Air, mari kita dukung para atlet kebanggaan kita dalam usaha mereka meraih gelar juara.
Berikut adalah informasi mengenai jadwal tim Indonesia di Thailand Masters 2025, seperti yang dirangkum oleh Merdeka.com pada Kamis (30/1).
Tunggal Putra: Tiga Wakil Indonesia Siap Berlaga
Dalam sektor tunggal putra, Indonesia diwakili oleh tiga pemain, yaitu Chico Aura Dwi Wardoyo, Alwi Farhan, dan Mohammad Zaki Ubaidillah. Chico yang menjadi unggulan ketiga akan bertanding melawan pemain asal India, S. Sankar M Subramanian, dengan harapan meraih tiket ke perempat final. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di lapangan 4 mulai pukul 12:00 WIB siang ini.
Di sisi lain, Alwi Farhan akan menghadapi tantangan yang cukup berat melawan unggulan kedua dari Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Sebelumnya, Ng Ka Long Angus telah berhasil mengalahkan wakil Indonesia lainnya, Yohanes Saut Marcellyno. Sementara itu, Mohammad Zaki Ubaidillah akan berhadapan dengan unggulan keempat dari Singapura, Jia Heng Jason Teh, dalam sebuah pertandingan yang diperkirakan akan berlangsung sangat ketat.
Tunggal Putri: Putri KW dan Komang Ayu Hadapi Lawan Tangguh
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani yang merupakan unggulan ketiga, dijadwalkan untuk bertanding melawan pemain asal Malaysia, Kisona Selvaduray. Pertandingan ini diharapkan akan berlangsung dengan ketat di lapangan 2, mulai pukul 12.00 WIB.
Sementara itu, Komang Ayu Cahya Dewi yang merupakan unggulan kedelapan juga akan bertanding melawan wakil dari Taiwan, Huang Yu-Hsun. Komang berharap dapat melanjutkan performa impresifnya di turnamen ini. Kedua atlet Indonesia ini sangat bertekad untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka agar dapat melaju ke babak berikutnya. Mereka akan bertanding di lapangan 4 dan berusaha keras untuk meraih kemenangan.
Ganda Putra: Pertarungan Sengit Menanti
Di sektor ganda putra, pasangan unggulan pertama Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, akan bertanding melawan kombinasi dari Korea Selatan dan Malaysia, yaitu Choi Sol Gyu dan Goh V Shem. Pertandingan ini diperkirakan akan berlangsung dengan sangat ketat, mengingat kedua pasangan memiliki kualitas yang tinggi.
Sementara itu, pasangan unggulan kedua, Muhammad Shohibul Fikri dan Daniel Marthin, akan berhadapan dengan pasangan asal Malaysia, Kang Khai Xing dan Aaron Tai. Mereka berharap dapat melanjutkan dominasi yang telah mereka tunjukkan sebelumnya dalam turnamen ini.
Selain itu, pasangan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Rahmat Hidayat juga akan menantang wakil tuan rumah, Kittinupong Kedren dan Dechapol Puavaranukroh, yang merupakan unggulan ketujuh, dalam usaha mereka untuk mengamankan tempat di perempat final.
Ganda Putri: Misi Berat di Babak 16 Besar
Dalam sektor ganda putri, pasangan unggulan keenam, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti, akan bertanding melawan wakil tuan rumah, Yataweemin Ketklieng/Passa-orn Phannachet. Pertandingan ini akan membutuhkan tingkat konsentrasi yang sangat tinggi dari kedua tim.
Di sisi lain, unggulan ketujuh, Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose, akan berhadapan dengan pasangan asal Korea Selatan, Lee Yeon Woo/Lee Yu Lim. Laga ini diprediksi akan menjadi tantangan yang cukup berat bagi mereka. Kedua pasangan Indonesia memiliki tekad yang kuat untuk memberikan penampilan terbaik demi melaju ke babak berikutnya.
Ganda Campuran: Perang Saudara dan Tantangan Lainnya
Di sektor ganda campuran, akan terjadi "perang saudara" antara unggulan kelima, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, yang akan menghadapi pasangan baru, Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Pertandingan ini dipastikan akan menarik perhatian banyak orang.
Selain itu, unggulan keenam, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, akan menantang wakil tuan rumah, Surasit Ariyabaraneekul/Atitaya Povanon, dengan harapan dapat melaju ke perempat final. Unggulan ketujuh, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, dan unggulan kedelapan, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, masing-masing akan bertanding melawan pasangan dari Malaysia dan China, berusaha untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Untuk menyaksikan pertandingan ini, Anda dapat mengakses beberapa platform penayangan.
Salah satunya adalah YouTube BWF TV (https://www.youtube.com/@bwftv).
Selain itu, Anda juga bisa menonton melalui SPOTV dengan mengunjungi situs Vidio di tautan ini atau menggunakan aplikasi Vidio di smartphone atau televisi Anda dengan paket berlangganan 'BWF + SPOTV' yang ditawarkan seharga Rp30.000 per bulan di (https://www.vidio.com/categories/63-bwf).
Untuk pengguna Nex, Anda dapat mengakses kanal Nex Sports 3 di televisi Anda dengan paket berlangganan 'Badminton' yang dibanderol Rp59.000 per bulan atau Rp429.000 per tahun melalui situs My Nex di tautan ini: (https://www.mynex.co.id/).
Kapan dan di mana berlangsungnya babak 16 besar Thailand Masters 2025?
Babak 16 besar Thailand Masters 2025 berlangsung pada Kamis, 30 Januari 2025, di Nimibutr Stadium, Bangkok, mulai pukul 12.00 WIB.
Berapa jumlah wakil Indonesia yang berlaga di babak 16 besar?
Indonesia akan mengirimkan sebanyak 15 wakilnya untuk berlaga di babak 16 besar Thailand Masters 2025.
Bagaimana cara menonton pertandingan Thailand Masters 2025
Pertandingan ini dapat ditonton secara langsung melalui layanan streaming di Vidio dan Nex.
Siapa saja wakil Indonesia di sektor tunggal putra pada babak 16 besar?
Di sektor tunggal putra, Indonesia diwakili oleh Chico Aura Dwi.