Waspadai Gejala Asam Urat Tinggi, Ciri-Ciri yang Sering Terjadi pada Kaki dan Tangan
Keluhan nyeri pada ujung jari tangan atau kaki dapat terjadi, dan setelah pemeriksaan laboratorium, ditemukan bahwa kadar asam uratnya tinggi.
Asam urat tinggi atau hyperuricemia adalah kondisi di mana kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Asam urat berasal dari purin yang terdapat dalam makanan tertentu serta hasil metabolisme tubuh. Kadar normal asam urat sedikit berbeda antara pria dan wanita, yaitu 1,5–6,0 mg/dL untuk wanita dan 2,5–7,0 mg/dL untuk pria.
Ketika kadar asam urat melebihi nilai tersebut, bisa menimbulkan masalah kesehatan, terutama jika terjadi penumpukan yang mengendap di sendi-sendi, terutama di ujung kaki dan tangan.Gejala khas dari asam urat tinggi adalah nyeri pada sendi, terutama di jempol kaki, yang sering disalahartikan sebagai masalah cedera.
Selain nyeri, bengkak pada sendi juga bisa terjadi, yang biasanya dianggap akibat benturan, namun setelah pemeriksaan, kadar asam urat bisa mencapai angka yang tinggi, seperti 10 mg/dL. Oleh karena itu, pemantauan kadar asam urat secara rutin sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Jum'at(31/1/2025).
Gejala Asam Urat Tinggi
Selain merasakan nyeri dan bengkak, terdapat beberapa gejala lain yang sering menandakan tingginya kadar asam urat dalam tubuh. Gejala tersebut antara lain adalah
- kemerahan
- kekakuan tubuh
- sendi terasa hangat atau seperti terbakar
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai.
Tingginya Kadar Asam Urat dapat Menyebabkan Pembentukan Batu Ginjal
Kadar asam urat yang berlebihan tidak hanya dapat mengendap di antara sendi, tetapi juga dapat mengakibatkan terbentuknya batu ginjal. "Pada orang dengan metabolisme bagus, pengeluaran purin itu keluarnya dari ginjal, kalau menumpuk di ginjal maka akan mengkristal di sana," ujarnya.
Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan kadar asam urat dalam tubuh agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi merugikan kesehatan ginjal.
Ketika asam urat menumpuk, risiko terkena gangguan kesehatan seperti arthritis gout dan batu ginjal meningkat. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan pola makan dan asupan yang dapat mempengaruhi kadar purin dalam tubuh.
Dengan demikian, pengeluaran purin dapat berjalan dengan baik, dan tidak terjadi penumpukan yang dapat menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut.
Makanan yang Mengandung Purin Tinggi
Nandi menjelaskan bahwa terdapat beberapa jenis makanan yang mengandung purin tinggi, antara lain:
- daging merah
- organ dalam atau jeroan
- kacang-kacangan
- seafood, terutama salmon, udang, lobster, dan sarden
- minuman yang kaya fruktosa, seperti sirup jagung
Selain makanan, Nandi juga menyebutkan bahwa tubuh secara alami memproduksi asam urat. Oleh karena itu, proses metabolisme masing-masing individu sangat berpengaruh dalam pengolahan purin.
Pada orang yang memiliki metabolisme yang baik, purin dapat diolah dengan efektif, sehingga tidak menumpuk di dalam tubuh.