Apa Pantangan Asam Urat? ini Daftar Lengkap Makanan yang Perlu Dihindari
Berikut daftar lengkap makanan yang menjadi pantangan asam urat.
Asam urat merupakan kondisi medis yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat dalam tubuh. Terutama di area persendian. Asam urat sendiri sebenarnya adalah zat alami yang dihasilkan tubuh sebagai hasil samping dari pemecahan purin.
Dalam keadaan normal, asam urat akan dikeluarkan melalui urin. Namun ketika produksinya berlebihan atau pembuangannya terganggu, kadar asam urat dalam darah akan meningkat dan menimbulkan berbagai gejala.
Penyakit asam urat atau yang dalam istilah medis disebut gout, merupakan salah satu bentuk artritis yang ditandai dengan serangan nyeri mendadak, pembengkakan, dan kemerahan pada persendian.
Serangan asam urat biasanya terjadi pada malam hari atau pagi hari dan seringkali menyerang sendi ibu jari kaki. Namun bisa juga menyerang sendi lain seperti pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari tangan.
Asam urat umumnya lebih sering menyerang pria dibandingkan wanita. Risiko terkena asam urat meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 40 tahun. Pada wanita, risiko asam urat biasanya meningkat setelah menopause.
Apa saja makanan yang menjadi pantangan asam urat? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (28/2), simak ulasan informasinya berikut ini.
Penyebab Asam Urat
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan atau meningkatkan risiko terjadinya asam urat antara lain:
- Konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan
- Kelebihan berat badan atau obesitas
- Konsumsi alkohol berlebihan
- Gangguan fungsi ginjal
- Faktor genetik atau riwayat keluarga
- Penggunaan obat-obatan tertentu seperti diuretik
- Penyakit tertentu seperti hipertensi dan diabetes
- Perubahan hormonal, misalnya saat menopause
- Kurang minum air putih
- Gaya hidup tidak sehat seperti kurang olahraga
Dari berbagai penyebab di atas, konsumsi makanan tinggi purin menjadi salah satu faktor utama yang memicu peningkatan kadar asam urat. Oleh karena itu, menghindari pantangan makanan asam urat menjadi langkah penting dalam pengelolaan penyakit ini.
Gejala Asam Urat
Gejala asam urat yang paling umum adalah:
- Nyeri sendi yang intens, terutama di malam hari
- Pembengkakan dan kemerahan pada sendi yang terkena
- Sendi terasa panas saat disentuh
- Kekakuan sendi dan keterbatasan gerak
- Kulit di sekitar sendi yang terkena terlihat mengkilap
- Demam ringan
- Kelelahan
- Hilangnya nafsu makan
Serangan asam urat biasanya terjadi secara mendadak, seringkali di malam hari. Gejala bisa berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu.
Setelah serangan pertama mereda, bisa terjadi periode tanpa gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum serangan berikutnya terjadi.
Jika tidak ditangani dengan baik, serangan asam urat bisa menjadi lebih sering dan berlangsung lebih lama. Pada tahap lanjut, bisa terbentuk tofi yaitu benjolan keras di bawah kulit akibat penumpukan kristal asam urat.
Diagnosis Asam Urat
Untuk mendiagnosis asam urat, dokter akan melakukan beberapa langkah berikut:
- Anamnesis atau wawancara medis untuk mengetahui gejala dan riwayat kesehatan pasien
- Pemeriksaan fisik untuk melihat tanda-tanda peradangan pada sendi
- Tes darah untuk mengukur kadar asam urat
- Tes urin 24 jam untuk melihat seberapa banyak asam urat yang dikeluarkan tubuh
- Aspirasi cairan sendi untuk memeriksa adanya kristal asam urat
- Rontgen atau USG sendi untuk melihat kerusakan sendi atau adanya batu ginjal
Kadar asam urat normal dalam darah adalah:
- Untuk pria: di bawah 7 mg/dL
- Untuk wanita: di bawah 6 mg/dL
Jika kadar asam urat melebihi batas normal tersebut, maka seseorang didiagnosis mengalami hiperurisemia yang berpotensi berkembang menjadi penyakit asam urat jika tidak ditangani dengan baik.
Pantangan Makanan untuk Penderita Asam Urat
Berikut adalah daftar lengkap makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita asam urat:
1. Jeroan
Jeroan seperti hati, ginjal, otak, jantung, dan paru-paru hewan ternak mengandung purin sangat tinggi. Dalam 100 gram jeroan bisa mengandung 200-1.000 mg purin. Jeroan menjadi pantangan utama bagi penderita asam urat.
2. Daging Merah
Daging sapi, kambing, domba, dan daging merah lainnya mengandung purin cukup tinggi sekitar 100-400 mg per 100 gram. Sebaiknya dibatasi konsumsinya tidak lebih dari 170 gram per hari.
3. Seafood
Beberapa jenis seafood yang tinggi purin antara lain:
- Ikan sarden
- Ikan teri
- Ikan tongkol
- Kerang
- Udang
- Kepiting
Kandungan purin pada seafood bisa mencapai 150-800 mg per 100 gram. Sebaiknya dibatasi konsumsinya tidak lebih dari 115 gram per hari.
4. Kacang-kacangan
Beberapa jenis kacang yang tinggi purin:
- Kacang kedelai
- Kacang merah
- Kacang polong
- Kacang tanah
Kandungan purin pada kacang-kacangan sekitar 100-200 mg per 100 gram. Sebaiknya dibatasi konsumsinya.
5. Sayuran Tertentu
Beberapa sayuran yang mengandung purin cukup tinggi:
- Bayam
- Asparagus
- Jamur
- Kembang kol
- Brokoli
Meski mengandung purin, sayuran ini masih boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas karena juga mengandung nutrisi penting.
6. Minuman Beralkohol
Alkohol dapat meningkatkan produksi asam urat dan menghambat pembuangannya. Jenis minuman beralkohol yang harus dihindari:
- Bir
- Anggur merah
- Whisky
- Vodka
7. Minuman Manis
Minuman tinggi fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat:
- Soda
- Jus buah kemasan
- Minuman energi
- Sirup
8. Makanan Olahan
Makanan olahan yang tinggi garam, gula, dan lemak sebaiknya dihindari:
- Sosis
- Nugget
- Bakso
- Kornet
- Makanan kaleng
9. Buah-buahan Tertentu
Beberapa buah yang sebaiknya dibatasi konsumsinya:
- Durian
- Nangka
- Alpukat
10. Makanan Fermentasi
Makanan hasil fermentasi mengandung purin cukup tinggi:
- Tape
- Tempe
- Tauco
Penting untuk diingat bahwa pantangan ini bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Beberapa makanan masih boleh dikonsumsi dalam jumlah terbatas. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan batasan konsumsi yang tepat sesuai kondisi Anda.
Makanan yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat
Meski ada banyak pantangan, masih banyak pilihan makanan yang aman dan sehat untuk penderita asam urat, antara lain:
- Sayuran hijau seperti selada, kubis, brokoli (dalam jumlah terbatas)
- Buah-buahan rendah fruktosa seperti apel, jeruk, stroberi
- Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, roti gandum
- Protein nabati seperti tahu dan tempe (dalam jumlah terbatas)
- Daging putih seperti ayam dan ikan (dalam jumlah terbatas)
- Susu rendah lemak dan produk olahannya
- Kacang-kacangan seperti almond dan kenari
- Minyak sehat seperti minyak zaitun dan minyak kanola
- Air putih
- Teh hijau
Penting untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan tidak berlebihan. Porsi makan yang tepat dan variasi menu akan membantu mengendalikan kadar asam urat sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.