Wasekjen Partai Demokrat Sowan Jokowi, Ada Apa ?
Mengenakan batik lengan panjang warna biru, Afriansyah lansung menemui Jokowi di ruang tamu.
Wakil Sekjen Partai Demokrat yang juga Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker), Afriansyah Noor menemui Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di kediaman pribadi, Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Solo, Minggu (8/2). Mengenakan batik lengan panjang warna biru, Afriansyah lansung menemui Jokowi di ruang tamu.
Pria yang pernah menjabat Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mengatakan, kedatangannya ke Solo dalam rangkaian undangan ke Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kedatangannya menemui Jokowi dalam rangka silaturahmi kepada mantan bosnya.
"Saya hari ini hadir dalam rangka silaturahmi dengan bapak Presiden ke-7 bapak Joko Widodo, yang juga pernah menjadi pemimpin saya di era saya jadi Wakil Menteri Tenaga Kerja 2022-2024," ujar Afriansyah Noor, seusai bertemu Jokowi.
Usai Hadiri Acara The Yudhoyono Institute
Lanjut dia, kehadirannya ke Solo dilakukan setelah ia memenuhi undangan The Yudhoyono Institute di Pacitan. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kami di sana berdiskusi soal-soal perekonomian, soal dinamika international yang tentunya sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja, mendapatkan informasi yang sebaik-baiknya," ungkapnya.
"Dan kebetulan juga setelah dari Pacitan, saya akan kembali ke Jakarta via Solo. Hari ini saya pesawat jam 13.30. Tadi saya sebelumnya matur (bilang) ke ajudan untuk bersilaturahmi dan Alhamdulillah beliau memberikan kesempatan saya untuk bertemu beliau. Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan tokoh dan pemimpin bangsa di eranya. Pak SBY di eranya, pak Jokowi di eranya, dan tentunya sebagai pemimpin yang saya hormati. Ketika saya ada di sini dan ketika saya minta waktu dan beliau menyiapkan itu untuk ketemu," katanya.
Nostalgia dengan Jokowi
Afriansyah mengaku ngobrol dan bernostalgia dengan ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menjabat presiden. Afriansyah juga mengingat saat putra putrinya menikah, dan Jokowi menjadi saksinya.
"Kebetulan putra putri saya itu dinikahkan oleh beliau sebagai saksi nikah. Jadi putri peryama saya tahun 2019 dan putra kedua saya tahun 2024. Jadi ini nostalgia," ungkapnya.
Selain itu, dikatakannya, ia dan Jokowi juga berdiskusi soal-soal kecil lainnya. Di antaranya soal harapan arah pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan mulus hingga 2029. Sehingga Kabinet Merah Putih bisa fokus bekerja menyelesaikan persoalan yang ada.
"Kalau saya di bidang Ketenagakerjaan ya, soal pekerja, buruh, upah minimum, operasional, bagaimana kita menciptakan kesejahteraan melalui BPJS Ketenagakerjaan ini kita lakukan," pungkasnya.