6 Tanda Bahwa Anda Adalah Seorang Introvert yang Ekstrovert
Temukan 6 tanda yang menunjukkan bahwa Anda adalah seorang introvert yang ekstrovert dan bagaimana cara merawat kesehatan mental Anda.
Dalam kehidupan sosial yang serba cepat ini, sering kali kita dihadapkan pada pertanyaan, "Apakah Anda seorang ekstrovert atau introvert?" Banyak orang menganggap bahwa ekstrovert adalah individu yang selalu ceria dan aktif, sementara introvert adalah mereka yang cenderung pendiam dan tertutup. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya akurat.
Dilansir dari Huffington Post, menurut Heather Duncan, seorang konselor profesional bersertifikat, "Ini benar-benar tergantung pada tempat kita menemukan ketenangan. Jika isolasi atau waktu untuk diri sendiri mengisi ulang energi kita, itu adalah indikator bahwa Anda mungkin lebih introvert."
Berbeda halnya dengan ekstrovert, yang mendapatkan energi dari berinteraksi dengan orang lain. “Jika Anda terisi ulang oleh orang-orang dan berada di sekitar orang lain, itu mungkin tanda bahwa Anda cenderung lebih ekstrovert,” tambah Duncan. Namun, para terapis menyatakan bahwa sangat sedikit orang yang sepenuhnya masuk dalam kategori ekstrovert atau introvert. Sebagian besar orang berada di suatu tempat di spektrum tersebut atau merupakan kombinasi dari keduanya.
Jika Anda merasa tidak sepenuhnya ekstrovert tetapi juga tidak sepenuhnya introvert, Anda mungkin termasuk dalam kategori yang dikenal sebagai "introvert ekstrovert". Marcus Berley, seorang konselor kesehatan mental, mendeskripsikan introvert ekstrovert sebagai seseorang yang merupakan introvert sosial atau outgoing introvert. “Mereka menikmati bersosialisasi, tetapi juga membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi ulang energi,” ungkap Berley.
1. Anda Menyambut Rencana yang Dibatalkan
Bagi seorang introvert ekstrovert, rencana yang dibatalkan sering kali menjadi sebuah kelegaan. Berley, yang mengaku sebagai introvert ekstrovert, menjelaskan, "Saya tampak sangat outgoing, tetapi merasa lega ketika rencana dibatalkan. Saya senang untuk pergi, tetapi saya juga senang bisa tinggal di rumah dan bersantai dengan keluarga dan hewan peliharaan saya."
2. Anda Menyukai Sosialisasi, tetapi Selektif dalam Memilih Acara
Introvert ekstrovert biasanya menikmati sosialisasi, tetapi mereka memiliki kriteria tertentu dalam memilih acara yang akan dihadiri. “Anda akan menikmati beberapa tingkat sosialisasi, biasanya sesuai dengan keinginan Anda,” kata Berley. Mereka cenderung setuju untuk menghadiri acara yang lebih kecil atau memiliki tujuan spesifik, seperti konser musik, tetapi mungkin menolak undangan ke festival bir yang ramai.
3. Anda Menyukai Percakapan yang Mendalam
Berbicara tentang hal-hal besar seperti pelajaran hidup atau kekhawatiran terdalam seseorang adalah hal yang lebih disukai oleh introvert ekstrovert. "Mereka cenderung lebih memilih percakapan mendalam daripada obrolan ringan," jelas Berley. Misalnya, mereka mungkin lebih suka berbincang dengan beberapa orang di pesta daripada berkeliling dan berbicara dengan semua orang.
4. Anda Membutuhkan Waktu untuk Mengisi Ulang Setelah Kegiatan Sosial
Sementara ekstrovert dikenal memiliki energi sosial yang tak terbatas, introvert ekstrovert membutuhkan waktu untuk mengisi ulang setelah berinteraksi sosial. Duncan menjelaskan, "Biasanya, kita melihat introvert ekstrovert sebagai orang yang menikmati bertemu orang baru, tetapi mereka memiliki toleransi yang lebih rendah untuk sosialisasi yang berkepanjangan."
5. Anda Memiliki Hubungan yang Mendalam
Introvert ekstrovert cenderung memiliki hubungan yang dalam dengan teman dan keluarga, bukan sekadar banyak kenalan. Mereka lebih selektif dalam memilih siapa yang menjadi teman dekat, karena tidak semua orang layak untuk menguras energi sosial mereka. "Mereka mungkin menikmati bersosialisasi tetapi lebih memilih untuk sendirian daripada berpartisipasi dalam interaksi yang tidak memuaskan," ujar Duncan.
6. Anda Sering Salah Dianggap Sebagai Ekstrovert
Banyak introvert ekstrovert sering kali disalahartikan sebagai ekstrovert murni. Hal ini terjadi karena mereka tampak ceria dalam situasi sosial dan dapat dengan mudah berbicara dengan orang lain. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya tepat. "Saya tidak memilih untuk muncul dalam situasi sosial sebanyak ekstrovert dan Anda tidak melihat waktu pemulihan saya, karena saya sendirian," ungkap Berley.
Untuk menjaga kesehatan mental dan emosional, penting bagi introvert ekstrovert untuk memahami diri mereka sendiri dan bagaimana cara mengisi ulang energi, baik dengan orang lain maupun saat sendiri. Duncan menekankan, "Ketika kita sampai pada tempat yang autentik di mana kita menerima diri kita sendiri, kita dapat mulai menemukan keseimbangan antara interaksi sosial dan kebutuhan untuk beristirahat."
Jika Anda merasa stres atau kewalahan, itu bisa menjadi tanda bahwa keseimbangan Anda tidak tepat dan Anda perlu mengisi ulang energi. Penting untuk menetapkan batasan terkait waktu Anda. "Baik untuk mengatakan tidak pada sesuatu meskipun teman-teman Anda bersemangat tentangnya," tambah Berley. Saat membuat rencana sosial, Berley merekomendasikan untuk menciptakan waktu jeda antara acara sosial. Jadi, jika Anda memiliki rencana pada hari Kamis dan Sabtu, jangan setuju untuk pergi ke pesta makan malam pada hari Jumat. Gunakan waktu sendiri itu untuk melakukan sesuatu yang Anda nikmati.