Benarkah Air Kelapa Bisa Atasi Cacar Air pada Anak? Ini Kata Dokter
Air kelapa dikenal memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Meskipun demikian, belum ada bukti yang menunjukkan bahwa air kelapa dapat mengurangi rasa gatal.
Air kelapa dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Banyak orang percaya bahwa mengonsumsi air kelapa dapat membantu meredakan gatal-gatal pada anak yang terkena cacar air atau varisela. Namun, secara ilmiah, belum ada bukti yang mendukung klaim tersebut bahwa air kelapa dapat mengurangi rasa gatal pada anak yang mengalami cacar air.
"Belum ada bukti ilmiah minum air kelapa mengurangi gatal-gatal pada anak yang cacar. Namun, boleh kok diberikan kepada anak," jelas Dr. dr. Ratni Indrawanti, Sp.A, Subsp.I.P.T(K), anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, dalam sebuah diskusi daring baru-baru ini.
Dr. Ratni juga menambahkan bahwa air kelapa mengandung banyak elektrolit, termasuk kalium, yang merupakan mineral penting.
Kalium berfungsi sebagai elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, mengatur tekanan darah, serta mendukung fungsi saraf dan kontraksi otot. Ia menekankan pentingnya memastikan anak yang terjangkit cacar air tetap terhidrasi dengan baik dan mendapatkan cukup cairan.
Selain itu, perlu juga diperhatikan agar anak mendapatkan asupan makanan yang bergizi. "Ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh," tutupnya.
Anak yang terkena cacar air perlu mandi
Ratni merekomendasikan agar anak yang terinfeksi cacar air mandi secara teratur. Tidak mandi dapat membuat anak merasa tidak nyaman. "Pada varisela, kan muncul gatal pating clekit gitu ya. Ini haris dimandikan, jika tidak malah muncul seperti keringet buntet begitu," pesannya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan anak agar tidak mengalami ketidaknyamanan lebih lanjut.
Selain itu, Ratni juga menyarankan agar anak mengenakan pakaian yang terbuat dari bahan yang nyaman. Jika dokter meresepkan antihistamin, pastikan obat tersebut dikonsumsi sesuai dengan petunjuk dokter. Penggunaan antihistamin ini sangat penting untuk mengurangi rasa gatal yang dialami anak, sehingga mereka dapat merasa lebih nyaman dan tidur dengan nyenyak.
Cacar air adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus varicella-zoster
Varisela, yang juga dikenal sebagai cacar air, adalah infeksi primer yang disebabkan oleh virus Varicella-Zoster Virus (VZV). Penyakit ini biasanya ditandai dengan demam dan munculnya ruam vesikular yang menyebar ke seluruh tubuh, terutama pada anak-anak.
Ruam tersebut umumnya dimulai dari wajah dan badan, kemudian menyebar ke bagian ekstremitas. Selain pada kulit, lesi juga dapat muncul di mukosa seperti mulut, mata, dan area genital. Ratni menyatakan bahwa varisela adalah penyakit yang sangat menular, dengan angka reproduksi dasar (R0) yang mencapai 8 hingga 12. Penularan dapat terjadi melalui udara (droplet) serta kontak langsung dengan cairan dari lepuhan kulit.
"Lingkungan tertutup seperti sekolah, rumah, atau bangsal perawatan menjadi lokasi yang berisiko tinggi terjadinya penyebaran," katanya.
Masa penularan berlangsung hingga semua lesi mengering dan membentuk krusta. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan isolasi terhadap pasien serta menerapkan kebersihan yang baik guna mencegah penularan kepada anak-anak lain atau anggota keluarga.