Iklan Terbaru Tolak Angin Anak Hadirkan Rhenald Kasali dan Sang Istri, Bawa Pesan Konsumsi Jamu Sejak Dini
Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. dan Elisa Kasali terlibat dalam proses kreatif pembuatan iklan terbaru Tolak Angin Anak.
Apa jadinya ketika seorang pakar komunikasi dan pendidik seperti Prof. Rhenald Kasali, Ph.D. terlibat dalam proses kreatif pembuatan iklan? Jawabannya bisa ditemukan dalam iklan terbaru Tolak Angin Anak terbaru dari Sido Muncul.
Selain Rhenald Kasali sebagai bintang iklan, sang istri, Elisa Kasali pun ikut serta dalam iklan terbaru Tolak Angin Anak tersebut.
Direktur Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat mengungkapkan alasan memilih Guru Besar Ilmu Manajemen Universitas Indonesia tersebut.
“Kami memilih Rhenald dan istrinya, Elisa sebagai bintang iklan produk kami kali ini karena mereka sudah mengonsumsi Tolak Angin sejak SMA,” ungkapnya.
Irwan juga mengatakan, Rhenald menjadi sosok akademisi yang memiliki reputasi baik di Indonesia. Untuk itu, menurutnya, Rhenald sangat cocok untuk menyampaikan pesan ke masyarakat terkait manfaat Tolak Angin Anak bagi anak-anak.
“Beliau (Rhenald) seorang pengajar di Universitas Indonesia yang memiliki reputasi baik dan dikenal luas jadi kehadiran beliau bersama Elisa sangat membantu kami dalam menyampaikan pesan ini,” katanya.
Selaras dengan itu, Direktur Marketing Sido Muncul, Maria Reviani Hidayat menuturkan, bahwa iklan terbaru Tolak Angin Anak juga menampilkan Ibu Elisa yang merupakan aktivis dan pemerhati PAUD.
“Pak Rhenald sudah jadi brand ambassador Tolak Angin selama 25 tahun dan baru kali ini kita menampilkan Ibu Elisa yang merupakan aktivis dan pemerhati PAUD, dia pendiri TK Kutilang, tempat kita syuting saat ini,” tuturnya.
Maria juga menyebut, iklan terbaru Tolak Angin Anak kali ini memiliki pesan bahwa produk herbal tersebut memiliki manfaat kesehatan untuk anak-anak.
“Sebetulnya yang kita tampilkan di iklan terbaru kali ini adalah hal yang selama ini kita sampaikan bahwa Tolak Angin Anak adalah produk dapat membantu (meredakan masuk angin dan gejala) padaanak-anak,” sebutnya.
“Secara klinis dan ilmiah, sudah dilakukan uji toksisitas dan uji khasiat yang dilakukan dengan Universitas Sanata Dharma dan Universitas Diponegoro untuk Tolak Angin, itu membuktikan bahwa produk membantu meredakan masuk angin, serta dapat meningkatkan imun,” jelas Maria.
Bawa Tolak Angin hingga ke AS
Terdapat cerita menarik dari persinggungan Rhenald dengan Sido Muncul. Kedua belah pihak telah bekerja sama sejak tahun 2000 silam.
Bahkan, Rhenald setia mengonsumsi Tolak Angin sejak beliau menjalani pendidikan di Amerika Serikat. Ia mengaku, selalu stok Tolak Angin semasa kuliah di AS.
“Saya sekolah di Amerika, ambil PhD, dan tetap minum Tolak Angin waktu masih dalam bentuk bubuk. Kenapa saya tidak kasih contoh ke masyarakat bahwa orang berpendidikan pun bisa konsumsi ini?,” ujarnya.
Rhenald pun menegaskan, konsumsi Tolak Angin bukan semata karena iklan, tapi telah mengetahui khasiatnya.
“Sido Muncul telah melakukan uji toksisitas, tidak boleh ada racunnya, tidak boleh ada yang berbahaya, uji toksisitas dilakukan, uji khasiat dilakukan. Standarnya farmasi. Kualitas kontrolnya terjamin,” tegasnya.
“Setiap kali ada masalah kesehatan, saya minum Tolak Angin. Jadi saya pikir, ini bagus. Sampai sekarang masih saya minum,” jelas Rhenald.
Seputar Tolak Angin Anak
Tolak Angin Anak terbuat dari ekstrak herbal alami yang diformulasikan khusus membantu meredakan masuk angin dan gejala-gejalanya seperti: meriang, pusing, perut mual, kembung, dan mulas pada anak.
Tolak Angin Anak pun dapat membantu meredakan masuk angin dan gejala-gejalanya seperti sumeng (meriang), pusing, perut mulas, kembung, dan mulas.
Bahkan, Tolak Angin Anak sudah lolos uji toksisitas subkronis, memenuhi spesifikasi untuk uji aflatoksin, cemaran logam, dan cemaran mikroba dari Laboratorium Sido Muncul.