Waspada! Masyarakat Indonesia Rentan Hiperpigmentasi, Ini Penyebab dan Solusinya
Ketahui penyebab utama hiperpigmentasi yang sering dialami oleh orang Indonesia serta metode untuk mengatasinya, sehingga kulit tetap sehat dan bercahaya.
Dr. Sri Ellyani, Sp.DVE, FiNSDV, FAADV, dokter spesialis kulit dan kelamin di Elia Skin Care Center, mengungkapkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki risiko tinggi mengalami hiperpigmentasi. Salah satu faktor utamanya adalah paparan sinar matahari yang berlebihan.
Namun, efek dari paparan tersebut tidak langsung terlihat. Diperlukan waktu yang cukup lama dan paparan yang berulang-ulang pada kulit agar hiperpigmentasi dapat terjadi.
"Ditambah lagi bahwa masyarakat Indonesia banyak yang beraktivitas yaitu di luar ruang," ujarnya dalam acara Isispharma High Tea Gathering and Doctor Appreciation pada Jumat, 5 Desember 2025.
Selain sinar matahari, dr. Ellyani juga menjelaskan bahwa hiperpigmentasi dapat muncul setelah adanya peradangan pada kulit, yang sering disebut sebagai hiperpigmentasi post inflamasi.
Kondisi ini biasanya terjadi setelah pasien mengalami masalah kulit seperti jerawat, iritasi, kesalahan dalam perawatan, atau pengaruh hormon. Untuk mengatasi hiperpigmentasi, dia menekankan bahwa prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk merawat kulit dengan baik dan tidak sembarangan menggunakan produk perawatan agar masalah yang dihadapi tidak menjadi semakin sulit untuk diobati. "Jadi kita ngobatin-nya juga harus sangat diperhatikan," tambahnya.
Lebih lanjut, dokter Ellyani mengingatkan akan pentingnya penggunaan sunscreen, terutama saat lapisan pelindung kulit atau skin barrier mengalami kerusakan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa skin barrier yang rusak akan lebih rentan terhadap iritasi akibat paparan sinar matahari. Akibatnya, tidak hanya hiperpigmentasi yang semakin parah, tetapi kulit juga dapat mengalami dermatitis atopik atau peradangan kronis.
Kulit kering dapat terjadi kapan saja, tidak terpengaruh oleh musim
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Reiva Farah, dr. SpDVE, Subsp. D.A., FINS-DV, FAADV, yang merupakan spesialis kulit dan kelamin dari Tivaza Clinic, menjelaskan bahwa masalah kulit kering merupakan isu yang sering dihadapi oleh masyarakat Indonesia.
Masalah ini tidak hanya muncul di musim hujan, tetapi juga di musim kemarau, yang dapat menyebabkan kulit wajah dan tubuh menjadi kering.
"Kulit kering itu kayaknya tidak mengenal musim ya. Kayak musim kemarau, musim hujan. Tapi terutama kalau musim kemarau, kalau musim hujan sebenarnya kelembabannya cukup tinggi sehingga dia sedikit kekeringannya. Tapi kalau memang salah perawatan itu akan terjadi terus kulit kering tersebut," ujarnya.
Menurutnya, penting untuk menjaga kelembaban kulit secara konsisten. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa kulit yang kering dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti penuaan dini, atopik, eksim, atau dermatitis, terutama pada anak-anak. Dengan demikian, kulit akan menjadi lebih sensitif dan memerlukan perawatan yang lebih intensif. Oleh karena itu, perhatian terhadap perawatan kulit sangatlah penting untuk menjaga kesehatan dan penampilan kulit, terlepas dari kondisi cuaca yang ada.
Sunscreen harus mampu memberikan kelembapan pada kulit
Secara umum, masalah kulit saling terkait satu sama lain. Keluhan yang terus bermunculan menjadi perhatian khusus bagi sejumlah produk perawatan kulit. May Chow, selaku Head of Asia Pacific Isispharma, menyatakan bahwa kebutuhan kulit manusia saat ini telah berubah dibandingkan dengan lima atau sepuluh tahun lalu.
Paparan sinar biru, perubahan iklim, dan tekanan dari gaya hidup digital yang cepat membuat kulit lebih rentan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam perawatan kulit yang sesuai dengan kondisi tersebut.
Menanggapi isu hiperpigmentasi dan kulit kering, May Chow memperkenalkan formulasi baru dari sunscreen Isispharma. Produk ini diklaim dapat melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet sekaligus memberikan hidrasi.
"Jadi, produk sunscare baru dan inovatif kami, UVBlock Sun Serum, berdasarkan serum ultra-luminous, dan hidrasi 8 jam, 10 SPF 50+, dua antioksidan, dengan proteksi tinggi, penetrasi cepat, tanpa oil film," katanya.