Gondongan pada Anak Tak Boleh Dianggap Sepele, Ini Gejala dan Risikonya
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap infeksi gondongan.
Beberapa orang tua percaya bahwa gondongan pada anak dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat, gondongan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti radang otak, pankreatitis, dan masalah kesuburan.
Mengutip dari situs resmi Rumah Sakit Bunda Group, penyebab gondongan atau mumps disebabkan oleh virus paramyxovirus yang menyerang kelenjar ludah di area bawah telinga.
Gejala gondongan biasanya muncul secara bertahap, dimulai dengan demam, diikuti dengan pembengkakan di pipi, dan rasa sakit saat menelan.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan terhadap infeksi gondongan karena virus gondongan sangat mudah menular melalui percikan air liur saat seseorang batuk atau bersin.
Meskipun gondongan sering kali dapat sembuh sendiri, banyak orang yang bertanya-tanya, apakah gondongan berbahaya?
Kondisi ini harus diwaspadai karena infeksi dapat menyebar ke otak dan berpotensi mengancam nyawa.
Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda gondongan pada anak serta faktor-faktor penyebabnya agar dapat memberikan penanganan yang tepat.
Faktor Penyebab Gondongan pada Anak
Gondongan pada anak disebabkan oleh infeksi virus yang termasuk dalam kelompok paramyxovirus RNA. Virus ini menyerang kelenjar ludah parotis yang berfungsi untuk memproduksi air liur.
Setelah terinfeksi, anak akan mengalami peradangan yang menyebabkan kelenjar ludah membengkak dan terasa nyeri. Pembengkakan ini biasanya terlihat jelas di area pipi dan di bawah telinga.
Gondongan dapat menular dengan cepat, terutama melalui droplet saat batuk, bersin, atau berbicara. Selain itu, menyentuh benda yang terkontaminasi air liur dari penderita juga dapat menularkan virus penyebab gondongan.
Tanda dan Gejala Gondongan pada Anak
Gondongan adalah infeksi virus yang paling umum menyerang anak-anak. Gejala gondongan biasanya muncul dua hingga tiga minggu setelah anak terpapar virus.
Meskipun sering sembuh dengan sendirinya, penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi dan mengurangi risiko penularan. Berikut adalah gejala yang perlu diperhatikan:
- Demam
- Lesu
- Sakit kepala
- Nyeri otot
- Pembengkakan di pipi, yang menandakan kelenjar parotis meradang.
Menurut informasi dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, gejala lain yang sering muncul meliputi:
- Nyeri saat mengunyah
- Mulut kering
- Nyeri pada sendi atau perut
- Hilang nafsu makan
- Pembengkakan di pipi yang menunjukkan virus sedang aktif berkembang.
Agar risiko penularan dapat diminimalkan, anak yang terinfeksi gondongan sebaiknya diisolasi selama lima hari setelah demam pertama kali muncul.
Selain itu, penting untuk mengajarkan anak yang terkena gondongan untuk selalu mencuci tangan, menggunakan masker, dan tidak berbagi alat makan.
Komplikasi
Kebanyakan kasus gondongan pada anak dapat sembuh tanpa memerlukan obat khusus, tetapi infeksi yang tidak ditangani oleh dokter dapat menyebabkan komplikasi serius.
Virus dapat menyebar ke organ lain dan menyebabkan kondisi seperti ensefalitis (radang otak), meningitis, pankreatitis, atau peradangan testis (orkitis) pada anak laki-laki.
Sementara itu, pada anak perempuan, penyebaran virus dapat menyebabkan radang ovarium (ooforitis). Penting untuk dicatat bahwa ibu hamil yang terinfeksi virus penyebab gondongan pada trimester pertama berisiko mengalami keguguran.
Gejala seperti demam tinggi, kejang, atau kondisi lemas yang ekstrem harus menjadi tanda bahaya yang mengharuskan anak segera dibawa ke rumah sakit.
Cara Mengobati Gondongan pada Anak di Rumah
Pada kasus gondongan yang ringan, perawatan di rumah dapat membantu anak pulih lebih cepat. Mengutip dari Ciputra Hospital, berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk merawat anak gondongan di rumah:
- Pastikan anak minum cukup air untuk mencegah dehidrasi.
- Berkumur dengan air garam untuk meredakan nyeri di mulut.
- Konsumsi bahan alami seperti jahe, daun putri malu, atau bunga kembang sepatu yang dipercaya dapat mengurangi peradangan.
- Gunakan kompres es di area yang bengkak untuk mengurangi rasa sakit.
- Pastikan anak banyak beristirahat dan tidak melakukan aktivitas berat.
- Sajikan makanan lembut dan menyegarkan seperti sup atau bubur agar mudah ditelan.
- Hindari makanan dan minuman asam yang dapat memperburuk nyeri di kelenjar parotis.
Cara Mencegah Gondongan
Vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella) adalah cara paling efektif untuk mencegah gondongan pada anak.
Vaksin ini melindungi tubuh dari tiga penyakit sekaligus, yaitu campak, gondongan, dan rubella. Selain vaksinasi, menjaga kebersihan juga sangat penting.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah:
- Sering mencuci tangan dengan sabun.
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
- Tidak berbagi peralatan makan atau minum.
- Menjaga jarak dari orang yang sedang sakit.
Kapan Harus ke Dokter
Jika pembengkakan di pipi dan bawah telinga tidak berkurang dalam waktu seminggu, anak masih mengalami demam tinggi, atau menunjukkan gejala kejang dan lesu, segera bawa anak ke dokter.
Pemeriksaan dini sangat penting untuk memastikan apakah anak memerlukan perawatan tambahan agar terhindar dari komplikasi.
Untuk mendiagnosis gondongan, dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah untuk mengecek respons antibodi terhadap virus mumps.
Jika ditemukan tanda-tanda komplikasi, anak akan mendapatkan perawatan intensif sesuai dengan kondisi yang dialaminya.
Penanganan yang tepat dapat memastikan gondongan pada anak dapat disembuhkan sepenuhnya.
FAQ Seputar Gondongan pada Anak
1. Apa perbedaan gondongan dan gondokan?Gondongan disebabkan oleh virus yang menyerang kelenjar ludah, sedangkan gondokan berkaitan dengan kelenjar tiroid akibat kekurangan yodium.
2. Apakah gondongan bisa kambuh lagi?Jarang sekali. Setelah sembuh, tubuh biasanya membentuk antibodi seumur hidup terhadap virus mumps.
3. Berapa lama masa inkubasi gondongan?Umumnya berkisar antara 16 hingga 18 hari sejak anak pertama kali terpapar virus.
4. Bagaimana cara tercepat agar gondongan cepat kempes?Perbanyak minum air, pastikan anak beristirahat cukup, kompres area bengkak dengan dingin, serta konsumsi makanan lembut. Hindari makanan asam dan jaga kebersihan untuk mempercepat pemulihan.
Sumber: https://ayosehat.kemkes.go.id/kenali-gejala-dan-penyebab-gondongan, https://ciputrahospital.com/obat-gondongan-alami/, https://www.rspondokindah.co.id/en/news/gondongan-gejala-penyebab-penanganan, https://kesehatan.jogjakota.go.id/artikel/id/174, https://ugm.ac.id/id/berita/kenali-bahaya-penyakit-gondongan-mengintai-anak-anak/, https://www.bunda.co.id/id/articles/apa-yang-dilakukan-jika-anak-kena-mumps-atau-gondongan, https://www.mitrakeluarga.com/artikel/gondongan-penyebab-pengobatan