Ini Penyebab Mengapa Banyak Anak Kecil Terutama Anak Laki-laki Menyukai Dinosaurus
Banyak anak kecil menyukai dan tergila-gila terhadap dinosaurus karena suatu alasan.
Anak kecil memiliki dunia dan kegemaran yang berbeda dari orang dewasa. Salah satu hal yang disukai oleh banyak anak baik dari dulu hingga sekarang adalah kegemaran mereka terhadap dinosaurus.
Pada awalnya, mungkin orangtua hanya membelikan satu pakaian bergambar dinosaurus. Namun pada akhirnya anak akan meminta semakin banyak dan membeli mainan maupun berbagai pernik dinosaurus.
Kerap kali kita akan menemui anak yang hafal nama-nama dinosaurus beserta jenisnya, bahkan mampu melafalkan nama-nama yang rumit sekalipun. Mengapa ketertarikan terhadap dinosaurus begitu umum terjadi?
Dilansir dari Huffingto Post, menurut Kenneth Lacovara, seorang ahli paleontologi sekaligus Direktur Jean and Ric Edelman Fossil Park di Universitas Rowan, "Bagi banyak anak, dinosaurus menjadi pintu gerbang pertama mereka untuk merasa menguasai sesuatu. Mereka menjadi ahli dalam bidang yang mungkin tak dikuasai oleh orangtua, pelatih, maupun dokter mereka."
"Hal ini membuat mereka merasa berdaya. Orangtua mereka mungkin hanya bisa menyebutkan tiga atau empat dinosaurus, sementara anak mereka bisa menyebutkan hingga 20. Di mata anak, mereka menjelma menjadi pakar sungguhan, sambungnya"
Lebih lanjut, sebuah studi di tahun 2008 menunjukkan bahwa minat mendalam terhadap dinosaurus, yang mampu memicu kreativitas dan imajinasi, dapat membantu anak mengembangkan pengetahuan, ketekunan, daya fokus yang lebih baik, serta keterampilan yang lebih dalam dalam memproses informasi.
Menjadi pakar dalam bidang tertentu tentu saja bermanfaat bagi kecerdasan anak. Dr. Arthur Lavin, Ketua Komite Aspek Psikososial Kesehatan Anak dan Keluarga di American Academy of Paediatrics, menjelaskan bahwa pada usia 3 atau 4 tahun, anak-anak mulai menggunakan imajinasi mereka.
Dinosaurus, bersama hal-hal lain, kerap menjadi panggung permainan untuk mereka mencoba ide-ide baru dan mengembangkan permainan mereka sendiri. Uniknya, dinosaurus meski punah, namun pernah nyata ada di bumi ini. Hal ini membuat anak memiliki banyak informasi untuk diolah dan dimainkan dalam imajinasi mereka.
Dr. Lavin menambahkan bahwa ketertarikan terhadap dinosaurus pada umumnya akan memudar di sekitar usia 6 tahun. Seiring bertambahnya usia, anak mulai memahami realitas, dan permainan khayalan pun tak lagi semenarik sebelumnya.
Kombinasi antara nyata, punah, dan memiliki nama-nama yang keren menjadikan dinosaurus objek yang sempurna untuk melepaskan imajinasi anak-anak.