STMJ, Minuman Legendaris: Ini 5 Khasiat dan Risikonya bagi Kesehatan
STJM, minuman tradisional yang kaya akan nutrisi, terkenal karena berbagai manfaatnya bagi kesehatan, seperti meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.
STMJ, yang merupakan singkatan dari Susu, Telur, Madu, dan Jahe, adalah minuman tradisional Indonesia yang telah terkenal sejak lama. Minuman ini tidak hanya menawarkan rasa yang lezat, tetapi juga memberikan sensasi hangat yang dapat menenangkan tubuh.
Banyak orang memilih STMJ ketika merasa lelah, membutuhkan tambahan energi, atau ingin menjaga daya tahan tubuh. Sebagai warisan budaya, STMJ telah diturunkan dari generasi ke generasi dengan resep yang sederhana namun kaya akan manfaat.
Kombinasi dari empat bahan alami ini membuat STMJ disukai oleh berbagai kalangan, baik anak muda maupun orang tua. Menurut buku STMJ: Sejarah, Manfaat dan Pengaruh terhadap Kesehatan oleh Tresno Saras (2023), manfaat dari STMJ berasal dari kandungan bahan-bahan penyusunnya, yaitu susu, telur, madu, dan jahe. Setiap elemen memiliki peranan penting dalam memberikan nutrisi yang saling melengkapi.
Walaupun STMJ dikenal memiliki banyak manfaat, seperti halnya makanan atau minuman lainnya, ada juga risiko yang perlu diperhatikan jika tidak memperhatikan kebersihan dan cara pengolahannya.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami manfaat serta potensi risiko yang mungkin muncul agar kita bisa menikmati STMJ dengan bijak. Dengan pengetahuan yang tepat, kita dapat memaksimalkan manfaat dari minuman ini dan menghindari masalah kesehatan. Berikut adalah ulasan dari Liputan6.com, yang dipublikasikan pada Minggu, 14 September 2025.
1. Meningkatkan kebugaran dan stamina
1. STMJ Sebagai Minuman Penambah Stamina
STMJ dikenal sebagai minuman yang efektif untuk meningkatkan stamina. Kombinasi protein dari telur, gula alami dari madu, dan energi dari susu menjadikan STMJ sangat berguna untuk mengembalikan kebugaran tubuh setelah beraktivitas. Penelitian yang dilakukan oleh Amaylia Almas dkk. (2021) dalam skripsi berjudul Kualitas Mikrobiologis, Kimia, dan Sensoris STMJ menunjukkan bahwa campuran bahan alami dalam STMJ mampu menciptakan minuman fungsional dengan rasa yang unik serta memberikan efek menghangatkan tubuh.
2. Mencegah Masuk Angin dan Melancarkan Pencernaan
Jahe yang terdapat dalam STMJ mengandung senyawa aktif, seperti gingerol, yang bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan dan memperlancar sirkulasi darah. Selain itu, sifat hangat dari jahe juga berperan dalam mencegah masuk angin serta meningkatkan metabolisme tubuh.
3. Menjaga Sistem Imun Tubuh
Madu adalah bahan alami yang kaya akan antioksidan. Sebuah jurnal penelitian yang diterbitkan dalam Nutrients (2018) menyatakan bahwa madu dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan radikal bebas. Dengan menggabungkan madu, susu, dan telur dalam STMJ, minuman ini memiliki potensi untuk menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.
Sumber nutrisi yang komprehensif
- Susu mengandung kalsium, vitamin B, dan protein yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang serta sebagai sumber energi.
- Telur kaya akan vitamin A, D, E, dan terdapat delapan asam amino esensial yang diperlukan untuk regenerasi sel serta meningkatkan hormon testosteron.
- Madu memberikan berbagai manfaat, termasuk untuk kesehatan jantung, pencernaan, dan meningkatkan stamina.
- Jahe berfungsi untuk meningkatkan sirkulasi darah, melawan infeksi bakteri, dan mengurangi peradangan.
5. Meningkatkan Libido
Bagi sebagian orang, STMJ dikenal sebagai minuman yang dapat meningkatkan vitalitas. Kombinasi antara telur dan madu berperan penting dalam meningkatkan kadar hormon testosteron pada pria, yang berkontribusi pada peningkatan gairah seksual. Dengan mengonsumsi minuman ini secara teratur, diharapkan dapat membantu menjaga stamina dan meningkatkan performa secara keseluruhan. Oleh karena itu, STMJ menjadi pilihan yang menarik untuk mereka yang ingin meningkatkan kesehatan dan vitalitas seksual.
Perhatikan risiko yang harus diwaspadai
Walaupun STMJ memiliki banyak manfaat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menghindari masalah kesehatan.
1. Risiko Salmonella pada Telur Mentah
Mengonsumsi telur mentah dalam STMJ dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kontaminasi bakteri Salmonella sp., yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Penelitian oleh Tri Astuti (2012) di Gorontalo menunjukkan bahwa meskipun STMJ biasanya tidak mengandung Salmonella sp., masih ada bakteri lain yang berpotensi patogen jika proses pengolahan tidak dilakukan dengan cara yang bersih. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menggunakan telur yang segar dan bersih, serta sebaiknya dipanaskan sebelum dikonsumsi agar lebih aman.
2. Kandungan Kalori Tinggi
STMJ kaya akan protein, lemak, dan gula alami dalam jumlah yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman ini dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan berisiko terhadap kesehatan jantung. Menurut American Heart Association, konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik lainnya.
3. Risiko Kolesterol Tinggi
Telur memiliki kandungan kolesterol yang cukup tinggi, terutama pada bagian kuningnya. Bagi individu yang memiliki riwayat kolesterol tinggi atau penyakit jantung, sebaiknya berhati-hati dan membatasi konsumsi STMJ agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.
4. Kebersihan dan Penyimpanan
Penelitian yang dilakukan oleh Amaylia Almas dkk. (2021) menunjukkan bahwa jumlah mikroba dalam STMJ meningkat secara signifikan selama proses penyimpanan. Hal ini menegaskan pentingnya untuk mengonsumsi STMJ dalam keadaan segar dan hangat, serta tidak menyimpannya terlalu lama agar tetap aman untuk dikonsumsi.
Apakah aman mengonsumsi STMJ setiap hari?
1. Apakah aman mengonsumsi STMJ setiap hari?
STMJ dapat dikonsumsi setiap hari asalkan dalam jumlah yang wajar dan menggunakan bahan-bahan berkualitas. Namun, bagi mereka yang memiliki kadar kolesterol tinggi, sebaiknya mengurangi frekuensi konsumsinya.
2. Kapan waktu yang ideal untuk mengonsumsi STMJ?
Umumnya, STMJ diminum pada malam hari atau setelah melakukan aktivitas fisik yang berat, karena dapat membantu memulihkan energi yang hilang. Ini menjadikannya pilihan yang baik untuk mengembalikan stamina setelah beraktivitas.
3. Apakah telur dalam STMJ harus dalam keadaan mentah?
Tidak selalu harus mentah. Telur dapat disajikan setengah matang atau dipasteurisasi untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi bakteri. Dengan cara ini, Anda tetap bisa mendapatkan manfaat tanpa khawatir akan risiko kesehatan.
4. Apakah STMJ aman untuk anak-anak?
STMJ dapat diberikan kepada anak-anak, asalkan telur yang digunakan telah dimasak dengan baik untuk memastikan keamanan dari kontaminasi bakteri. Ini penting agar anak-anak bisa menikmati khasiatnya tanpa risiko kesehatan.
5. Apakah STMJ benar-benar dapat meningkatkan libido?
Beberapa studi menunjukkan bahwa kombinasi antara madu dan telur dapat berkontribusi dalam meningkatkan energi serta hormon, meskipun efeknya mungkin bervariasi pada setiap individu. Oleh karena itu, hasil yang diperoleh bisa berbeda-beda tergantung pada kondisi masing-masing orang.