Jangan Asal Makan! Ini 7 Manfaat Buah Naga dan Cara Konsumsi yang Benar
Jelajahi berbagai manfaat dari buah naga, buah tropis yang kaya akan nutrisi. Selain rasanya yang lezat.
Buah naga, yang juga dikenal dengan nama dragon fruit dan pitahaya, kini semakin dikenal sebagai salah satu buah tropis yang banyak disukai masyarakat.
Dengan penampilan kulit berwarna merah cerah yang dihiasi sisik hijau menyerupai naga, buah ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.
Rasanya yang manis dan segar serta teksturnya yang lembut dengan biji kecil membuat buah naga sangat cocok untuk dinikmati langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan.
Kehadiran buah naga di pasaran kini tidak hanya terbatas pada daerah tropis. Berkat distribusi global yang semakin baik, buah ini dapat ditemukan dalam keadaan segar atau beku di berbagai supermarket di seluruh dunia.
Popularitasnya semakin meningkat seiring dengan banyaknya penelitian yang mengungkapkan kandungan nutrisi serta manfaat kesehatan yang dimilikinya. Liputan6.com akan membahas lebih dalam mengenai manfaat mengonsumsi buah naga, kandungan nutrisinya, serta rekomendasi konsumsinya. Selain itu, akan disertakan beberapa pertanyaan umum (FAQ) agar pembaca dapat lebih memahami tentang buah eksotis ini, Kamis (21/8).
Makanan ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi tetapi kalori yang rendah
Buah naga adalah pilihan yang sangat baik bagi mereka yang ingin menikmati camilan sehat tanpa khawatir akan kelebihan kalori. Kandungan vitamin C dan magnesium yang terdapat dalam buah ini berfungsi untuk menjaga metabolisme tubuh agar tetap berjalan dengan optimal.
2. Membantu Melawan Penyakit Kronis
Antioksidan yang terdapat dalam buah naga, terutama vitamin C, karotenoid, dan betasianin, memiliki kemampuan untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Radikal bebas ini diketahui berkontribusi pada munculnya berbagai penyakit kronis seperti kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Penelitian yang dipublikasikan dalam PMC (2023) menunjukkan bahwa mengonsumsi buah naga dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit kardiovaskular dan sindrom metabolik.
3. Tinggi Serat untuk Kesehatan Pencernaan
Dengan kandungan serat yang berkisar antara 5 hingga 6 gram per porsi, buah naga memiliki peranan penting dalam memperlancar sistem pencernaan. Serat ini membantu mencegah sembelit, mengatur kadar gula darah, serta menjaga berat badan agar tetap ideal. Selain itu, beberapa penelitian juga mengaitkan konsumsi serat yang tinggi dengan penurunan risiko kanker usus besar.
Mendukung keseimbangan mikrobiota usus
Buah naga kaya akan prebiotik, yaitu jenis serat yang berfungsi sebagai "makanan" bagi bakteri baik di dalam usus. Peningkatan jumlah bakteri baik ini berkontribusi pada kesehatan sistem pencernaan dan menjaga daya tahan tubuh. Healthline (2022) menyatakan bahwa mengonsumsi prebiotik secara teratur dapat mengurangi risiko infeksi pada saluran pencernaan.
5. Meningkatkan Sistem Imun
Vitamin C dan karotenoid yang terdapat dalam buah naga berperan penting dalam melindungi sel darah putih dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Sel darah putih memiliki tugas untuk melawan bakteri serta virus yang menyebabkan penyakit. Oleh karena itu, rutin mengonsumsi buah naga dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
6. Membantu Mengatasi Kekurangan Zat Besi
Buah naga adalah salah satu buah segar yang kaya akan kandungan zat besi. Zat besi sangat penting untuk pembentukan hemoglobin yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi, dapat menyebabkan anemia, kelelahan, dan masalah konsentrasi. Dengan adanya vitamin C, buah naga juga berperan dalam meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh.
7. Sumber Magnesium Alami
Magnesium merupakan mineral penting yang terlibat dalam lebih dari 300 proses enzimatik di dalam tubuh, termasuk dalam produksi energi, kontraksi otot, dan pembentukan DNA. Kandungan magnesium dalam buah naga tergolong lebih tinggi dibandingkan dengan buah tropis lainnya. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa asupan magnesium dapat menurunkan risiko diabetes dan stroke.
Mengandung sejumlah nutrisi penting
Menurut Healthline (2022), satu porsi buah naga seberat 180 gram mengandung sejumlah nutrisi penting. Rincian kandungan tersebut meliputi:
- Kalori: 103
- Protein: 0,6 g
- Lemak: 0,2 g
- Karbohidrat: 27,4 g
- Serat: 5,6 g
- Zat besi: 0,324 mg
- Magnesium: 12,6 mg
- Vitamin C: 7,7 mg
- Vitamin E: 0,2 mg
Selain itu, buah naga juga mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti polifenol, karotenoid, dan betasianin yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan di PMC (2023) menambahkan bahwa buah naga memiliki senyawa bioaktif lain seperti p-coumaric acid, vanillic acid, dan gallic acid yang berkontribusi pada efek anti-inflamasi, antidiabetik, dan bahkan antikanker.
Anjuran Konsumsi Buah Naga
Buah naga dapat dinikmati kapan saja, baik di pagi, siang, maupun malam hari. Porsi yang disarankan adalah antara 100 hingga 200 gram per hari, yang setara dengan setengah hingga satu buah berukuran sedang. Buah ini bisa dimakan langsung, dicampurkan dalam salad, diolah menjadi jus atau smoothie, serta digunakan sebagai topping yogurt. Namun, perlu diingat bahwa konsumsi yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping ringan seperti diare atau perut kembung, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan asupan serat yang tinggi. Healthline (2022) juga mencatat bahwa ada laporan langka mengenai alergi terhadap buah naga, meskipun kejadian tersebut sangat jarang terjadi.
Apakah buah naga baik untuk penderita diabetes?
1. Apakah buah naga baik untuk penderita diabetes?
Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa buah naga dapat membantu mengurangi resistensi insulin. Namun, hasil yang diperoleh dari penelitian pada manusia menunjukkan variasi. Mengonsumsi buah naga dalam jumlah yang sesuai dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk penderita diabetes.
2. Apakah aman mengonsumsi buah naga setiap hari?
Ya, mengonsumsi buah naga setiap hari dalam jumlah yang wajar (100--200 gram) aman dilakukan. Buah ini bahkan memberikan manfaat karena kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan.
3. Mana yang lebih baik, buah naga merah atau putih?
Kedua jenis buah naga memiliki manfaat yang hampir setara. Namun, buah naga merah umumnya mengandung lebih banyak betasianin yang berfungsi sebagai antioksidan yang kuat.
4. Apakah buah naga dapat membantu menurunkan berat badan?
Buah naga memiliki kalori yang rendah, tinggi kandungan air, dan kaya serat, sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. Ini dapat mendukung program penurunan berat badan jika dipadukan dengan diet yang sehat dan olahraga yang teratur.
5. Bagaimana cara memilih buah naga yang matang sempurna?
Pilihlah buah naga yang memiliki kulit berwarna merah cerah dan tidak banyak bercak cokelat. Tekan perlahan, jika terasa sedikit lembut tetapi tidak lembek, maka buah tersebut sudah matang dan siap untuk dikonsumsi.
Daftar Rujukan
- Healthline. (2022). Health Benefits and Nutrition Facts About Dragon Fruit. Diakses dari: https://www.healthline.com/nutrition/dragon-fruit
- Healthline. (2022). What Is Dragon Fruit and Does It Have Health Benefits? Diakses dari: https://www.healthline.com/nutrition/dragon-fruit
- Nishikito, D. F., Borges, A. C. A., Laurindo, L. F., Otoboni, A. M. M. B., Direito, R., Goulart, R. A., Nicolau, C. C. T., Fiorini, A. M. R., Sinatora, R. V., & Barbalho, S. M. (2023). Anti-Inflammatory, Antioxidant, and Other Health Effects of Dragon Fruit and Potential Delivery Systems for Its Bioactive Compounds. Frontiers in Nutrition / PMC. PMCID: PMC9861186, PMID: 36678789. Diakses dari: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC9861186/
- World Health Organization (WHO). (2020). Increasing fruit and vegetable consumption to reduce the risk of noncommunicable diseases. Diakses dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/healthy-diet